Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Rencana Masa Depan


Ketika Nola membangun sebuah organisasi baru di masa depan, jelas ingin menghancurkan keberadaan Organisasi Supernatural Dunia. Organisasi itu sungguh meresahkan sebagian ahli supernatural yang ada di belahan negara lainnya.


Jika dibiarkan selama beberapa tahun lagi, mungkin akan tumbuh menjadi organisasi yang lebih kejam lagi.


Takahiro Ren terlihat ragu tapi masih memberanikan diri untuk mengatakannya. “Jika organisasi yang kamu buat telah jadi, undang aku.”


“Tidak masalah.”


Halbert sedikit tidak senang tapi tidak ada yang bisa dia lakukan. Dia dan Nola masih berada di rumah Ren sampai Nyonya Rin akhirnya datang dengan wajah penuh kelelahan tapi juga sangat lega.


Ketika menghadapi semua anggota keluarga Kei sebelumnya, ia seperti domba yang memasuki sarang serigala. Kemudian ketika domba terpojok, maka pasti menggigitnya.


Nyonya Rin berada di posisi seperti saat ini. tapi ketika berhasil keluar dari sarang serigala, beberapa masalah lain datang, entah itu harus mengatur ulang warisan dan lain sebagainya. Hanya saja Nyonya Rin datang bukan karena permasalahannya sudah selesai, dia hanya ingin bertemu dengan putranya dan makan malam bersama.


Malam itu, dengan kehadiran Nyonya Rin, Hiro tidak terlalu kesepian. Dia bahkan ingin tidur di kasur yang sama dengan ibunya. Karena hanya menunggu Hiiro tertidur, Nyonya Rin setuju.


Saat melihat Hiiro sudah lelap, Nyonya Rin bangkit perlahan-lahan lalu meninggalkan kamar. Di luar kamar, Nola seperti sudah menunggunya. Karena itu, keduanya pergi ke salah satu kamar dan berdiskusi sebentar.


"Apa yang akan kamu lakukan setelah kejadian ini?" Nola memulai percakapan.


Nyonya Rin sedikit tak terduga dengan pertanyaan itu. Dia sempat berpikir apa yang akan akan dilakukannya di masa depan. Belum lagi setelah menerima warisan, Nyonya Rin tak bisa meninggalkan perusahaan begitu saja.


"Mungkin aku hanya akan mengurus masalah warisan itu dan memperbaiki beberapa kerusakan yang sebelumnya terjadi. Kenapa kamu bertanya ini?" tanyanya heran.


"Ada satu hal yang harus kamu tahu ..." Nola berniat untuk memberi tahu Nyonya Rin lebih dulu sebelum.


Hanya butuh serempak jam mereka mengobrol sebelum akhirnya Nyonya Rin pergi. Wanita itu tampak lega dan lebih santai setelah mengobrol dengan Nola. Keduanya baru saja bicara tentang apa yang akan dilakukan Hiiro di masa depan. Karena Nyonya Rin tidak keberatan dengan kondisi Hiiro, gadis itu akan membawanya ke negara A untuk dilatih.


"Apa saja yang kamu bicarakan dengannya hingga cukup lama." Halbert sudah menunggu gadis itu di kamar tapi belum datang sama sekali. Mau tidak mau, Halbert menunggu di ambang pintu.


Gadis itu baru terlihat setelah ia menunggu cukup lama. Halbert tidak mau mengakui dirinya menunggu lama di sini. Ia sendiri sedikit gengsi, jadi tidak mengakuinya.


"Dia mengizinkan ku untuk membawa Hiiro ke negara A." Nola tampak senang.


Halbert sedikit tidak suka. Sebelumnya ada Takahiro Ren yang membuatnya merasa bahagia. Kini bahkan Hiiro. Haruskah dia dan Nola segera memiliki anak agar keduanya menjauh?


"Apakah kamu yakin?" Halbert memastikan jika semua itu hanyalah ilusi.


"Tentu saja. Ada apa? Mungkinkah kamu tidak suka?"


"Aku memang tidak suka. Tapi rumah kebetulan sepi, biarkan dia hidup."


Tapi karena Halbert juga tidak mempermasalahkan hal tersebut, Nola tidak banyak membicarakannya. Pria itu segera meraih pinggang istrinya dan menutup pintu kamar dengan hati-hati. Suhu di ruangan tiba-tiba saja memanas.


Nola belum sempat mengatakan sesuatu dan ciuman tiba-tiba saja membuatnya kesalahan. Keinginan kuat pria itu tak bisa ditahan tapi pada akhirnya tidak bisa menembus lapisan terakhir.


Gadis itu belum terlalu sehat dan tidak ingin membuatnya lelah. Jadi Halbert hanya bisa pergi untuk mandi air dingin.


Malam ini, airnya sangat dingin. Halbert mandi dengan cepat dan tidur sambil memeluk istrinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa hari kemudian, Nola dan Halbert sudah waktunya untuk kembali ke negara A. Tapi Hiiro tidak langsung pergi bersama mereka, melainkan masih tinggal dengan keluarga di Ren.


Nyonya Rin juga sudah kembali sehingga Nola bisa tenang.


Melihat keduanya akan pergi, Pria Tua Ren tidak terlalu senang. "Apakah kalian harus benar-benar kembali sekarang?"


Nola mengangguk. "Suamiku masih harus mengurus pekerjaannya di sana. Kami tidak bisa tinggal lebih lama. Lagi pula kami juga liburan cukup lama di sini. Sudah waktunya untuk kembali," jelasnya.


"Kalau begitu kamu bisa yakin. Setelah kondisi anak itu di sini lebih baik, aku akan mengantarnya ke tempatmu dengan tepat. Tapi ... bagaimana caranya kamu akan menghadapi orang-orang itu?"


Sudah beberapa hari sejak Nola dan Halbert datang ke rumah, orang-orang yang disuruh oleh Organisasi Supernatural Dunia datang untuk menangkap Nola. Tapi tidak tahu apa yang terjadi, mereka gagal. Harusnya Halbert menggunakan beberapa trik untuk menjatuhkan mereka.


"Oh, kami akan mengurusnya saat tiba di Negara A. Jangan menbiarkan orang-orang itu mengotori tempat ini."


"Kalau begitu berhati-hati lah," kata Pria Tua Ren.


"Terima kasih." Nola sedikit membungkuk ke arahnya dsn pergi bersama Halbert.


Benar saja, saat mereka pergi, anak buah yang ditugaskan eh Organisasi Supernatural Dunia untuk menangkap Nola juga mengikuti diam-diam. Mereka ingin menyergap di tengah jalan. Sangat disayangkan bahwa pihak lain lebih licik daripada dugaan mereka.


"Bos, jika terus begini, kita tidak akan mampu menangkapnya." Salah satu anak buah yang sering terkena sial saat berurusan dengan Nola pun mulai kesal dan marah.


Bahkan bos mereka tak terkecuali. Dia sudah kehilangan banyak anak buahnya. Mereka tidak tahu hilang kenapa. Hanya saja dia pasti sudah yakin jika Nola tahu keberadaannya.


"Mereka akan kembali ke negara A. Kita akan mengurusnya saat tiba di sana." Bos yang juga kesal akhirnya tesus mengikuti Nola dengan halus.


Tugas yang diberikan bos tidaklah mudah dan bayarannya jug tinggi. Sangat disayangkan jika Nola itu bukan kesemek lembut. Yang lebih tidak terduga lagi adakah Halbert.


"Sejak kapan pria di sampingnya bisa menggunakan aura supernatural?" gumam bos kelompok itu sangat heran.