
Sejak kejadian mereka mengetahui kebenaran dimasa lalu, xiao shi dan zhao sudah tidak pernah bertemu lagi.
Semua itu bukan tanpa alasan, zhao selama satu Minggu ini sibuk mencari tahu nama nama yang dia ketahui. Mencari asal usul dan kisah kisahnya.
Namun, selama seminggu dia mencari hasilnya nihil. Jika ini semua tentang dewa, bukankah seharusnya sejarah dan catatan nya ada? Sepertinya semua ini ada yang aneh.
Hari ini, untuk pertama kalinya lagi zhao memutuskan untuk bertemu dengan Xiao Shi.
Mereka berdua berada di ruang kerja Zhao sekarang.
" Jika dilihat saat itu, sepertinya kau sudah sangat mengetahui keadaan. Apa itu bukan pertama kalinya untukmu?"
" Benar, aku sering mengalaminya"
" Siapa mereka?"
" Mana aku tahu, kalaupun aku tahu aku tidak akan membaginya denganmu dan tentu saja tidak akan disini, aku akan pergi ke langit dan mencari tahunya sendiri" cerocos Xiao Shi.
" Langit? Ya benar, aku harusnya kesana" ucap nya bersemangat.
" Kau hanya menbuang waktu mu jika kesana"
" Kenapa? "
"" Apa kau pikir aku tidak pernah mencobanya?... Aku pernah melakukannya, dan itu terlihat sangat disembunyikan. Mungkin ini memang belum waktunya kita tahu, jangan memaksakan kehendak langit" ucapnya santai. Tanpa ia sadari, justru ia telah melakukan satu kesalahan yang cukup serius.
" Sebentar, kau bilang kau pernah mencoba untuk mengunjungi langit?" Tanya zhao memastikan.
Xiao shi mengangguk.
" Dan orang-orang langit seperti menutupinya darimu?"
Xiao shi mengangguk lagi. " Kau ini knpa ?"
Raut wajah zhao langsung berubah, menjadi semakin dikenal sebagai orang yang kaku. Ekspresinya sangat lurus seperti jalan tol.
Namun itu semua terbantahkan dengan hal bahwa Zhao menghampiri xiao shi yang berada dikursinya, zhao menaruh kedua tangan nya pada kedua sisi kursi yang diduduki oleh xiao shi. Sehingga ini terlihat seolah zhao sedang mengunci pergerakan xiao shi sekarang..
" Sepertinya banyak hal yang kau sembunyikan dariku, Permaisuri" bisiknya tepat di telinga Xiao Shi.
"A-ak-a— aku tidak menyembunyikan apapun" sergahnya. Jantung berdetak sangat cepat sekarang. Sial, semoga saja kaisar tidak mendengar nya.
" Benarkah? Lalu kenapa kau bisa mengunjungi langit?"
'bodoh!' xiao shi merutuki dirinya sendiri. Bagaimana bisa dia terlupa akan hal itu, orang yang bisa mengunjungi langit tentu saja bukan orang dengan tingkatan sihir sembarangan.
Zhao menarik dirinya dan berdiri sambil menyilangkan kedua lengan di dadanya. " Saat menjadi Ling, kau memiliki tingkatan sihir ke 4, tingkatan itu tidak bisa mengunjungi langit dan bertemu para dewa. Dan..." Zhao menggantung ucapannya.
" Selama kau menjadi permaisuri, kau seperti manusia tanpa sihir apapun. Katakan, sebenarnya kau berada di tingkat berapa?"
Glek!
Xiao shi menelan ludahnya sendiri. Apa yang harus dia katakan? Bagaimana bisa dia lupa mengenai skenarionya yang itu.
" Jika kau tidak ingin mengatakan nya, makaa..."
" Maka...?"
" Maka, layani aku malam ini"
Xiao Shi melotot. Sial! Pikirnya. Permintaan macam apa ini? Bisa-bisanya kaisar itu mengancamnya dengan hal seperti itu.
" Bagaimana, permaisuri?"
" Baiklah, aku akan mengatakan nya" ucap nya pasrah. Sepertinya ini lebih baik daripada melayani pria itu. Dia belum siap melayaninya sebagai seorang istri.
" Jangan berbohong sedikit pun"
Xiao Shi mengangguk. Dia membenarkan posisi duduknya dan menarik nafasnya dalam-dalam guna membuka tekanan sihirnya.
Sedikit demi sedikit tekanan nya mulai terlepas. Zhao mulai bisa mendeteksi sihir Xiao Shi, tingkat 5, 6, 7.
' kenapa sihirnya terus meningkat?' batin zhao.
Sampai akhirnya seluruh tekanannya terbuka, dan bisa zhao rasakan bahwa xiao shi berada di tingkatan sihir tertinggi.
" K-kau....bagaimana bisa?" Zhao terkejut.
Sedangkan huang li, kasim han, yuan, yanran dan feng yue saling melihat satu sama lain. Mereka panik dan terkejut, takut-takut sesuatu terjadi didalam sana. Atau mungkin ada penyergapan yang lolos dari pengamanannya.
Tanpa aba-aba mereka semua masuk dan menerobos ruangan Zhao sambil mengacungkan pedang mereka.
Braakkkk!
" Yang Mulia?!"
Xiao shi dan Zhao langsung menoleh begitu saja ketika pintu didobrak oleh orang-orang nya.
" Apa yang kalian lakukan?!" Tanya Xiao shi.
" Apa disini ada penyusup? " Tanya Feng Yue.
" Tidak" jawab Xiao Shi.
Saat feng yue hendak bertanya lagi, tiba-tiba perhatiannya teralih pada Huang Li dan kasim han yang tiba-tiba sesak nafas. Mereka meremas baju mereka karna merasa kesakitan.
Bagaimana tidak? Tentu saja mereka akan sesak karna feng yue, yuan dan yanran juga sudah tidak menyembunyikan ataupun menekan sihirnya. 5 orang dengan sihir tinggi berada dalam satu tempat yang sama dan dengan jarak yang sangat dekat, tentu saja akan sangat berakibat bagi sekitarnya.
Mengetahui apa yang terjadi, xiao shi langsung meminta mereka semua termasuk kaisar untuk kembali menekan sihirnya.
Setelah semua menjadi normal, huang li dan kasim han juga mulai bisa bernafas normal lagi.
" Aku perlu bicara dengan kalian semua" ucap zhao melihat ke arah para pelayan Xiao Shi.
Mereka bertiga hanya saling pandang satu sama lain dan menunduk. " Baik yang mulia"
Kini semuanya duduk melingkar di ruangan kerja zhao, termasuk kasim han dan huang li.
" Aku yakin kejadian tadi bukan kebetulan atau halusinasiku semata. Bagaimana bisa, kalian memiliki tingkatan sihir tertinggi?" Tanya zhao.
Kasim Han dan huang li yang mendengar itu sangatlah terkejut. Para pelayan permaisuri ini memiliki tingkatan sihir tertinggi? Itu artinya mereka setara dengan kaisar. Bagaimana bisa?
Feng Yue melihat ke arah Xiao shi meminta persetujuan, mau tidak mau xiao shi mengizinkannya. Karna ini semua sudah terlanjur terjadi.
Feng yue mulai menjelaskan semuanya, alasan bagaimana dan kenapa mereka bisa mencapai sihir tertinggi. Bahkan Feng Yue juga menjelaskan bagaimana mereka bertemu dengan xiao shi lalu diangkat menjadi pelayan nya.
Tidak ada hal yang terlewat, semua ia katakan dari awal sampai akhir, termasuk kekurangan mereka walaupun berada di tingkat sihir tertinggi.
" Walaupun seperti itu yang mulia, kami tidak abadi. Kami akan tetap mati jika terluka" ujar feng yue.
" Itu artinya kalian memiliki tingkatan yang sama dengan permaisuri. Bukankah ada kemungkinan kalian akan mengkhianati nya? Kalian bisa dengan mudah melukainya dengan sihir itu" tidak sedikit yang zhao ketahui mengenai penghianatan karna tingkatan sihir yang sama. Dia takut Permaisuri nya akan mengalami hal yang sama.
Feng Yue menggelengkan kepalanya, dia menunjukkan telapak tangannya pada semua orang.
Terlihat disana ada sebuah tanda berbentuk daun. Tanda itu sepertinya berada didalam kulit.
" Ini adalah tanda bahwa kami adalah orang orang dibawah pimpinan permaisuri. Dengan tanda ini, tak ada seorang pun yang bisa melakukan kejahatan bahkan penghianatan" jelas feng Yue.
" Kenapa? Apa istimewanya tanda itu?" Tanya zhao.
" Saat seseorang berhianat, tanda itu akan membuatnya kehilangan seluruh darah dalam tubuhnya, dia akan mati dengan keadaan tubuh yang sangat mengenaskan" feng Yue menjawab sambil menutup matanya, dia terbayang akan beberapa orang yg pernah mengalami hal itu.
" Jangankan berhianat, berpikir untuk menghianatiku saja mereka akan langsung mati" timpal xiao shi.
Huang Li dan kasim han bergidik ngeri. Mereka pikir selama ini xiao shi dan orang orangnya adalah orang bodoh. Ternyata mereka berdualah yang bodoh. Nasib, nasib.
" Aku mengerti. Jadi, jika kalian berada di tingkat sihir tertinggi, itu artinya kalian mengetahui orang yang kusuruh untuk memantau kalian?" Selidiknya.
" Fu tong milikku yang mulia" celetuk Xiao Shi.
" Milikmu? Apa yang kau maksud, permaisuri?!"
|
|
|
|
|
bersambung.....