Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
Livia & Naoki Spring in Kyoto


Nih buat readers kesayangan yang kangen Livia dan Naoki aku buatin part part kaya gini mau gak?


Ini hanya percobaan semata, kalau banyak yang mau aku lanjutin dikit2 ❤❤❤


Livia Putri Artajaya, dengan tatapan penuh cinta yang terpancar di mata indahnya memandangi wajah tampan suaminya, Yamada Naoki. Pria Jepang tertampan di seluruh muka bumi ini menurut Livia, pria berhati malaikat yang pernah ia sakiti dengan pengihanatan besar yang mungkin jika di lakukan kepada pria lain, tidak akan ada lagi pintu maaf yang terbuka untuk Livia.


Tetapi tidak bagi Naoki, sebesar apa pun kesalahan Livia di masa lalu, Livia adalah satu-satunya wanita yang ia cinta, Livia adalah satu-satunya wanita yang ia inginkan, bahkan jika Livia tidak kembali menjadi miliknya, Naoki pernah bersumpah di dalam hatinya tidak akan menikahi satu pun wanita di dunia ini, bagi Naoki hanya Livia yang berhak mendapatkan cintanya.


Takdir sungguh manis, pria pilihan Livia menghianatinya berulang kali dan pernikahan mereka kandas dalam waktu dua tahun, dan di sinilah sekarang, Naoki dan Livia sedang merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang pertama di Kyoto dan Livia sedang mengandung buah cinta mereka yang pertama.


Kyoto, satu-satunya kota tempat favorit Livia, begitu banyak kota yang cantik di Jepang namun wanita itu hanya menyukai Kyoto, sudah tidak terhitung berapa puluh kali dalam setahun Livia menggunakan layanan kereta Shinkansen dari Tokyo menuju ke Kyoto, begitu juga sebaliknya.


Naoki bahkan sengaja membelikan sebuah Pent house di sana untuk tempat tinggal sementara karena hampir setiap minggu istrinya merengek ingin pergi ke Kyoto.


“Sayangku, apa yang kau pikirkan?” Naoki bertanya dengan nada yang sangat lembut seraya menyelipkan anak rambut ke belakang telinga Livia. Mereka sedang menikmati indahnya bunga Sakura yang sedang bermekaran di akhir musim semi, ini adalah musim semi pertama di Kyoto bagi mereka setelah resmi menikah.


“Hubby apakah putri kita akan secantik bunga Sakura?” Livia justru balik bertanya sambil mengelus perutnya yang belum terlalu membuncit, usia kandungannya baru menginjak lima bulan saat itu.


“Dia pasti cantik sepertimu, dia juga akan seindah bunga sakura,” jawab Naoki dengan nada hangat.


“Andai nama adikmu bukan Sakura aku ingin menamainya Sakura,” kata Livia.


“Aku rasa Keiko lebih cocok untuknya nanti.”


“Nama yang indah.” Seringai Livia.


“Aku merindukan Derren dan Joe,” gumam Livia lirih, bibirnya menyunggingkan senyum manis, Derren dan Jonathan adalah dua anak hasil dari pernikahan Livia dan Andrew yang kandas dalam waktu dua tahun.


“Bunda dan Mommy menjaga mereka dengan baik, kau jangan khawatir.” Naoki berkata seraya menyelipkan anak rambut Livia yang terbang terkena angin, Naoki juga mengambil kelopak bunga sakura yang berguguran dan jatuh di atas rambut istrinya dan menyingkirkannya.


“Apa kita akan datang ke sini lagi tahun depan?”


Naoki justru tertawa ringan dan berucap, “kau seperti tidak pernah ke sini saja, kau datang ke Kyoto hampir setiap minggu sayangku.”


“Seharusnya kau menikahiku sejak lama dan kita telah memiliki kebahagiaan ini, seharusnya Joe dan Derren adalah putramu,” gumam Livia, ia selalu mengatakan itu setiap mengingat pahitnya pengihanatan suami pertamanya dulu.


“Meski Derren dan Jonathan bukan putra kandungku mereka tetap putraku, jangan menyesali nasib yang telah kita lalui,” kata Naoki dengan nada yang selalu menenangkan perasan Livia.


Kedua sejoli itu berjalan sambil bergandengan tangan sambil sesekali bersenda gurau, mereka juga mengambil banyak foto di bawah indahnya bunga sakura.


Udara begitu hangat dan sejuk, embusan angin sepoi-sepoi menerbangkan kelopak bunga Sakura membuat sebagian jalanan yang sedang mereka lewati seperti hamparan bunga yang indah.


Livia merapatkan tubuhnya dan sedikit berjinjit, ia mengecup bibir suaminya tanpa mempedulikan orang di sekitar mereka yang berlalu-lalang, ia kemudian menyeringai dan menyeret pergelangan tangan suaminya, kembali melangkahkan kakinya menyusuri indahnya Kyoto.



BACA JUGA YAH CHAT STORY KU 😙😙😙😙


JANGAN LUPA TAP JEMPOLNYA ❤❤❤❤