Putri Yang Terabaikan

Putri Yang Terabaikan
Aliwafa dilabak


Saat ini kepala sekolah ebrdiri didepan pintu masuk kelas, dia tidak menyangka jika Aliwafa bersikap kasar kepada murid- muridnya, dia melihat dengan jelas saat Aliwafa melempar buku ke siswanya, selama ini dia selalu berskap professional saat di depannya.


Aliwafa terkejut dia membatu ditempat, dengan kaku dia menoleh kearak kepala sekolah, saat melihat kepala sekolah kakinya terasa sangat lemas, dia menelan ludah dia segera mengalihkan topik “kepala sekolah ada perlu apa mengapa anda disini?”


Kepala sekolah menatap Aliwafa dengan tatapan tajam, dia mendegus kesal “bagaimana bisa aku tahu kelakuan kasarmu jika aku tidak datang kesini, kau bahkan memiliki kekuatan untuk mengeluarkan siswa dari sekolah!”


“Kepala sekolah aku melakukan semua ini demi kebaikannya, dia tidur saat dikelas jadi aku ingin mendisiplinkannya” Aliwafa segera menjelaskan.


Kepala sekolah sama seklai tidak mempercayai ucapan Aliwafa, Tindakan dan ucapannya jauh berbeda “ikut denganku kekantor” ucap kepala sekolah dengan suara berat, setelah mengatakan itu dia pergi.


Aliwafa menatap Rindi yang menjadi sumber masalahnya, dia mengapalkan tangan kemudian menyusul kepala sekolah.


Namun saat berada di depana kelas seorang pria gagak menonjok Aliwafa sampai dia jatih di lantai.


“Aku tidak menyangka bisa- bisanya kau menggoda Istriku” Ucap pria itu sambil menghamiri Aliwafa yang sedang terkapar dilantai, dia mencengkram kemeja Aliwafa kemudian memberinya tonjokan kedua.


Melihat hal itu kepala sekolah segera melerai mereka “Pak Bagas masalah ini bisa diselesaikan baik- baik, jangan bikin kegaduhan didepan para siswa.”


Bagas menenangkan emosinya dia melepaskan Aliwafa.


Aliwafa berdiri dengan sedikir sempoyongan, dia merasa pedih di bagian bibirnya kemudian berkata “Saudaraku, apa yang terjadi tolong jelaskan kepadaku.” Tanya Aliwafa dengan suara gemetar.


“Sampai kapan kau ingin terus bersandiwara!” Ucap Bagas tidak ingin melepaskan Aliwafa begitu saja “selama ini aku berpikir jika hubunganmu dengan Mery tidak wajar, ternyata tebakanku benar kalian berselingkuh dibelakangku.”


“Saudaraku, aku benar- benar tidak melakukan apa yang kau tuduhkan, aku memenganggapmu sebagai saudara laki- lakiku sendiri, bagaimana mungkin aku menusukmu dari belakang.”


Aliwafa tidak tahu dari mana Bagas mengetahu perselingkuhannya, tapi dia tidak berani secara terang- terangan mengakui kesalahannya, jika dia mengakui hal itu karirnya sebagai seorang suru di SMA Tunas Bangsa akan berakhir.


“Kamu masih tidak mau mengaku hah? Baik biar aku yang akan membantumu mengakui semuanya.” Bagar mengeluarkan Foto dari tasnya “Coba kau lihat sendiri apa kau menusukku dari belakang, sialan.” Dia melempas semua foto kewajah Aliwafa.


Aliwafa berjongkong mengambil foto yang bertebaran di lantai.


Terdapat foto makan malam Aliwafa dan Mery suap- suapan, dan yang lainnya foto tak senono yang diambil secara sembarangan, dan itu sangat tidak pantas untuk dilihat.


Bagas menunjuk Aliwafa “Selama ini aku selalu memperlakukanmu seperti saudara kandungku sendiri, aku tidak pernah berpikir jika kalian berselingkuh, aku tidak menyangkau kau berakhir sebagai pria simpanan!”


“Bukannya selama ini kau sangat ahli dalam berbicara, mengapa kau diam saja!” Cibir Bagas.


“saudaraku  tolong pahami kami, kami saling jatuh cinta satu sama lain” Ucap Aliwafa.Satu tamparan mendarat di wajah Aliwafa.


“Kau benar- benar gila dan tidak bermoral, bisa- bisanya orang sepertimu menjadi seorang guru.


Saat ini semua siswa kelas 3a mendengar dengan jelas keributan yang terjadi didepan kelas mereka, semuua siswa tidak pernah menyangka jika Aliwafa adalah seornag simpanan, walau bagaimanapun dia seorang guru, dia benar benar tidak memiliki moral.


Tempramennya sangat buruk dan cara menagjarnya juga buruk. Saat ini para siswa mulai berdiskusi dengan suara rendah.


“aku benar- benar tidak menyangka jika Aliwafa seorang simpanan!”


“selama ini dia selalu menuduh Nadia sebagai simpanan pria tua, dia dengan lantang mencemarkan nama baik Nadia, tapi siapa sangka dia sendiri yang menjadi seorang simpanan, astaga Aliwafa sudah mengubah tatanan dunia, dia seorang gigolo.”


“Aku berpikir jika Rindi jauh lebih baik dari pada Aliwafa.”


Saat ini beberapa siswa berlari kearah jendela untuk melihat Aliwafa, kemudian berteriak “Keluarkan Aliwafa dari sekolah.”


siswa kelas 3a yang sudah sangat geram dengan Tindakan Aliwafa selama ini berencana untuk tidak melepaskan Aliwafa begitu saja, semuua mulai berteriak.


“keluarkan Aliwafa dari sekolah”


“Kemampuannya sangat buruk dalam mengajar, dan sekarang dia menjadi seorang simpanan, masa depan kami akan hancur jika orang seperti dia mengajar kami”


“benar, keluarkan Aliwafa dari sekolah.”


Saat ini semua murid kelas 3A sudah tidak merasa takut Lagi kepada Aliwafa, Kepala sekolah memperhatikan  mereka, dia tidak akan memecat Aliwafa.


Kelas 3a sangat jauh dari kelas lain, tapi suara teriakan anak kelas 3a mengganggu kelas lain, jadi dia menyuruh anak kelas 3a untuk Kembali ketempat duduk mereka …


Ayoo siapa yg setuju Aliwafa di pecat, angkat jempolnya