Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Supernatural Rare Blood


Nola langsung berbalik dan melihat seorang wanita tua yang sedikit bungkuk, memegang tongkat untuk menyangga tubuh tuanya, rambut putih yang digelung rapi serta kulitnya sudah berkeriput. Sekilas tidak ada yang aneh dengan wanita tua itu. Hanya saja Nola bingung, kenapa ada seorang nenek dalam mimpinya?


Yang menarik perhatian Nola, wanita tua itu memiliki mata abu-abu yang sama dengan dirinya. Keduanya saling berhadapan. Wanita tua itu hanya berjarak satu meter dari tempat Nola berdiri. Hanya saja Nola masih tidak bisa menebak identitas wanita tua itu.


“Nenek, siapa kamu?” tanyanya.


Wanita tua itu tersenyum saat menatap Nola. “Kamu benar-benar mirip dengan Noria saat masih muda.”


Mendengar nama ibunya disebut, Nola lebih penasaran lagi. “Kenapa kamu tahu nama ibuku?”


“Tentu saja karena aku adalah ibu dari ibumu,” jawabnya enteng.


"Ibu dari ibuku ... Nenekku?" Na terkejut. "Apakah kamu benar-benar nenekku? Jelas Ku tidak tahu sama sekali."


Dia khawatir jika mimpi kali ini hanyalah tipuan semata. Wickson—pamannya, sama sekali tidak pernah bercerita tentang keluarga. Ibunya juga sama waktu itu. Nola akhirnya bosan dan tidak bersikeras lagi untuk tahu. Lagi pula, keluarga mereka sudah cukup diincar oleh Organisasi Supernatural Dunia.


Wanita tua itu tidak suka menyebutkan namanya. Dia sudah meninggal. Saat ini, dia hanya sisa jiwa yang sengaja muncul dalam mimpi Nola. Sudah waktunya bagi dia untuk membangkitkan kekuatan keluarga supernatural lagi.


"Aku benar-benar nenekmu, bersumpah demi Tuhan," ucap wanita tua itu.


"Lalu, kenapa kamu muncul dalam mimpiku?"


"Tentu saja untuk mewarisi keluarga," jawab wanita tua tersebut.


Nola semakin bingung. "Apa maksudnya dengan mewarisi keluarga? Sebenarnya, siapa keluarga ibuku selama ini?"


Wanita tua itu tidak terburu-buru. Entah sejak kapan, meja dan kursi sudah disediakan. "Kami berasal dari keluarga Whitemir. Ibumu bernama Noria Whitemir. Sejak zaman kuno, keluarga Whitemir telah berjaya. Sayangnya pasukan musuh tidak ada habis-habisnya menyerang kami dan akhirnya meninggal satu demi satu."


Di masa lalu, keluarga Whitemir tidak mencolok di antara keluarga bangsawan tapi kekuatannya tidak kecil. Sehingga tidak ada yang berani menyentuh sudut keluarga Whitemir. Hanya saja karena terlahir sebagai keluarga supernatural, keluarga Whitemir telah diincar oleh beberapa pihak, salah satunya adalah Organisasi Supernatural Dunia.


Wanita tua itu telah meninggal tapi sisa jiwanya sengaja terkunci di dunia luar agar bisa menemukan pewaris keluarga Whitemir. Setelah Nola menyatu dengan sifat jahatnya, wanita tua itu memiliki kesempatan untuk menghubunginya melalui mimpi.


“Nak, kamu sama sepertiku saat masih muda. Tidak banyak anak perempuan yang lahir di keluarga mampu menyempurnakan kekuatan mereka sebagai seorang supernatural. Kita dilahirkan untuk menjadi penolong bagi orang lain tapi juga pembawa kesialan. Tidak heran jika banyak musuh yang ingin kita menjadi budak mereka demi keegoisan hidup.”


Siapa yang tidak ingin memiliki banyak keberuntungan dalam hidup? Semua manusia memiliki mimpi untuk beruntung menjadi orang yang sukses dan disegani.


Nola mencoba teh yang disajikan oleh wanita tua itu. walaupun usianya memungkinkan wanita tua itu untuk cepat lelah atau tidak bisa lagi mengangkat barang berat, tapi ketika menuangkan teh, tangannya tidak gemetar.


Wanita tua itu tersenyum saat mengetahui apa yang dipikirkan Nola. Lagi pula dia membawanya ke mimpi yang dibuatnya sendiri, tentu saja tahu apa yang dipikirkan cucunya itu. dia sudah mati dan tubuh jiwa lebih ringan.


“Apakah keluarga Whitemir hanya mati di tangan musuh saja?” tanya Nola.


Nola ingat tentang ibunya yang meninggal akibat sakit keras. Tapi sebenarnya karena sengaja menyalurkan semua keberuntungannya demi melindunginya dari kematian.


“Cucuku, jangan pernah menyalahkan ibumu. Dia hanya ingin kamu hidup dengan baik dan mati saat waktunya tiba. Bencana apapun yang kamu alami, kamu tidak bisa meninggal bukan?”


“Apakah Nenek masih tahu tentang ini?” Nola menatapnya, terkejut sekaligus bingung. Sejak ibunya meninggal, dia selalu berpikir jika ada yang salah dengan tubuhnya. Ibunya berkorban nyawa untuknya. “Aku terkadang lelah ….”


“Nenek tahu itu memang melelahkan. Namun jika kamu memanfaatkannya dengan baik, semuanya tidak akan sia-sia,” jelas wanita tua itu.


“Aku tidak mengerti,” katanya.


“Dunia ini luas dan kamu bukan satu-satunya orang supernatural yang ada di sekitar. Kenapa tidak berinteraksi dengan mereka dan membentuk tim? Kamu adalah satu-satunya yang paling spesial daripada esper lainnya.”


“Esper?”


“Esper adalah julukan bagi orang-orang yang memiliki kemampuan di luar pengetahuan manusia biasa atau orang supernatural. Kamu adalah keturunan Esper Fortuna yang merupakan darah langka supernatural karena mampu memberikan keberuntungan atau kesialan pada orang lain. Masih ada esper lainnya di luar sana dengan kemampuan berbeda, membaca pikiran, pengendali lima elemen, telepati, teleportasi dan masih banyak lagi. Tidak semuanya jahat.”


Orang-orang supernatural tentunya sangat tertutup. Mereka tidak akan menunjukkannya pada orang lain. Layaknya orang biasa, mereka menjalani kehidupan seperti yang lainnya. Wanita tua itu menghela napas panjang dan berpikir, bahkan jika Esper Fortuna merupakan darah langka supernatural, sayangnya mereka dilahirkan dengan kebutaan.


Esper Fortuna hanya diwarisi oleh wanita. Jika anak laki-laki lahir, darah mereka bermanfaat untuk kebutuhan supernatural lainnya.


“Lalu … apakah Nenek ingat dengan paman, maksudku, kakak ibuku?”


“Tentu saja, Wickson, aku tidak lupa dengannya. Keluarga Whitemir hanya menyisakan kamu dan pamanmu …” Wanita tua itu tidak bicara banyak tentang Wickson, seperti ada sesuatu yang disembunyikannya. Akhirnya, wanita tua itu mengeluarkan sebuah kartu nama dan meletakkannya di depan Nola. “Ambilah ini dan pergilah ke alamat dalam kartu ini. Kamu akan bertemu sahabat keluarga Whitemir di masa lalu. Dia bisa membantumu,” katanya.


Nola melihat kartu nama yang dilengkapi dengan alamat. Tapi alamatnya tampak aneh. dia tidak pernah mengetahui ada alamat tersebut sebelumnya. Dia ingin bertanya tapi wanita tua kembali berkata.


“Alamat ini tentu saja tidak akan diketahui oleh orang biasa. Saat kamu tiba di sana, mungkin hanya menemukan hutan atau tempat tak berpenghuni lainnya. Kamu teteskan saja darahmu pada kartu, secara alami, seseorang akan datang untuk menyambutmu,” jelasnya.


“Bisakah aku mengajak Halbert?” Nola tidak mau membuang waktu dalam mimpi yang tidak tahu sudah berapa lama di dunia luar.


“Ya, selama kamu mempercayainya. Tapi …” Wanita tua terlihat ragu. “Suamimu terlihat tidak biasa.”


“Dia adalah bos mafia dunia bawah tanah yang disegani saat ini.”


“Bukan itu, Nenek merasa bahwa darah yang mengalir di tubuhnya masih memiliki hubungan dengan keluarga Esper Moros.”


...****************...


NB: ESP atau Extra Sensory Preception yang merupakan kemampuan perasa seperti indera keenam atau telepati. Orang yang memiliki kemampuan ini disebut Esper. Moros adalah dewa ajal dalam mitologi Yunani. Fortuna adalah dewi keberuntungan dalam mitologi Romawi.