Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Sulit Mengandung Anak Supernatural


Di negara C, Organisasi Supernatural Dunia masih dalam keadaan yang belum membaik. Semenjak diawasi kelompok dunia supernatural, Mo Shige selaku pemimpin hanya bisa tenang.


Dia duduk di kursi kekuasaannya. Jubah hitam menutupi hampir seluruh tubuhnya. Dengan tudung besar menghalangi sebagian wajah, dia memegang segelas anggur.


"Apakah masih belum ada berita apapun tentang orang-orang yang merusak pulau itu?" tanyanya pada para bawahan.


Sekelompok anggota berlutut padanya dengan kepala tertunduk. Mereka menggelengkan kepala. Salah satu dari mereka pun mewakili yang lain menjelaskan.


"Lapor pada Tuanku, tidak ada informasi apapun tentang mereka sama sekali. Jejaknya bahkan tidak ada. Orang-orang kita yang tewas di sana mati dengan cara yang tragis. Ini seperti pembunuh dalam satu kali gerakan."


Sudah satu tahun lamanya tapi mereka masih belum menemukan titik terang. Mo Shige sudah kesal dengan ini tapi tidak berdaya. Orang-orang dari dunia supernatural itu sangat berhati-hati, mengawasi tempat mereka saat ini.


Mo Shige meminum anggur dengan santai dan memikirkan kemungkinan terbesarnya. Ia sudah melihat mayat mereka tahun lalu. Jantung yang pecah atau dicabut dari tempatnya. Seharusnya salah satu gen mutasi terbaik.


Tapi siapa itu?


"Tidak perlu mencari tahu lagi. Percuma saja. Karena orang itu bisa bersembunyi dengan baik, maka biarkan."


Mo Shige tidak ingin menyinggung sebelum tahu kekuatan lawan.


Ia sudah kehilangan banyak binatang supernatural di sana. Baik yang mahal maupun termurah. Awalnya dia ingin mengambil dua anak macan tutul supernatural yang lahir. Siapa tahu dua anak macan tutul supernatural itu hilang!


Mo Shige mendapatkan informasi jika dua anak macan tutul itu telah keluar pulau. Setidaknya pada hari yang sama saat tornado terjadi.


Sekarang pulau itu hancur. Pasukan militer angkatan udara sudah menemukannya. Dari pada membuat mereka curiga, lebih baik melepaskannya.


Sayang sekali yang terbuang percuma.


"Nola dan Solachen masih belum bisa ditangkap. Kudengar Halbert juga seorang ahli supernatural. Tapi tak ada satu pun dari kalian yang mampu menangkap mereka. Sampah!"


Mo Shige harus turun sendiri di masa depan jika ingin berurusan dengan mereka. Terutama Nola.


Keberuntungannya sangat buruk akhir-akhir ini. Jika gadis itu menjadi anggota organisasinya, bukankah bagus?


"Lalu bagaimana dengan kemajuan dua penyihir kecil itu?"


"Lapor pada Tuanku, keduanya masih belum banyak kemajuan."


"Huh! Kedua penyihir kecil itu bahkan tak bisa mendekati mereka. Lupakan tentang mereka. Prioritas utama kita adalah memulihkan reputasi. Setelah orang-orang dari dunia supernatural itu pergi, rencana akan kembali dilanjutkan. Tetaplah di organisasi dengan jujur."


Tapi meski begitu, Mo Shige akan mengirim orang yang lebih kuat lagi untuk memburu Nola. Lalu pastikan apakah Halbert juga seorang ahli.


Mo Shige sama sekali tidak tahu jika orang yang menghancurkan pulaunya adalah Nola.


"Panggil Helliu ke sini. Aku punya perintah penting untuknya." Mo Shige mengambil keputusan besar.


Para utusan penting terkejut ketika mendengar nama Helliu. Ini adalah pria kekar dengan banyak tato di tubuhnya.


Dipanggil Helliu bukan tanpa alasan. Karena pria kekar itu sangat kejam dan tidak berperasaan saat membunuh orang.


Tidak ada satu pun anggota di organisasi yang berani mendekatinya. Atau mengobrol dengannya dengan santai.


Tak lama kemudian, seorang pria jangkung dan penuh otot datang ke aula. Pria itu datang dengan seekor serigala hitam bermata keemasan terikat oleh rantai perak.


"Helliu memberi hormat pada Tuanku." Helliu memberikan sikap sopan padanya, tapi nada bicara dan ekspresi nya masih dingin.


Mo Shige menyeringai, menyimpan gelas anggur di meja kecil di sampingnya.


"Helliu, sudah waktunya bagimu untuk berpetualang. Aku punya tugas bagus untukmu."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nola dan Halbert pergi ke mansion Jaley Scott pada siang hari. Keduanya disambut oleh Tom dengan senyum penuh.


"Kalian berdua akhirnya datang. Tuan Tua itu sudah lama menunggu kalian." Tom memimpin mereka menuju rumah tamu.


"Tidak masalah. Tuan yakin kalian akan datang, jadi masih setia menunggu."


Kemudian Tom menggendong Orange yang membuntuti keduanya menuju ruang tamu. Orange kesal dan ingin melepaskan diri. Pria ini baunya tidak enak!


Nola bingung dengan tindakan itu. Tom akhirnya batuk kecil dan memberi mereka pengertian.


"Tuanku tidak suka ada bulu kucing di ruang tamu. Jadi tidak bisa dibawa ke sana. Jangan khawatir, aku akan menjaganya dengan baik."


Nola mengangguk. Ia juga tidak terlalu memedulikannya.


Meow! Orange tidak puas dan ingin melepaskan diri. Tom memegangnya dengan erat.


"Jangan protes. Kamu lebih baik makan ikan saja dan menunggu mereka."


"..." Orange langsung tenang. Mengisi perut lebih penting.


Saat di rumah, Halbert akan mengurangi jatah makannya jika tidak berolahraga. Bukan tanpa alasan. Tubuhnya semakin gemuk tapi kerjaannya hanya tidur.


Tom dikejutkan dengan kemunculan kalajengking hitam supernatural di atas kepala Orange.


"Kenapa kamu di sini? Bukankah kamu milik tuan Halbert?" tanyanya bingung.


Raja Kalajengking Hitam supernatural sangat marah hingga ingin mencapit telinga Orange.


"Bukankah ini karena pak tua itu? Dia mengusir ku dengan mudah saat memasuki ruang tamu!"


Tom tertawa. Tuannya masih tidak suka ada binatang apapun memasuki ruang tamunya. Terakhir kali, sofa dan gorden rusak.


......................


Di ruang tamu, Nola dan Halbert mengutarakan tujuan mereka datang ke sini.


"Kakek, kamu juga tahu kami berniat untuk memiliki anak. Tapi masih belum ada hasilnya sekarang. Dokter berkata tubuhku dan Halbert baik-baik saja. Bukankah ini nonmedis?" Nola bicara dengan nada khawatir.


Jaley Scott terkejut. Dia lupa memberi tahu keduanya di malam pesta hari jadi pernikahan mereka sebelumnya.


Tapi ....


"Apakah masih belum berhasil?" tanyanya memastikan lagi.


Keduanya mengangguk.


Nola merasa gelisah saat ini. "Mungkinkah ... Mungkinkah ada yang salah dengan tubuhku? Dulu aku dipastikan sulit memiliki anak oleh dokter. Tapi setelah diperiksa, tubuhku sudah baik-baik saja."


Halbert meremas tangannya. "Tidak, ini pasti tubuhku yang salah. Aku banyak minum alkohol dan merokok sebelumnya."


Keduanya saling menyalahkan diri sendiri. Jaley Scott merasa masam di hatinya.


"Tak ada yang salah dengan tubuh kalian. Hanya saja ... Aku lupa memberi tahu kalian jika memiliki anak supernatural itu sulit. Entah karena benih yang tidak bisa bertahan saat proses pembuahan atau ...."


Jaley Scott menatap Halbert cukup lama dan akhirnya melanjutkan. "Apakah kamu menyentuh istrimu setiap hari?" tanyanya curiga.


Halbert sedikit canggung saat ditanya seperti itu. Apa lagi Nola. "Ya, karena aku pikir akan lebih cepat jika melakukannya lebih sering."


"..." Apakah otak anak muda zaman sekarang begitu rendah pengetahuan?


Tidak heran mereka akan sulit memilikinya saat ini.


"Kakek, apakah ada yang salah dengan itu?" Nola juga ingin tahu alasannya.


"Terlalu sering melakukannya justru membuat tubuh lemah dan benih rentan mati. Halbert, kamu terlalu bersemangat tapi lupa terhadap tubuhmu sendiri."


Ekspresi tenang Halbert sedikit retak saat ini. Ia ceroboh.