Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Pembalasan Dendam


Kepala Pelayan keluarga Neilson baru saja mendapatkan informasi dari salah satu pelayan jika ada sesuatu yang terjadi di internet mengenai Chelsea, nona muda keluarga mereka.


Tapi dia tidak percaya dengan skandal Buruk Chelsea. Lagi pula Chelsea berada di Negara S untuk belajar. Clive sering menghubunginya untuk memastikan jika gadis itu belajar dengan baik.


Tapi saat melihat berita yang pecah dari Negara S, Kepala Pelayan hampir jatuh ketakutan.


"Tu-tuan ... Ada rumor buruk di internet tentang nona muda saat ini," lapornya.


Nyonya Neilson langsung menoleh pada Kepala Pelayan. "Ada apa? Apa yang terjadi pada Chelsea?!" tanyanya sangat khawatir.


Sudah cukup dirinya yang menderita, kini apa lagi yang terjadi pada putrinya?


Tuan Neilson tidak memiliki perasaan pada Chelsea saat ini tapi dia masih mengerutkan kening. Bagaimana pun juga, gadis itu dibesarkan oleh telapak tangannya sendiri.


"Ada apa dengan gadis liar itu sekarang?" Nadanya sangat dingin.


Nyonya Neilson sakit hati. Chelsea yang dimanjakan olehnya selama ini akan merasakan dipanggil anak liar oleh suaminya. Jika Chelsea tahu ini, mungkin akan marah dan menuduhnya sebagai ibu yang tidak berguna.


"Tuan mungkin harus membaca dan melihatnya sendiri. Aku tidak berani untuk mengatakannya." Kepala Pelayan segera menyerahkan ponselnya agar Tuan Neilson bisa melihat apa yang terjadi.


Clive telah mendengar apa yang dikatakan Kepala Pelayan, akhirnya mau tidak mau memeriksa pergerakan di jaringan media sosial dan berita terbaru dari negara lain.


Sebelum dia bereaksi setelah menemukan berita, terdengar suara benda yang dibanting keras ke lantai serta teriakan marah Tuan Neilson.


Clive berwajah pucat setelah mengetahui apa yang terjadi. "Ini pasti tidak benar! Chelsea tidak mungkin berperilaku seperti ini?" gumamnya meyakinkan diri sendiri.


Bukankah gadis itu belajar dengan baik di Negara S? Lalu apa yang terjadi sekarang? Dari mana rumor itu berasal dan siapa yang menyebarkannya?


Di lantai utama, Nyonya Neilson terkejut oleh perilaku suaminya. Mau tidak mau bertanya.


"Ada apa? Apa yang terjadi dengan putriku?! Katakan padaku, apa yang terjadi??" teriaknya tajam.


Tuan Neilson semakin membenci Nyonya Neilson. Dia memegang gagang cambuk sedikit lebih kuat dan ingin sekali menampar wajahnya.


"Putrimu benar-benar baik. Bukan hanya menjadi pelac*r seperti mu tapi juga datang ke klinik ilegal untuk menghilangkan anak yang belum terbentuk. Sekarang dia menjadi perbincangan hangat di Negara S dan dikutuk banyak orang. Apakah ini yang namanya gen?"


"Tidak— apa maksudnya? Kenapa putriku menjadi seperti itu? Ini pasti tipuan! Seseorang pasti sengaja mencoreng reputasi putriku!" Nyonya Neilson menggelengkan kepala.


Tuan Neilson sudah lelah dan dia telah duduk di kursi roda selama ini.


Di saat dia hendak meminta anak buahnya untuk mencari tahu kebenaran dari semua info yang beredar, panggilan telepon dari Halbert datang. Dia tidak mengangkatnya untuk sementara waktu.


Halbert tidak akan menelpon tanpa alasan. Belum lagi hubungan keluarga Neilson dan keluarga Jefford tidak baik sejak Nola dibawa pergi dari rumah.


Namun untuk mengetahui apa yang terjadi, Tuan Neilson masih menggeser ikon hijau.


"Tuan Halbert, apakah ada sesuatu?" tanyanya datar tapi sedikit tidak senang.


Suara tawa ringan Halbert terdengar dari seberang telepon. "Apakah Tuan Neilson menyukai hadiah yang kuberikan?" tanyanya.


"Apa maksudmu? Hadiah apa?" Tuan Neilson sama sekali tidak tahu.


"Corvin Neilson, kamu bukan hanya dimainkan oleh istrimu tapi juga keluarga yang dipermalukan oleh anak-anak mu. Aku tidak pernah bertindak tanpa alasan."


"Apakah video yang beredar tentang istri dan putriku dibuat oleh mu?" tanya Tuan Neilson sedikit penuh kebencian.


Tuan Neilson berkeringat dingin tanpa sebab yang pasti. Namun dia masih bingung. "Membunuh Nola? Siapa yang mencoba membunuh Nola?"


"Tanyakan pada putramu, kenapa putrimu yang baik harus dikirim ke luar negeri begitu mendadak. Hanya untuk belajar? Apakah kamu yakin?"


Setelah itu percakapan langsung terputus secara sepihak dari Halbert. Tuan Neilson yang masih bingung kini kepalanya pusing.


Semua video dan foto Chelsea selama di Negara S sangat buruk. Semuanya menyangkut tentang banyak pria yang bermain dengannya. Video dan foto-foto itu jelas tidak ada paksaan apapun.


Tapi yang membuat Tuan Neilson curiga, alasan Clive yang mengirim Chelsea ke luar negeri untuk belajar. Bukankah alasannya agar Chelsea tidak terobsesi dengan Halbert dan memintanya untuk berubah?


Sepertinya tidak begitu?


Kenapa ini masih terkait dengan percobaan pembunuhan Nola?


Akhirnya Tuan Neilson tak bisa menahan diri untuk marah lagi dan berteriak. "Clive!! Datang padaku cepat!!"


Suaranya menggelegar di rumah itu hingga para pelayan ketakutan. Nyonya Neilson tidak tahu apa yang dibicarakan suaminya dengan orang lain di telepon. Tapi pasti bukan hal yang baik.


Kenapa semua masalah datang satu persatu?


Clive yang linglung di lantai dua akhirnya turun. Wajahnya sudah pucat dan keringat dingin memenuhi punggungnya. Dia yakin jika Halbert menelpon ayahnya terkait dengan percobaan pembunuhan Nola.


Kenapa gadis itu tidak mati meski sudah hampir kehabisan darah? Dengan luka tusukan sebanyak itu, harusnya Nola langsung meninggal di tempat sebelum Halbert datang.


"Ayah—" Clive ingin mengatakan sesuatu tapi sebuah tamparan tiba-tiba saja menyambutnya. Dia bergeming.


"Katakan padaku, apa yang terjadi sebelum kamu mengirim Chelsea ke luar negeri?" Tanya Tuan Neilson.


"Apakah keluarga Jefford mengatakan sesuatu?" tanya balik Clive.


Jika Halbert mengatakan semuanya di telepon, dia tidak bisa menyangkal. Penyelidikan Halbert tentang masalah percobaan pembunuhan Nola tidak bisa disembunyikan.


"Dia bilang ini balas dendam atas apa yang dilakukan kamu dan adikmu! Katakan padaku apa yang terjadi sebelumnya atau aku akan mencari tahu sendiri!"


"Suamiku, kenapa kamu menampar putra kita? Apa salahnya?" Nyonya Neilson membela Clive.


"Diam!!!" Tuan Neilson berteriak pada istrinya hingga urat birunya menonjol. Dia menatap Clive lagi, tidak ada kehangatan di matanya. "Apakah kamu mau bicara atau tidak? Atau aku akan menyeret adikmu ke sini untuk pengakuan?!"


"Aku—" Clive yang berwajah pucat menghiraukan rasa sakit di wajahnya akibat tamparan. Dia berpikir lagi dan lagi.


Chelsea bukan anak dari ayah yang sama tapi dari selingkuhan ibunya. Clive selalu menyayangi nya sepanjang waktu dan berpikir dia adalah saudara perempuan yang harus dimanjakan.


Tapi sekarang melihat semua skandal di internet tentang Chelsea, dia ragu apakah harus menanggung hukuman untuk Chelsea atau membersihkan diri?


Setelah menganalisis pro dan kontra di pikirannya, Clive mengambil keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya.


"Chelsea sangat membenci Nola dan ingin dia mati agar dirinya bisa bersama Halbert. Aku bertanya apakah ...."


Clive menceritakan apa yang terjadi sebelumnya. Menghilangkan beberapa dan menambah beberapa adegan. Dia tidak terlalu melebih-lebihkan agar Chelsea tidak akan marah padanya di masa depan.


Lagi pula dia hanya memiliki ide ini tapi adiknya yang melakukan pembunuhan.


Nyonya Neilson tampak membenci Nola sejak lama. "Lalu kenapa dia tidak mati sekarang? Apakah hidupnya begitu panjang?"