
Di Negara A, keluarga Neilson lagi-lagi mendapatkan panggilan telepon jika Chelsea mengalami kecelakaan. Dia tertabrak mobil saat berlari ke jalan tanpa melihat situasi. Kali ini Nyonya Neilson nyaris pingsan dan muntah darah.
Sebelumnya Tuan Neilson meminta Clive datang ke Negara S untuk melihat situasi Chelsea. Siapa tahu bahwa kecelakaan lain datang. Sekarang berita itu menyebar lagi. Tuan Neilson tidak sabar dan pergi ke perusahaan tanpa berniat pulang. Dia harus menstabilkan kondisi perusahaan.
Para pemegang saham sudah tidak puas dengan Tuan Neilson. Kini ditambah kecelakaan Chelsea, bukankah posisinya sebagai pemimpin akan hilang?
"Clive, apakah berita itu benar? Apakah adikmu kecelakaan?" Nyonya Neilson yang baru saja sadarkan diri langsung bertanya pada Clive yang menjaganya.
"Bu, kamu tenang dulu. Chelsea baik-baik saja. Dia di rumah sakit dan sedang menjalani perawatan saat ini," jelas Clive.
"Tidak, tidak. Ibu harus pergi untuk melihat Chelsea. Bawa Ibu sekarang."
"Tenanglah dulu. Aku sudah memesan tiketnya. Kita akan berangkat sore nanti."
Nyonya Neilson sedikit tenang. "Bagus! Lalu di mana ayahmu?"
"Ayah pergi ke perusahaan saat ini ... belum pulang," jawabnya agak berat.
“Dia belum pulang?” Nyonya Neilson tidak puas. “Putrinya sendiri, kenapa dia tidak peduli?” gumamnya.
“Bu, bukankah Lerdy adalah ayah kandung adikku? Kenapa tidak telepon dia dan tanyakan tentang ini. Sebagai seorang ayah, dia juga harus mengkhawatirkannya ‘kan?”
“Apakah kamu membenciku karena selingkuh?” Nyonya Neilson terlalu takut dengan sikap Clive yang terlalu tenang dari awal hingga sekarang.
Clive tidak menjawab untuk sementara waktu dan akhirnya menggelengkan kepala. “Bagaimana pun juga, kamu ibuku,” jawabnya.
Bahkan jika dirinya membenci Nyonya Neilson, apa untungnya? Dia tidak ingin orangtuanya bercerai. Nyonya Neilson mendengar jawaban putranya, merasa lebih lega.
“Jangan khawatir, selama kamu ada di sini, ayahmu tidak akan menceraikanku,” katanya.
Clive tidak menimpalinya lagi. Biarkan ibunya tenang saat ini.
Akhirnya, Nyonya Neilson segera menghubungi Lerdy dan menceritakan apa yang terjadi pada Chelsea. Lerdy terdengar khawatir saat mendengar jika Chelsea kecelakaan. Itu juga anaknya. Setelah membuat kesepakatan, Lerdy setuju untuk ikut dengannya ke Negara S. Tapi tidak bisa berada di penerbangan yang sama.
Nyonya Neilson takut jika ada orang yang akan mengenali keduanya berada di tempat yang sama dan rumor perselingkuhan semakin kuat. Belum lagi, Nyonya Neilson juga bersama Clive nanti.
Saat Nyonya Neilson bicara begitu mesra dengan Lerdy di telepon, Clive sedikit tidak nyaman. Kenapa ibunya harus mencintai pria lain selain ayahnya?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lerdy berada di hotel saat ini. Dia bersama dengan wanita seksi yang terakhir kali menemaninya di vila. Dan wanita adalah kekasih mudanya yang penuh gairah dan bersemangat di tempat tidur. Dia meletakkan ponsel ke meja nakas dan mencibir.
Wanita seksi yang baru saja keluar dari kamar mandi sedikit tidak senang. “Apakah wanita tua itu meneleponmu lagi?” tanyanya.
“Dia mengabariku tentang kecelakaan Chelsea.”
Walaupun ada ketidaksenangan saat mendengar Chelsea mengalami kecelakaan, tidak membuatnya harus panik setengah mati. Lagi pula dia tidak pernah hidup di satu atap yang sama dengan putrinya.
Belum lagi dia juga mengetahui bahwa putrinya juga bermain dengan banyak pria dan menggugurkan anak di klinik ilegal, sungguh membuatnya malu. Kenapa dia harus memiliki putri seperti itu?
“Dia mengajakku ke Negara S untuk melihat anak itu. Apakah kamu ingin ikut denganku?”
“Apakah kita akan liburan di sana?”
“Ya, setelah melihat Chelsea, kita bisa diam-diam untuk bermain.”
Wanita yang memakai jubah mandi itu tersenyum dan duduk di sampingnya. “Tentu saja aku mau ikut, kalau tidak? Apakah aku harus membiarkanmu berkencan dengan wanita tua itu?”
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa hari kemudian.
Nola dan Halbert tiba di bandara internasional. Keduanya tidak langsung pulang ke rumah tapi mencari hotel terdekat untuk menginap satu hari. Halbert juga memiliki pekerjaan di salah satu cabang perusahaan yang tak jauh dari bandara. Oleh karena itu, Halbert memesan kamar hotel terlebih dahulu untuk istirahat.
“Apakah kamu membutuhkanku?” tanya gadis itu.
“Tidak, Istirahatlah yang baik. Aku akan kembali malam nanti.” Halbert meletakkan barang bawaannya.
“Kenapa Sean tidak ikut dengan kita?”
Halbert menyipitkan mata. “Apakah kamu tertarik padanya?”
Merasakan suasana hati Halbert dipenuhi kecemburuan, Nola sengaja menggodanya. “Bagaimana jika aku tergoda?”
“Kalau begitu aku akan membunuhnya.” Suara Halbert dingin dan sama sekali tidak menyisakan rasa kasihan.
Nola hampir lupa jika Halbert adalah bos mafia yang sepertinya jarang bertarung akhir-akhir ini? Apakah penjahat begitu tenang?
“Aku hanya bercanda.”
“Tapi aku tidak bercanda.”
“…” Nola tahu itu. Dia hanya bisa membujuk Halbert saat ini.
Sekarang Halbert sudah dihubungi oleh Sekretaris Eli untuk segera datang. kehadiran Halbert sangat dibutuhkan sekarang.
Halbert hanya bisa pergi dan meninggalkan gadis itu bersama dengan beberapa pengawal kepercayaannya.
Namun Halbert tidak tahu jika orang-orang dari Organisasi Supernatural Dunia kembali bergerak untuk menculik Nola. Mereka ada di sekitar hotel yang ditempati pasangan itu. Melihat Halbert pergi dengan orang-orangnya, sekelompok pria berjubah hitam saling berkomunikasi dengan bahasa isyarat.
“Dia sudah pergi. Gadis itu masih di dalamnya. Bergerak lebih cepat dan bawa orang tanpa kecurigaan. Buat semua orang di hotel pingsan lebih dulu. Tanpa pengecualian,” kata bos yang memimpin.
“Kenapa kita tidak membunuh mereka?”
“Ini Negara A yang telah berselisih dengan Negara C cukup lama. Jangan membuat masalah. Ketua meminta kita untuk menangkapnya atau membunuh. Pilih saja,” jawab si bos dingin.
Jika tidak memungkinkan untuk membawanya hidup-hidup, maka bunuh saja. Itulah perintahnya. Organisasi tidak bisa tenang saat bakat seperti itu hadir. Lagi pula, cepat atau lambat, kekuatan pasti berkembang. Organisasi Supernatural Dunia ingin merekrut mereka sebagai anggota atau memotong akarnya sebelum berkembang lebih kuat.
Organisasi Supernatural Dunia telah berdiri cukup lama dan mengikat banyak orang yang memiliki kemampuan luar biasa. Semua itu hanya untuk memotong kekuatan baru yang akan tumbuh untuk menyaingi mereka.
Bisa dikatakan bahwa mereka egois.
Mereka akhirnya masuk ke hotel secara bergantian untuk memeriksa situasi. Masalah CCTV bisa diatasi dengan mudah dimanipulasi seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Salah satu dari mereka memiliki kemampuan untuk membuat orang lain tak sadarkan diri.
Seketika, setelah pria yang memiliki kemampuan tersebut menjentikkan jari, semua tamu hotel tak sadarkan diri. Orang-orang biasa belum mengetahui apa yang terjadi, tiba-tiba saja jatuh pingsan.
Hotel yang sedikit ramai akhirnya menjadi sunyi.
Sekelompok pria berjubah hitam itu akhirnya masuk dengan percaya diri dan mencari keberadaan Nola. Orang-orang yang dibuat pingsan hanya berpengaruh pada manusia biasa, tapi tidak dengan Nola. Mereka juga berhati-hati, jika ada orang sejenis lainnya, lebih baik membunuhnya di tempat.
“Cari di kamar mana gadis itu tinggal!” Bos yang memimpin ingin mempercepat penangkapan sebelum Halbert kembali.