
Praktek sihir sebenarnya sudah dilarang di zaman ini. Sejak zaman dulu, ilmu sihir lebih berbahaya ketimbang ilmu supernatural. Sekarang gelang jimat yang dipakai Miyumi Kei diberikan oleh nyonya tua Kei. Gelang itu dipenuhi dengan aura pembunuh dan haus darah yang kuat. Kemungkinan besar dicuci dengan darah manusia korbannya.
Sekarang Miyumi Kei mati. Ketika polisi membawa mayatnya, beritanya juga memasuki televisi. Nola tidak melihat gelang jimat itu algid pergelangan tangannya. Kemungkinan besar sudah diambil setelah Miyumi Kei benar-benar tewas.
Semua temannya menjadi saksi di TKP. Namun tidak ada satu pun dari teman-temannya yang dicurigai. Faktanya mereka hanya tahu jika Miyumi Kei memiliki alergi wajah dan tidak keluar selama perawatan. Tapi tadi malam wanita itu terlihat biasa saja, berkata jika masalah wajanya sudah diatasi.
Siapa tahu setelah minum beberapa teguk alkohol, wajahnya mulai gatal lagi dan ruam-ruam merah muncul. Oleh karena itu Miyumi Kei memutuskan untuk pulang.
Belum mencapai pintu bar, dia tiba-tiba saja berteriak kesakitan dan kejang sebelum akhirnya pingsan. Ketika pihak rumah sakit dihubungi, Miyumi Kei sudah meninggal.
"Aku akan mencari tahu lebih dalam tentang ilmu sihir ini. Mungkin bisa menemukan petunjuk yang berguna." Nola memiliki niatan tersebut bukan karena dia peduli dengan kematian wanita itu. Ia hanya ingin tahu lebih jauh tentang ilmu sihir.
Sihir dan supernatural tidak terlalu beda. Semuanya magis tapi hanya cara dan penggunaannya berbeda.
"Perlu bantuanku?" Halbert tidak terlalu tertarik dengan masalah ini tapi karena istrinya berbicara, dia secara alami akan turun tangan.
Nola menggelengkan kepala. "Lebih baik kamu fokus tentang Geng Kalajengking Hitam. Butler Flir akan kembali dan identitas Elvada akan terungkap cepat atau lambat," jelasnya.
Halbert mengerutkan kening. Ini juga masalah. Ia hampir lupa jika Butler Flir akan segera kembali setelah menyelesaikan urusan pribadinya. Lebih tepatnya, masalah yang ditimbulkan Nola untuk Butler Flir. Jika Nola tidak membawa semua catatan penting keluarga Hudson sebelumnya, ia tidak akan pernah tahu jika Butler Flir masih terobsesi dengan penelitian terlarang.
"Masalah tentang sihir ini, aku akan terbang langsung ke negara J untuk memastikan. Pusat utama keluarga Kei ada di sana, lebih nyaman memeriksa langsung dari akarnya." Nola membuat keputusan yang berarti meminta Halbert mengizinkannya pergi ke negara itu.
"Bagaimana jika aku tidak setuju?" Halbert menggodanya.
"Aku akan bekerja keras malam ini," bisik gadis itu sedikit malu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Halbert tidak bisa pergi ke sana karena urusan pekerjaan. Sebagai bos, dia tidak menganggur. Dengan adanya Asisten Jae, setidaknya semua masalah kecil bisa teratasi yang bisa menghemat waktu pria itu.
Setibanya di negara J, Sekretaris Eli membawa Nola ke sebuah apartemen yang telah dibeli oleh Halbert sebelumnya. Dengan begitu, tidak perlu khawatir dengan tempat tinggal yang berantakan.
Nola memang lebih cantik daripada wanita cantik kebanyakan. Selain Karena unsur gen, hal lainnya juga dipicu dari kultivasi aura supernatural. Gadis itu memakai masker saat menuju apartemen yang dituju sehingga orang lain tak bisa melihat wajahnya.
Sekretaris Eli bisa berbahasa negara J. Dia dengan lancar berkomunikasi dengan pihak lain yang dipercayai Halbert untuk mengawal Nola selama di negara tersebut.
"Nyonya Bos, tuan muda akan datang ke sini setidaknya setelah menyelesaikan masalah di perusahaan."
"Bukankah dia akan pergi ke negara S untuk bisnis?" Nola mengerutkan kening. Sesampainya di apartemen, dia langsung duduk di sofa, agak lelah.
Sekretaris Eli menggelengkan kepala. Sepertinya dia sudah terbiasa dengan masalah tersebut. "Bos memang memiliki bisnis di sana. Tapi jangan khawatir, setelah pekerjaan di sana selesai, dia akan datang ke sini."
"Aku mengerti. Kamu bisa mundur."
Setelah Sekretaris Eli meninggalkan ruangan, Nola berjalan ke arah jendela dan membuka gorden besar. Pemandangan dari lantai teratas memang sangat luar biasa. Gedung-gedung perkantoran, tempat hiburan bahkan perumahan sangat umum di negara J. Meski negara J tidak terlalu luas tapi orang-orangnya sangat disiplin.
Nola menutup matanya perlahan saat perih melanda. Dia tidak bisa melihat pemandangan penuh warna di depannya terlalu lama. Semuanya hanya hitam dan putih di matanya. Ia menyentuh matanya, eskpresi gadis itu sedikit sedih.
"Saat lahir hingga sekarang, aku bahkan ditakdirkan untuk buta. Aku khawatir ...."
Gadis itu tidak melanjutkan perkataannya saat memikirkan Halbert. Dia menikah dengan pria itu karena Kakek Jefford. Walaupun ada sedikit lika-liku di awal, semuanya berjalan normal hingga saat ini.
Jika suatu hari Halbert menginginkan anak, bukankah anak yang dilahirkannya juga akan buta? Jika yang lahir adalah anak laki-laki, maka kebutaan turunan keluarga Whitemir tidak akan mengikutinya. Bagaimana pun juga, kebutaan bawaan ini hanya diturunkan pada anak perempuan.