Found Love In Kyoto

Found Love In Kyoto
#Series 81


“Tuan Nobu, saya datang untuk membatalkan perjanjian kontrak kerja sama kita, saya akan membayar semua biaya finalty nya” kata Tiffany pagi itu di ruang kerja perusahaan milik Nobu.


Tentu saja Nobu terkejut, ia bahkan tidak menyangka Tiffany melakukan hal seperti itu.


“maaf Miss Tiffany apa maksud anda?”


“maksud saya jelas saya ingin membatalkan perjanjian kerja sama kita”


“apakah pihak kami melakukan kesalahan?” tanya Nobu dengan ekspresi bingung


“sama sekali tidak, tapi saya berubah pikiran” kata Tiffany dengan tatapan mata dingin.


500.000 dolar bukan uang banyak baginya sekarang itu hanya seharga sebuah gaun pesta yang bisa ia pesan di brand ternama dunia, satu buah gaun haute couture.


Jadi, apa itu Haute Couture? Predikat ini tidak sembarang diberikan pada gaun-gaun yang memiliki desain over the top seharga ratusan juta rupiah. Hanya orang-orang yang mendapat pengesahan dari Le Chambre Syndicale de la Haute Couture di Paris. Melalui pengawasan dari badan ini, para perancang busana yang dianggap menghasilkan karya unik dan desain yang berkualitaslah yang berhak mendapatkan label Haute Couture. Jadi, Haute Couture hanyalah untuk desain, material, dan taste yang tinggi.


Proses membuatnya pun tidak mudah. Diperlukan konsep matang, inovasi, dan ribuan jam kerja untuk menjadikan karya penuh cita rasa tinggi di atas panggung mode. Tak kalah menarik, haute couture seringkali dibuat maual dengan tangan, setiap rangkaian payet, sulaman, dan untaian mutiara dilakukan secara manual!


“Miss Tiffany tolong pertimbangkan lagi keputusan anda”


“mohon maaf tuan Nobu, saya tidak bisa, pengacara saya akan mengurus semuanya” kata Tiffany, “saya undur diri dulu” kata Tiffany, ia segera bangkit meninggalkan ruangan itu, meninggalkan Nobu yang sedikit emosi.


Nobu mengejar Tiffany dan menangkap pergelangan tangannya,


“Tiffany, jelaskan ada apa?”


“anda tidak sopan tuan Nobu”


“aku meminta penjelasan, jika alasanmu tepat aku tidak akan membebankan biaya finalty, aku anggap kita impas”


“lepaskan saya” desis Tiffany, ia bisa saja menendang pria ini, namun ini bukan wilayah miliknya, ia tak ingin berurusan dengan hukum.


“jelaskan alasanmu, maka kamu akan kulepaskan”


Nobu mendorong dengan lembut tubuh Tiffany hingga tubuh itu tersandar di dinding.


“Anda tidak sopan tuan Nobu” Tiffany masih terus mempertahankan kesopanannya.


“Tinggalkan suamimu itu, semuanya akan aku berikan padamu”


“apa yang bisa anda berikan pada saya, semua bisa di berikan oleh suami saya”


“kenikmatan di ranjang, aku bisa memberikannya berlipat lipat kali”


“anda salah, suami saya jauh lebih baik segalanya dari pada anda”


“kau akan menyesal membatalkan kerja sama ini Tiffany” geram Nobu dengan suara berat


Bersamaan dengan posisi Tiffany yang terpojok di dinding dan wajah Nobu yang sangat dekat dengan wajahnya, Anastasya datang bersama Taichi.


Tidak membuang kesempatan emas Anastasya yang menggenggam ponselnya segera membidik posisi mereka, sangat tepat, tampak seperti mereka sedang melakukan ciuman panas dari samping.


“eheemmmm” Anastasya terbatuk


Tiffany dengan kasar mendorong tubuh Nobu agar pria itu menjauh, Taichi merasa serba salah, di satu sisi ia adalah teman Tiffany di satu sisi Nobu adalah bosssnya.


“jadi, setelah kau tidak bisa menjaga suamimu, sekarang kau berusaha menggoda kekasih orang lain?” sinis Anastasya “seorang perebut tetaplah perebut, dulu kau merebut Jonathan dari ku dan sekarang kau mau merebut kekasihku, apa Jonathan yang gila di ranjang itu masih kurang bagimu?”


Tiffany tersenyum dengan santai,


“kami memiliki rekaman salinan CCTV di toilet seminggu yang lalu, siapa yang memohon untuk bercinta dengan suamiku? Ku rasa kau masih ingat, atau perlu kami kirimkan rekaman itu kepada kekasih cabulmu itu?” jawab Tiffany tak kalah sinisnya.


Nobu mengepalkan telapak tangannya mendengar Tiffany menyebutnya cabul, ia bahkan belum pernah mencabuli Tiffany, berani beraninya dia! geram Nobu dalam hati


“Taichi jika kau ingin bekerja dengan boss yang memiliki kehormatan kau bisa datang ke Tjiptadjaja Group” kata Tiffany sambil melenggang pergi.


Taichi hanya diam, ia harus bersikap profesional di depan bossnya, ia bisa meminta maaf pada Tiffany nanti, meminta maaf karena ia tak bisa berbuat apa apa saat Tiffany hampir di lecehkan bossnya.


Anastasya dan Nobu memasuki ruang kerja Nobu, pandangan mata Nobu begitu dingin.


“untuk apa kau kesini?” tanya Nobu sambil mendekap tubuh Anastasya


“aku ingin kembali ke Miami, aku bosan di sini, kau sangat sibuk” keluh Anastasya


“Anastasya aku belum menggunakanmu untuk rencanaku” kata Nobu “aku belum merasakan tidur dengan Tiffany, aku menginginkan untuk mencicipi tubuhnya”


Anastasya berdecih


“apa kau buta, tubuhku lebih sexy”


Nobu menangkap tubuh sexy Anastasya , tubuhnya memang indah bak model, namun tubuh Tiffany berisi, Nobu belum pernah menikmati tubuh bersisi seperti itu, ukuran dada Tiffany yang tergolong besar, Nobu ingin sekali merasakannya.


“kau memang sexy tapi dadamu kalah dengan milik Tiffany” geram Nobu


“tentu saja dada Tiffany besar, ia masih menyusui bayinya” kata Anastasya sambil merintih karena Nobu telah menindihnya tanpa foreplay terlebih dahulu


“temui dia dan berpura pura minta maaf, seret dia ke ranjangku, aku akan memberimu 1 juta dolar” ujar Nobu


“baiklah” kata Anastasya bersemangat, antara ia dan Nobu memang hanya sebatas saling memerlukan, Nobu menyukai permainan Anastasya sedangkan Anastasya menyukai uang Nobu.


Di kediaman keluarga Yamada


Seluruh keluarga sedang berkumpul setelah makan malam, semuanya ada di sana kecuali Kenzo.


“bagaimana latihan konsermu Kei?” tanya Naoki


“berjalan dengan sangat baik” kata Keiko


“baguslah” kata naoki sambil meniup teh di gelasnya


“jadi semua harus melihat pertunjukanmu?” tanya Livia


“”ku rasa tidak perlu” kekeh Keiko “berikan saja tiket yang sudah terlanjur ada itu pada teman teman Vicky, Shizuku dan Ayumi” ujar Keiko


“ada apa?” tanya Naoki ingin tahu


“Daddy kau tahu? Ternyata pria yang mengajakku berkolaborasi itu hanya ingin memperalatku saja, ia hanya ingin mendekati Olivia oneesanku”


“apa? Bagaimana mungkin?” Naoki terkejut


“jadi pria itu musisi?” tanya Livia


“sepertinya aku sendiri yang tidak tahu hal ini” kata Naoki, dari nada bicaranya ia seolah merasa di anak tirikan.


“kami juga tidak tahu” kata Jonathan, Tiffany mengangguk angguk


“Takumi menciptakan lagu seperti cinta tak sampai, lagu itu sepertinya untuk Olivia oneesan, ia juga menciptakan sebuah lagu dan ingin lagu itu di nyanyikan oleh Olivia, ia ingin aku menggiring dengan piano”


Derren menatap wajah Olivia, tatapannya tentu saja penuh kecemburuan.


“jadi bagaimana Olivia?” tanya Naoki sambil mengangkat kedua alisnya, namun matanya mengekori Derren yang tampak kesal.


“tidak Daddy, aku tidak ingin menjadi penyanyi” kata Olivia dengan nada sopan


Tatapan mata Derren tentu saja berubah, tampak menghangat.


Livia terkekeh melihat ekspresi wajah putra pertamanya


“Kau harus bekerja ekstra sepertinya Derren” goda Livia


“Olivia hanya mencintaiku mommy” kata Derren percaya diri, Olivia mencubit pinggang suaminya dengan cubitan sayang.


Olivia memang sangat mencintai pria kaku, dingin yang mesum itu.


“ku rasa memang benar kata Derren, seperti mommy kalian yang hanya mencintai daddy” Naoki membela Derren


“kau pandai menyombongkan diri” cibir Livia pada suaminya, Naoki tentu saja tertawa ringan karena cibiran Livia istrinya tersayang.


“jadi aku harus bagaimana?” tanya Keiko


“bagaimana apa Kei? Tanya Livia


“bagaimana cr menyampaikan pada Takumi bahwa Olivia oneesan menolak?” tanya Keiko


Naoki tampak berpikir sebentar.


“begini, ajak bertemu langsung” kata Naoki


“tidak Daddy, aku tidak suka dengan cara pria itu memandang istriku”


Naoki menggelengkan kepalanya.


“Dengarkan daddy dulu, karena ia bermain trik dengan kalian maka kau pun harus bermain trik dengannya, dia memanfaatkan Keiko untuk mencuri Olivia kalian juga harus memanfaatkan dia, ambil sisi positifnya jadikan itu lahan yang saling menguntungkan, tapi buat ia tak mampu lagi melangkah mendekati Olivia” kata Naoki memberikan pandangan,


Keluarga itu berbincang bincang dengan hangat hingga malam menyelimuti kota Tokyo, kemudian berlanjut dengan para pria bermain catur sedangkan para wanita di keluarga itu merawat wajah mereka dengan menggunakan masker. Termasuk Crystal yang selalu tidak ingin ketinggalan dalam perbincangan para wanita di keluarga Yamada.



KASIH FOTO DADDY NAOKI DULU BIAR PADA NGEJERIT PENGEN JADI SITRI ONLEN NAOKI😂😂😂😂


SELAMAT MALAM SAYANGNYA AUTHOR SEMUA 😄😄😄😙😙😙


JANGAN PELIT PELIT AMA JEMPOL YAH NANTI KESEMUTAN BARU TAU RASA 😎😎😎