
Nola memperhatikan keduanya yang bertengkar karena masalah bulu dan bau. Sepertinya dia dilupakan saat ini. Jadi Nola kembali berlari lebih jauh meski sedikit kelelahan.
Serigala hitam supernatural melolong panjang tanpa memedulikan Orange di kepalanya. Ia memanggil kawanannya.
"Anjing bau! Jangan pikir hanya kamu yang bisa melakukannya! Aku juga bisa!"
Jika serigala hitam supernatural bisa memanggil kawanan lainnya dengan kekuatan penguasa, Orange juga bisa.
Serigala hitam supernatural tertawa seperti mendengar lelucon paling konyol tahun ini.
"Hanya suara mengeongmu seperti tangisan anak kucing?" Dia masih tak bisa berhenti tertawa. "Cobalah kalau bisa. Aku ingin tahu kucing pemberani mana yang akan melawan anjing hutan."
Serigala hitam supernatural menyadari jika Nola sudah berlari lagi. "Sial! Ini semua gara-gara kucing sialanmu!" Dia pun berlari mengejar.
Tuannya meminta dia untuk menangkap Nola dan menahannya. Tapi dia malah terjerat dengan seekor kucing. Mau bagaimana lagi, binatang tetaplah binatang. Apakah ada yang lebih penting selain melawan pengganggu di kepalanya?
Dia melolong lagi, kini lebih keras dari sebelumnya. Dan Orange juga mengeong keras. Suara itu menjadi perpaduan suara yang unik.
Di kejauhan, para serigala liar mendengarkan lolongan pemimpin, langsung berlari ke arah suara. Serigala adalah binatang berkelompok. Insting mereka sangat kuat satu sama lain.
Adapun Nola saat itu, dia berlari semakin jauh. Dan langit mulai gelap perlahan. Sudah hampir malam. Dia sempat berhenti karena kelelahan. Gaun yang dipakainya sedikit kotor dan kusut.
Hingga akhirnya dia pun berhenti. "Ini sudah jauh. Cukup bagiku untuk bisa mengendalikan serigala itu. Aku harap Halbert masih mengecoh Helliu saat ini.
Melihat langit yang akan benar-benar gelap, Nola harus mempersingkat waktu.
"Manusia! Jangan lari lagi! Tidak ada gunanya bagimu untuk lari! Hari ini aku akan menahanmu!" Serigala hitam supernatural tiba dengan Orange di atas tubuhnya. Dia bersin lagi.
Kucing itu sama sekali tidak mau turun dari tubuhnya.
"Tuan!" Orange akhirnya melompat ke pelukan Nola tanpa kesulitan.
Gadis itu menangkapnya. "Kerja bagus."
"Tidak masalah Tuan."
Serigala hitam supernatural bingung dengan interaksi keduanya. Apanya yang kerja bagus? Bagus membuat kepalanya botak?!
Para serigala liar di sekitar hutan tersebut akhirnya bermunculan satu persatu. Menggeram ke arah Nola dan mengepungnya.
Kini serigala hitam supernatural sangat percaya diri. "Lihat, pasukan yang kupanggil sudah cukup membuat tubuhmu botak, kucing jelek!" ejeknya.
"Meow! Ini hanya anjing hutan, meow!!" Orange berteriak padanya.
Indera penderita binatang sangat sensitif. Telinga serigala hitam supernatural bergerak, merasakan ada sesuatu yang sedang mendekat.
Dia menatap tajam ke segala arah dengan waspada. Suara lari yang kencang dan bertenaga membuatnya terancam. Kemudian mereka mendengar auman kucing besar dari kejauhan.
Karena langit sudah gelap sekarang, mereka tak bisa melihatnya.
"Kucing? Kucing besar mana? Harimau atau singa?" Serigala hitam supernatural menebak.
Beberapa serigala liar tampak sangat ketakutan. Walaupun berada dalam pengaruh serigala hitam supernatural, insting ketakutan mereka terhadap musuh yang lebih kuat juga sangat bagus.
Suara auman semakin dekat hingga akhirnya, dua ekor macan tutul melompat tinggi dan berdiri di depan Nola. Keduanya memiliki corak yang hampir menyerupai hati. Bukan hanya itu, ukuran mereka juga besar.
Serigala hitam supernatural bahkan sedikit kecil daripada keduanya.
Moly dan Mola datang setelah mendengar suara Orange. Di mata keduanya, Orange seperti seorang ayah yang merawat mereka sejak usia tiga bulan.
"Moly, Mola, akhirnya kalian datang! Lihat para anjing bau itu, mereka berani menggertak pemilik!" Orange mengadu.
Kedua macan tutul itu mengaum pada serigala hitam supernatural.
"Macan tutul supernatural! Dari mana datangnya kedua kucing besar ini?" Serigala hitam supernatural mundur sedikit.
Serigala hitam supernatural menggelengkan kepala, mencoba menghilangkan rasa pusing dan mata kabut. Lalu dia mengeluarkan erangan kesakitan.
Baru kemudian menyadari jika Nola mengangkat tangan ke arahnya. Entah sejak kapan. Tapi dia tahu pasti karena dirinya.
"Manusia, apa yang kamu lakukan padaku? Rasa sakitnya seperti akan melepas kontrak secara paksa. Kamu tidak bermaksud untuk—"
Sebelum serigala hitam supernatural melanjutkan kata-kata, Nola menambahkan tekanan lagi ke dalam pikirannya. Serigala hitam supernatural semakin kesakitan. Para serigala liar semakin mundur dan akhirnya melarikan diri.
Mereka masih ingin melanjutkan hidup dan garis keturunan! Kenapa harus tinggal di sini untuk disantap macan tutul?
"Sakit!! Kepalaku sakit! Hentikan, hentikan!" Serigala hitam supernatural berguling di tanah yang penuh dengan dedaunan kering.
Tak butuh waktu lama, binatang itu pun pingsan.
Nola menghela napas lega dan menarik tangannya kembali. "Ini cukup melelahkan."
"Tuan, kamu luar biasa!" Orange memuji.
Nola baru mengetahui jika dirinya mampu mempelajari teknik pengendali binatang beberapa bulan lalu. Semuanya berawal dari Jaley Scott yang curiga karena Nola disukai banyak hewan.
Ternyata bukan karena aura keberuntungan di tubuhnya saja. Ini memang bakat alami Nola sebagai pengendali binatang.
Jaley Scott memberi dia teknik yang bersangkutan dengan pengendali pikiran binatang supernatural.
Ini pertama kalinya Nola bereksperimen langsung dengan binatang supernatural tingkat tinggi. Berhasil, tapi cukup menguras tenaga.
"Dengan ini, seharusnya baik-baik saja bukan?" Nola mengerutkan kening.
"Jangan khawatir, Tuan. Ketika anjing bau itu bangun, dia tidak lagi dalam kendali Helliu."
Memang tak lama kemudian, serigala hitam supernatural itu siuman dengan kepala pusing.
"Apa yang terjadi padaku? Kenapa aku di sini?" Serigala hitam supernatural menatap sekitar.
Lalu pandangannya tertuju pada Nola. Dia tertegun sebentar. Kemudian ekspresi berubah jinak.
"Gadis cantik ini baunya sangat harum. Penuh aura keberuntungan di tubuhnya. Gadis! Maukah kamu membawaku bersamamu? Aku bisa menjadi anjing yang baik."
Serigala hitam supernatural mengibaskan ekor dan menjulurkan lidah seperti anjing peliharaan. Terlihat sangat baik dan lucu.
"..." Nola, Orange, Moly dan Mola tidak menyadari jika serigala hitam itu akan bertingkah seperti anak anjing.
Nola tidak tahu harus berkata apa. "Benar saja, mau bagaimana pun juga serigala seperti seekor anjing peliharaan," gumamnya.
Karena serigala hitam supernatural sudah terlepas dari kontrak, maka Helliu juga mengetahuinya. Bukan hanya itu, pria kekar bertato itu mengalami serangan balik. Dia muntah darah.
Helliu membelalak tak percaya lalu menggeram, sangat marah hingga ingin membunuh orang.
"Nola Neilson!!! Beraninya memutus kontrak antara Black denganku!! Aku pasti akan membunuhmu!" teriaknya membuat bulu kuduk siapapun berdiri.
Black adalah nama serigala hitam supernatural. Binatang itu dia besarkan sendiri sejak kecil. Tanpa diduga, Nola mampu memutuskan kontraknya.
Alasan kenapa Helliu bisa tahu bahwa Nola pelakunya, tentu saja penglihatan Black. Apa yang dilihat Black bisa dilihat oleh mata Helliu juga.
Itulah kenapa dia tidak ragu mengutus Black untuk menangkap Nola. Ia akan tahu jika gadis itu bersembunyi.
Ia pun segera balik badan dan lari dengan cepat ke arah hutan di seberang jalan. Halbert mengikutinya tanpa ragu.
Walaupun pemandangan di sekitarnya gelap, matanya menangkap semua benda dengan baik.
Kali ini, Nola dalam bahaya besar! Halbert tidak mungkin membiarkan gadis itu mengalami kecelakaan seperti tahun lalu.