
Yanran menghela nafas mencoba menenangkan dirinya yang sedang memberanikan diri untuk mengatakan semua pertanyaan nya selama ini kepada Xiao Shi, pagi tadi dia memutuskan untuk menemui Xiao Shi. Saat dirumah dia sudah yakin akan menanyakan banyak sekali pertanyaan, tapi kenapa saat sudah bertemu langsung dengan Xiao Shi dia mendadak diam seribu bahasa, pertanyaan yang sudah disiapkan tadi tiba-tiba lenyap begitu saja.
" Jadi, kau sudah memutuskan untuk menemuiku sekarang?" tanya Xiao Shi.
Yanran *******-***** tangan nya gugup, " Be-benar Yang Mulia"
Melihat kegugupan Yanran, Xiao Shi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Mencoba meraih cangkir diatas meja dan menuangkan teh hangat kedalam nya. " Nah, minumlah dulu. Tenangkan dirimu"
" Terimakasih Yang Mulia" ucap Yanran dan langsung meneguk teh nya dalam satu tegukan.
" Sudah lebih tenang?"
" Sedikit lebih baik Yang Mulia"
" Apa yang ingin kau tanyakan?"
Dengan ragu-ragu namun penuh keyakinan Yanran mencoba untuk menatap Xiao Shi. " Mengapa anda memulangkan saya ke rumah Yang Mulia? Apakah selama ini saya banyak melakukan kesalahan dalam melayani anda? Maafkan saya jika saya lancang Yang Mulia, akan tetapi jika dilihat dari hal yang sedang anda rencanakan dengan ayahku adalah hal yang penting, bukankah seharusnya anda membutuhkan saya? Tapi anda lebih memilih memulangkan saya disaat saat penting seperti ini"
Ya, dia akhirnya berhasil mengungkapkan semua yang ada dipikiran nya selama ini.
" Yanran, aku—"
Belum sempat Xiao Shi menyelesaikan ucapan nya, Yanran tiba-tiba saja langsung bersujud.
" Maafkan saya jika saya lancang Yang Mulia, tapi ini adalah benar-benar hal yang ingin saya tanyakan. Saya merasa seperti saya tidak berhasil mendapat kepercayaan anda selama ini Yang Mulia, itu membuat saya kecewa terhadap diri saya sendiri. Saya---maafkan kelancangan saya karna bertanya seperti ini Yang Mulia"
Xiao Shi menghela nafas nya lalu tersenyum, " Bangunlah Yanran"
" Maafkan saya Yang Mulia, saya memang lancang" ucapnya, namun dia tidak bergerak ataupun menandakan kebangkitan nya dari posisi bersujud itu.
" Jika kau memang ingin aku maafkan, maka bangunlah. Aku tidak akan mengatakan nya lagi" ucap Xiao Shi mulai kesal.
Yanran yang sedikit terkejut dan takut pun akhirnya bangkit dan kembali ke posisi semula, duduk sambil *******-***** tangan nya.
" Kau ingin mendengarkan alasanku?"
" Tentu Yang Mulia, jika anda mengizinkan"
" Maka aku mengizinkan. Dengarkan aku Yanran, semua ucapan dan pemikiranmu memang benar, tapi sebagian besarnya salah."
Yanran mengerutkan keningnya " Apa maksudnya Yang Mulia?"
" Aku memulangkanmu ke rumah bukan karna aku tidak mempercayaimu. Tapi karna aku peduli padamu. Kau benar, hal yang sedang aku lakukan dengan ayahmu memanglah sangat penting, dan justru karna itulah aku memulangkanmu. Karna hal ini sangat penting, aku takut kau terluka, aku tidak ingin musuh menyakitimu karna kau terlihat ikut campur dalam masalah ini. Walaupun dengan memulangkanmu tidak menjamin sepenuhnya, tapi setidaknya kau tidak ikut andil dalam hal ini"
Sebenarnya Yanran sangat tersentuh dengan penjelasan Xiao Shi, tapi tetap saja bukan ini yang dia inginkan.
" Saya sangat bersyukur anda mempedulikan saya Yang Mulia. Tapi melayani anda adalah tugas hamba, susah maupun senang, bahkan jika harus menyerahkan nyawa, hamba siap Yang Mulia"
Jujur saja, Xiao Shi sedikit terkejut dengan penuturan Yanran. " Bagaimana dengan Ayahmu? Jika kau menyerahkan nyawamu, dia yang akan sangat kehilanganmu Yanran"
Yanran tersenyum dengan bangga dan sangat percaya diri. " Sebelum menjadi pelayan anda, memang inilah yang diajarkan oleh ayah Yang Mulia"
" Aku mengerti. Lalu sekarang kau ingin tetap ikut serta dalam setiap perjalanan dan rencanaku? Walaupun itu artinya siap kehilangan nyawamu sendiri?" tanya Xiao Shi memastikan.
" Benar Yang Mulia" jawaban yang diberikan oleh Yanran ini terdengar sangat yakin.
" Baiklah. Berapa tingkatan sihirmu?"
" Saya berada ditingkat 6 Yang Mulia"
" Berlatih ??" beo Yanran.
" Yuan!! Feng Yue!!" seru Xiao Shi.
Dua orang yang dipanggil itu segera masuk kedalam dan menghampiri Xiao Shi memberikan hormat nya. " Ada apa Yang Mulia?"
" Kalian akan mempunyai murid baru, Yanran akan bergabung dengan kita. Kenalkan dan jelaskan semua hal yang perlu, dan latih dia sampai berada di tingkat 10"
" Baik Yang Mulia, sesuai perintah anda"ucap Yuan dan Feng Yue.
" Ti-titi-tingkat 10? Tapi itu mustahil Yang Mulia" ucap Yanran tidak percaya. Masalahnya tidak pernah ada manusia yang berhasil mencapai tingkat itu, butuh puluhan atau mungkin ratusan tahun untuk mencapai nya. Bagaimana mungkin dia diminta mencapai tingkat itu? Apa sebenarnya maksud Xiao Shi, apakah ini cara lain menyingkirkan dirinya?
" Aku tau keraguanmu, tapi bukti nyata ada dihadapanmu selama ini Yanran. Yuan dan Feng Yue adalah kakak seniormu. Mereka sudah mencapai tingkat itu" jelas Xiao Shi.
" Tidak mungkin" Yanran tetap tidak percaya.
" Kau tidak akan percaya jika tidak melakukan nya, ayolah, latihan kita akan menyenangkan. Aku akan mengajarimu dengan baik adik" goda Yuan.
" Yang Mulia. Apakah ini cara anda menyingkirkan saya?" tanya Yanran dengan segala pikiran buruknya.
" Ini perintahku Yanran. Jika kau masih ingin bersamaku, ikuti dan lakukan perintahku. Jika tidak, maka kembalilah ke rumahmu dan jangan pernah kembali lagi" Xiao Shi sudah tidak tau lagi cara meyakinkan Yanran seperti apa, dia harap ucapan nya kali ini bisa membuat Yanran yakin.
" Ampun Yang Mulia,baiklah, saya akan mengikuti perintah anda"
" Bagus, pergilah dan mulai latihanmu"
" Baik Yang Mulia"
Ketiga pelayan nya akhirnya pergi dan memberikan hormat sebelum mereka benar-benar tidak terlihat dalam pandangan Xiao Shi.
Sebenarnya ini adalah caranya melindungi para orang-orangnya. Orang-orang dibawah perintah Xiao Shi memang memiliki tingkatan sihir yang tinggi. Sebelum mereka diberi tugas, mereka sudah berlatih terlebih dahulu sampai mencapai tingkat yang dibutuhkan.
Bisa dikatakan, Xiao Shi dan para orang-orangnya memiliki tingkatan yang sama. Sihir tertinggi di daratan ini memanglah sampai tingkat 10. Namun untuk menambah kekuatan sihir mereka biasanya memiliki hewan spirit dan benda-benda sihir lain nya. Jadi, walaupun tingkat sihir Xiao Shi sama dengan para orang-orang nya, tetap saja Xiao Shi adalah yang terkuat.
Tingkat kemampuan sihir terkuat pertama dalam ruang lingkup Xiao Shi tentu saja diduduki oleh dirinya.
Posisi terkuat kedua adalah Teng She. Ketiga adalah Feng Yue, lalu ada tabib Long, lalu Yuan dan sisanya adalah orang-orang Xiao Shi yang lain. Termasuk para orang-orang yang bertugas memantau, mereka juga berada ditingkat yang sama. Namun mereka tidak memiliki penunjang sihir lain nya, sehingga mereka tergolong tingkat biasa dalam ruang lingkup Xiao Shi. Walaupun sebenarnya jika dengan dunia luar, mereka terbilang sangat hebat dan kuat, tapi jika dengan Xiao Shi, mereka tidak ada apa-apanya.
|
|
|
Jika dipikir-pikir, bukankah sudah lama tidak ada kabar tentang tabib long? Bagaimana kabarnya saat ini ya? haruskah tabib long diikutsertakan lagi dalam cerita? bagaimana menurut kalian?
|
|
|
|
bersambung.....