Cinta Suamiku Untuk Wanita Lain

Cinta Suamiku Untuk Wanita Lain
kedatangan Erna


"Iya, Pa! Aku baik baik saja kok, gak usah hawatir begitu ah." sahut Risma santai dengan seulas senyum yang tentu gak terlihat oleh Pandu.


"Kalau ada apa apa kasih tau aku ya, langsung telpon saja. Baik baik dirumah. I love you sayang." Pandu mengakhiri obrolannya dan melanjutkan kembali bekerja meskipun hatinya masih merasakan cemas yang dia sendiri tidak tau apa yang tengah di cemaskannya.


Risma menghembuskan nafasnya dalam, tak dipungkiri, hatinya juga merasakan sesuatu yang tidak enak, entah itu apa Risma juga tidak bisa menebaknya. Namun Risma selalu meyakinkan dirinya kalau semua akan baik baik saja. Terus melafazkan istighfar disela sela waktunya.


Saat Risma hendak masuk kedalam rumah, telinganya mendengar bel berbunyi. Masih pukul sebelas siang. Tidak mungkin anak anaknya pulang secepat itu, karena Cinta masuk di sekolah full day, akan pulang jam tiga sore dan sampai rumah jam tiga lebih dengan mobil jemputan sekolah. Sedangkan Galang setiap pulang sekolah akan mampir dulu kerumahnya mbak Romlah, dan akan pulang kerumah jam dua siang. Karena dirumah mbak Romlah Galang merasa banyak teman dan akan bermain dulu dengan mereka.


Dengan langkah pelan, Risma menuju pintu utama.


Netranya tak berkedip menatap wanita cantik yang berdandan seksi di hadapannya. Meskipun sempat kaget, namun Risma langsung bisa menguasai keadaan. Risma sudah bisa menebak siapa wanita yang kini tengah berdiri dihadapannya dengan angkuh.


"Maaf, cari siapa?" sapa Risma sopan dan masih berusaha tetap bersikap ramah dan menunjukkan sikap yang begitu tenang.


"Ini rumahnya Pandu Aditama kan?" Erna ganti melontarkan pertanyaan tanpa menjawab lebih dulu pertanyaan dari Risma.


"Iya, benar! Mau cari siapa?" sekali lagi Risma mengulangi pertanyaan nya dan mulai menatap penuh ke arah Erna yang masih dengan sikap angkuhnya.


"Kenalkan, saya Erna. Saya kesini ingin bertemu dengan Pandu Aditama!" Erna menjawab dengan angkuh dan percaya diri.


Risma tersenyum dan tak habis pikir dengan sikap perempuan dihadapannya, dengan pede dan angkuh menanyakan suaminya. Namun dengan begitu, Risma langsung tau, seperti apa wanita yang kini ia hadapi.


"Silahkan masuk, dan katakan tujuan anda mencari suami saya.!" Risma langsung ke pokok masalahnya tanpa mau lagi menunda, karena perempuan seperti Erna memang tidak pantas untuk di hargai, dia sudah menjatuhkan harga dirinya sendiri sebagai seorang wanita dengan mendatangi laki laki yang bahkan tak mau tau tentang dirinya.


"Oh, ini to istri Pandu, pantesan!" sahut Erna sinis dan langsung mengambil tempat duduk tanpa perduli dengan tatapan tajam dari Risma yang mulai jengkel dengan kelakuannya.


"Iya, saya istrinya Pandu. Apa tujuan anda datang kesini, dan ada urusan apa anda mencari suami saya?" Risma melayangkan tatapan tajam pada Erna yang justru tertawa meremehkan ke arah Risma.


"Apa kamu yakin, Pandu sangat mencintai kamu?


Apa kamu gak berpikir kalau dia punya perempuan lain yang jadi selingkuhannya?" Erna melontarkan kalimat yang mampu menyulut emosi Risma, namun Risma menekannya dan memilih bersikap tenang dan santai menghadapi perempuan aneh di hadapannya.


"Tidak ada kewajiban bagi saya harus menjawab pertanyaan dari anda, karena anda bukan siapa siapa buat saya dan suami saya. Bahkan saya tau siapa anda sebelum anda memperkenalkan diri anda." Sahut Risma tenang dengan senyuman yang dibuat seramah mungkin.


"Bohong! Aku tidak pernah bertemu dengan kamu, dari mana kamu tau tentang aku. Tidak usah mengarang cerita." sahut Erna dengan mencebikkan mulutnya tak suka.


"Iya! kita memang tidak pernah bertemu dan baru saja bertemu kan?


Tapi suami saya sudah cerita tentang anda.


Anda Erna temannya dulu waktu masih sekolah dasar, dulu anda gendut dan sekarang jadi cantik dan menjadi model majalah dewasa. Bahkan anda sedang mengejar cinta Suami saya, saya juga sudah tau. Mas Pandu sudah bicara semuanya.


Kemarin saat anda mencarinya di kantor, suamiku juga sudah cerita. Dan Mas Pandu paham seperti apa anda, wanita yang ambisius dan kehilangan rasa malu, jadi suamiku sudah tau langkah apa yang akan anda tempuh, makanya dia cerita dan mengatakan siapa anda agar saya tidak salah paham, ketika anda nekad datang menemui saya. Bukan begitu mbak Erna?" sahut Risma panjang lebar dengan senyuman yang begitu manis, namun begitu menyebalkan bagi Erna yang langsung dibuat kalah telak.


"Bisa saja, suami kamu mengarang cerita. Agar dia aman dan tidak ketahuan selingkuh denganku. Bisa saja begitu bukan?" sahut Erna yang tak mau kalah dan masih berusaha mencari cara untuk membuat drama agar Risma salah paham, akhirnya bermasalah dengan Pandu.


Saya rasa suamiku jujur dan bicara apa adanya.


Kalau dia selingkuh pasti dia akan menyembunyikan selingkuhannya. Tapi justru dia berusaha keras menghindari perempuan yang mengaku ngaku selingkuhannya.


Saya sangat tahu selera suamiku, jadi seperti apapun anda mengarang cerita sebagai selingkuhannya mas Pandu, saya tidak akan pernah percaya. Karena itu sangat ketahuan bohongnya!" Risma membalas ucapan Erna dengan kalimat yang pedas dan penuh dengan sindiran. Hingga membuat Erna semakin kesal dan sakit hati.


"Aku cantik dan jauh lebih seksi dari kamu. Jadi jangan terlalu percaya diri kalau dicintai Pandu sepenuhnya. Karena akan aku pastikan, Pandu akan jatuh dalam pelukan aku." Erna tanpa tau malu mengungkapkan keinginannya yang begitu terobsesi dengan Pandu dan itu semakin membuat Risma geram tapi harus menahannya. Karena tidak ingin terjadi keributan yang bisa mengundang kedatangan tetangganya.


"Itu menurut anda bukan. Tapi sayang, Dimata suamiku istrinya lah yang lebih cantik dan menang segalanya dari anda. Buktinya suamiku begitu menjaga perasaan ku tentang kehadiran anda yang menganggu kenyamanan kami." sahut Risma dengan menekan setiap kalimatnya.


"Akan aku buktikan, Pandu akan meninggalkan kamu dan lebih memilihku. Lihat saja nanti!" Erna sudah kepalang emosi dan bicaranya semakin ngawur hingga membuat Risma ingin tertawa Kala mendengar setiap ucapannya.


"Jangan hinakan dirimu dengan sesuatu yang justru akan mempermalukan dirimu sendiri. Dan jangan pernah sekali kali mengusik rumah tanggaku, karena anfa akan menyesal nantinya." balas Risma tajam dengan suara datarnya. Geram dengan tingkah wanita yang urat malunya sudah putus .


"Mas Pandu sudah sangat menghindari kamu, harusnya kamu malu dan tau diri kalau kehadiran kamu tidak di inginkan suamiku. Jangan bertingkah seperti wanita murahan yang kehilangan harga diri, menjijikkan!" Risma sekali lagi berkata sangat pedas agar Erna tak lagi mengusik ketenangan rumah tangganya, bahkan tak lagi ingin menggunakan bahasa anda ataupun saya lagi terhadap Erna yang semakin ngawur saja tingkahnya.


"Jaga mulut kamu, aku hanya ingin memperjuangkan cintaku. Yaitu Pandu Aditama. Dia lebih pantas berdampingan denganku, lihat saja, suatu saat kamu akan menangisi kepergiannya bersamaku." Erna masih bersikeras mempertahankan keinginannya tanpa tau malu sama sekali.


Risma bertepuk tangan dengan senyuman mengejek ke arah Erna yang langsung menatapnya tajam.


"Hebat sekali kamu. Tapi sayang, suamiku tidak akan pernah tergoda dengan wanita sepertimu. Pandu sudah sangat tergila gila pada istrinya dan sangat mencintai anak anaknya, sampai sampai sedikitpun Pandu tidak mengambil gajinya. Semua diberikannya untukku. Dan itu berlaku untuk semua bisnisnya. Mas Pandu sangat mencintaiku, hingga merelakan seluruh hartanya diserahkan padaku. Apakah itu tidak cukup bukti, jika suamiku begitu memujaku, istri yang sangat dicintainya." sahut Risma tenang dengan senyuman yang begitu ramah.


Erna langsung menegang mendengar penuturan Risma yang diluar dugaannya.


Matanya terus menatap dalam ke arah Risma yang nampak begitu tenang bahkan kini tersenyum meremehkan kearahnya.


"Impossible." gumam Erna lirih sambil mengepalkan kedua tangannya.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Hay kak, haturnuhun sudah membaca karya Hawa.


Yuk baca juga novel terbaru Hawa yang berjudul:


#Cinta Berbalut Nafsu


#Kasih Sayang Yang Salah


#Negeri Dongeng Alisia


Yuk kak mampir disana juga ya, dan jangan lupa kasih love, like n komentarnya.


Haturnuhun semua, salam sayang dari jauh ❤️🔥