
Setelah itu pengawas mengambil kertas jawaban Nadia dan memberikannya kepada juri dia membaca jawaban Nadia dengan sangat teliti.
Soal pertama benar.
Soal kedua benar.
Soal ketiga bernar.
Sampai akhirnya mereka selesai membaca, tidak ada satupun dari soal itu yang salah. Juri itu berdiri dan berkata dengan tenang “Semua jawabannya benar.”
Dia membarikan kertas jawaban pada para juri lainnya dan mereka mengangguk setuju.
Saat ini para guru dan siswa yang berada di ruang kelas masuk kedalam, saat mereka mendengar apa yang dikatakan oleh Juri mereka terkesan dengan Nadia.
Mereka yakin jika Nadia memiliki kemampuan, dia tidak pernah melakukan kecurangan seperti yang telah dituduhkan ataupun di ragukan.
Jeni pucat saat mendengar pengumuman ini, dia segera pergi karena tidak ingin media meliput dirinya sekaligus dia tidak sudi untuk meminta maaf kepada Nadia, dia pergi dengan sangat tergesa- gesa.
Juri berkata “semua pertanyaan untuk Nadia di buat oleh para juri sekaligus guru yang hadir disini, dengan fakta ini membuktikan Jika siswa Nadia mendapatkan peringkat pertama dengan kemampuannya sendiri, kami ucapkan selamat kepada siswa Nadia karena telah mendapatkan posisi pertama dalam olimpiade Matematika.
Semua orang bertepuk tangan dengan sangat meriah.
Olimpiade telah berakhir, peringkat telah diumumkan, peringkat pertama akan mendapatkan seratus juta dan peringkat ke dua tuju puluh lima Juta dan peringkat ketiga mendapatkan lima puluh juta.
Setelah itu tidak ada peringkat yang mendapatkan hadiah.
Saat ini para guru dari unversitas mulai memilih siswa dengan kemempuan dalam bidang kuliah tertentu, untuk investasi masa depan universitas mereka.
Sementara keberadaan Nadia dan Leni menjadi rebutan oleh kedua universitas terbesar di Indonesia, Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada perwakilan dari universitas itu berlomba untuk memboyong salah satu dari mereka ke universitas mereka.
Sementara tidak ada perwakilan dari universitas lain yang mau ikut bersaing dengan mereka, mereka membiarkan kedua raksaka Universitas itu bersaing dan tak ingin mengganggu persaingan mereka.
Guru dari Universitas Gadjah Mada tidak mau kalah “Universitas Gadjah Mada adalah salah satu Universitas terbaik di tanah air, jika kamu mau bergabung dengan kami, Universitas akan memberi anda 1,5 M rp. Kamia akan memberikan anda Asramah terbaik dengan keamanan yang tinggi dan anda memiliki kebebasan yang tinggi dan semua biaya gratis!”
Tawaran yang diberikan UGM sangat baik, perwakilan dari UI menatap tajam kearahnya.
Dengan santai perwakilan UGM mengangkat bagu dengan santai.
Universitas Indonesia dan Universita Gadja Mada adalah salah satu Universitas terbaik di Asia, walau dari negeri yang sama mereka sering kali bersaing untuk mendapatkan posisi yang terbaik, Siswa terbaik maupun prestasi terbaik.
Dan oleh karena persaingan itu, kedua Universitas itu menjadi Uniiversitas terbaik di Asia.
Melihat perwakilan dari UGM, membuat perwakilan UI sangat kesal, dia melakukan penawaran sekali lagi.
Sementara siswa lain yang mendengar hal itu tercengang tak percaya, mereka tergiur oleh tawaran itu tapi mereka hanya bisa menelan ludah.
Saat ini mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri saat Universitas ingin membayar Siswa dengan harga mahal.
“Maaf, tapi aku ingin pergi ke univertitas yang aku sukai” Ucap Nadia dengan sopan.
Kedua perwakilan “….”
“Aku juga ingin pergi keunibersitas yang aku suka” Ucap Leni yang berada di samping Nadia.
“…”
Sementara semua siswa yang tadinya iri dengan Nadia dan Leni yang mendapatkan kesempatan emas, saat ini mereka terkejut tak percaya denga napa yang baru saja mereka dengar.
mohon dukunannya , makasih