Permaisuri Kaisar

Permaisuri Kaisar
Episode 44 - Tempat Latihan


Yuan dan Feng Yue akhirnya membawa Yanran ketempat pelatihan sesuai perintah Xiao Shi. sebelum membawa Yanran ke tempat pelatihan tentu saja mereka harus membuatnya tidak sadar, ini adalah tempat rahasia, walaupun sekarang Yanran sudah mulai dipercaya tapi tetap saja dia belum resmi dipercaya jika belum diizinkan melihat wajah Xiao Shi yang selama ini tertutup cadarnya.


Selama ini Xiao Shi diurus secara pribadi oleh Yuan, dan selama ini juga Xiao Shi tidak pernah memperlihatkan wajahnya pada Yanran. Jika dipikir-pikir, sebenarnya selama ini Yanran sangat lah tidak mengetahui apa-apa soal Xiao Shi. Dia hanya akan bersama Xiao Shi jika mengerjakan hal-hal umum saja, tapi jika urusan pribadi Xiao Shi dia hanya akan diam diluar dan menjaga kediaman bersama dengan dayang-dayang yang lainnya.


Kini mereka telah sampai ditempat pelatihan, sudah saatnya menyadarkan kembali Yanran.


" A-aku dimana?" tanya Yanran kebingungan melihat sekitar yang menurutnya asing.


" Kau akan berlatih disini, kau tidak diperkenankan keluar dari sini sampai kau mencapai tingkat yang diinginkan oleh Yang Mulia Permaisuri" ucapYuan menjawab kebingungan Yanran.


" berlatihlah dengan giat Yanran!" Feng Yue menyemangati.


Mereka bertiga melanjutkan perjalanan nya, mengenalkan kepada Yanran apa-apa saja yang ada disana. Jujur saja, Yanran merasa sangat takjub pada apa yang dilihatnya. Banyak sekali manusia disini, ratusan atau mungkin bahkan ribuan. Mereka semua berlatih disini, ada yang berlatih dengan pohon, berlatih dengan sesama, dan ada yang berlatih tanpa ada lawan.


Setelah rasa takjub, kini justru Yanran merasa sangat takut terhadap apa yang dilihatnya. Selain manusia, ternyata banyak juga kaum iblis disini. Mereka bertarung satu sama lain.


" Kenapa kalian membiarkan kaum kita bertarung begitu saja dengan para iblis!!??!!" pekik Yanran ketakutan. Ini pertama kalinya dia melihat para iblis, juga langsung melihatnya dalam jumlah yang banyak. Tentu saja ada ketakutan dalam dirinya.


" Kau tenang saja, mereka tidak bertarung sungguhan." Ucap Yuan menenangkan.


" Apa maksudmu?!" tanya Yanran yang masih ketakutan, mereka bahkan menghentikan langkahnya karna ketakutan Yanran ini.


" Ini adalah bagian dari pelatihan Yanran, nanti kau juga pasti akan bertarung bersama mereka" jelas Feng Yue.


Yanran masih tidak mengerti, apakah permaisuri sebenarnya melatih ilmu terlarang? Kenapa dia bisa bersekutu dengan para iblis?


Akhirnya Feng Yue menjelaskan bahwa ini semua memang berada dibawah perintah Xiao Shi, tapi ilmu yang dipelajari bukanlah ilmu yang terlarang. Semua ilmu sesuai dengan ajaran yang ada pada daratan ini. Bantuan iblis disini adalah untuk melatih tingkatan para manusia, apakah sudah ditingkat sempurna atau belum. Jika sudah lolos bertarung dengan para iblis barulah mereka akan diberi tugas oleh Xiao Shi dan mulai keluar dari tempat ini.


Mendengarkan penjelasan Feng Yue membuat Yanran sangat takjub, dari mana para iblis ini berasal dan bagaimana bisa Xiao Shi bekerja sama dengan para iblis. Tapi Yanran dan Feng Yue tidak menjelaskan soal itu, mereka berkata itu adalah urusan Xiao Shi dan bukan bagian nya menjelaskan hal itu.


Ditengah-tengah perbincangan mereka, seorang pria muda, gagah, dan sangat tampan menghampiri mereka. Yanran bahkan sangat terhipnotis dengan ketampanan nya, dia mengerjapkan matanya berkali-kali untuk memastikan bahwa penglihatan nya ini sedang tidak bermasalah.


" Feng Yue, Yuan, kalian datang? Sudah lama sekali tidak melihat kalian berdua" ucap Ketua Tao. Dia adalah orang yang mengurus tempat pelatihan ini, dia yang mengatur dan melaporkan semua yang terjadi disini pada Xiao Shi.


" Haha, ya, kau benar. Sudah lama sekali aku tidak kesini" jawab Yuan.


" Bagaimana kabarmu saudaraku?" tanya Feng Yue sambil menjulurkan tangan nya, lalu merangkul Tao.


" Aku baik. Senang bisa bertemu kalian disini. Apakah ada sesuatu dengan kedatangan kalian ini?"


" Tentu. Ada seseorang yang harus dilatih secara khususs, karna dia adalah orang yang akan bekerja dengan Yang Mulia. Yanran, kemarilah" seruan Feng Yue ini membuat Yanran terkesiap. Sejak tadi dia hanya asik memandang pria tampan didepan nya ini.


Melihat hal itu membuat Yuan ingin menggoda Yanran, dia menyenggol bahu Yanran, ketika Yanran sudah sejajar dengan nya.


" Bukankah dia tampan Yanran?" goda Yuan.


Mendengar itu Yanran hanya menunduk untuk menyembunyikan rasa malunya.


" Ini Yanran, dia dayang yang diberikan kekaisaran untuk Permaisuri. Dia juga anak dari Tuan Hao" jelas Feng Yue.


Tao hanya mengangguk-anggukan kepalanya, lalu menjulurkan tanganya ke arah Yanran.


" Senang bertemu denganmu Yanran. Aku Tao, aku yang mengurus tempat ini, orang-orang biasa memanggilku Ketua Tao. Tapi karna kau termasuk orang terdekat Yang Mulia, kau boleh memanggil namaku saja." Perkenalan Tao ini semakin membuat Yanran sangat tersipu.


" Baiklah, aku Yanran" ucapnya sambil membalas uluran tangan Tao.


" Semoga latihanmu kedepan nya menyenangkan disini, dan semoga kau nyaman. Jika ada sesuatu kau bisa memanggilku atau menemuiku diruanganku."


" Baik, terimakasih"


" Hmm,,, ah ada sesuatu yang harus aku urus. Apakah tidak apa-apa jika aku meninggalkan kalian disini?" tanya Tao memastikan.


" Tentu saja, pergilah. Kami bukan orang baru yang harus kau dampingi terus menerus Tao" jawab Feng Yue.


" Baiklah, sampai bertemu lagi" lalu Tao pergi meninggalkan mereka bertiga.


Sepeninggal Tao, mereka bertiga melanjutkan perjalanan nya lagi. Mengenalkan sekeliling dan juga mengantar Yanran ke ruangan nya, dia akan tinggal disini selama pelatihan. Feng Yue menjelaskan semua aturan yang ada disini. Juga menjelaskan terkait Tuan Hao, Xiao Shi sendiri yang akan memberitahunya secara langsung. Jadi Yanran tidak perlu merasa khawatir.


Mendengar itu sedikit menenangkan perasaan nya, tapi ya, saat ini pikiran nya terpenuhi dengan bagaimana dirinya akan mencapai tingkat tertinggi? Itu pasti akan membutuhkan waktu yang sangat lama sekali.


" Yanran, pinjam tanganmu" tanpa menunggu persetujuan Yuan langsung meraih lengan Yanran dan membuka telapak tangan nya. Walaupun sedikit kebingungan tapi Yanran membiarkannya.


Yuan memejamkan matanya, menarik nafasnya secara perlahan dan menghembuskan nya. Lalu yuan membuka matanya, mengarahkan dua jarinya pada telapak tangan Yanran, dan ....


" Aakkkkhhhh!!" yanran berteriak saat terasa sengatan yang menyakitkan di telapak tanganya. Darah keluar dari telapak tanganya, dan dengan sigap Yuan mengambil darah itu lalu memasukan nya kedalam sebuah labu kecil. Begitu darah yang keluar telah bersih, terlihat sebuah tanda berbentuk daun di telapak tangan nya.



...( ilustrasi tanda pada telapak tangan) ...


Yuan menjelaskan bahwa tanda itu untuk menandakan bahwa dia adalah bagian dari orang-orang dibawah perintah Xiao Shi. Tanda ini akan memberikan sinyal pada Yanran jika nanti dia berpapasan dengan orang-orang yang ada di tempat pelatihan ini, maka dia akan secara langsung mengetahui bahwa mereka bukanlah musuh. Akan tetapi dengan tanda ini juga Yanran tidak bisa bersembunyi dari Yuan, Feng Yue, termasuk juga dari Xiao Shi. Posisi Yanran akan selalu diketahui, begitu juga dengan kondisinya. Tanda ini juga bisa mendeteksi tingkat sihir yang dimilikinya.


Sekejap kemudian, tanda berbentuk daun itu menghilang dari telapak tangan nya. Telapak tangan nya kembali seperti semula, seperti tidak terjadi apa-apa.


" Kenapa tanda itu menghilang" tanya Yanran sambil membolak-balikan telapak tangan nya bingung.


" Tanda itu tertanam dalam dirimu. Jadi orang lain tidak akan melihat tanda apapun, sehingga kau tidak akan dicurigai." Jawab Feng Yue.


" Saat kau berlatih nanti, kau juga akan diberitahu bagaimana mengontrol tanda itu dan bagaimana cara mengetahui sinyal yang diberikan oleh tanda itu" ucap Yuan menambahkan.


Yanran hanya mengangguk-anggukan kepalanya. Setelah semua dirasa selesai akhirnya Yuan dan Feng Yue berpamitan dan meninggalkan Yanran untuk berlatih disini. Nanti salah satu dari mereka akan datang kesini untuk melatih Yanran secara langsung atau sekedar mengawasi latihan nya.


" Minumlah" ucapnya.


" Apa ini?" tanya Yanran sambil meraih labu itu dan membuka nya untuk mengetahui apa isinya.


Bau menyengat menguar dari dalam labu itu, bau ini bau yang sangat tidak asing.


" Ini darah?" tanya Yanran memastikan.


" Benar" jawab Feng Yue.


" Kenapa? Kenapa aku harus meminum nya? Aku tidak pernah meminum darah!!" berontak Yanran. Dia merasa aneh, dia bukan iblis yang harus meminum darah, dia manusia.


" Minum, kau akan mengetahuinya nanti" ucap Feng Yue datar.


" Tidak!!" dengan tegas dia menolak meminum darah yang ada di labu itu.


Feng Yue menghela nafas nya, enggan beribut masalah seperti ini lagi. " Yuan, urus dia"


Dengan senyuman mautnya Yuan mendekati Yanran dan menyentuh pundak nya sambil berbisik, " Minumlah gadis baik" .


Tersihir dengan ucapan Yuan, seketika Yanran membuka kembali tutup labu itu dan meminum darah yang ada di dalam nya. Setelah yakin darah itu terminum habis barulah Yuan menjentikkan tangan nya dan kesadaran Yanran pun kembali. Dia mengerjapkan matanya berkali, bingung dengan yang terjadi, kenapa labu yang ada ditanganya terbuka? Dan kenapa darah itu sudah tidak ada didalam nya.


Sedetik kemudia barulah ia sadar, " kau melakukan sihir padaku bukan?"


" Ini dunia sihir Yanran, tentu saja kita melakukan nya" ucap Yuan enteng.


Dengan perasaan kesal Yanran berdiri dan melempar labu itu.


" Aku akan memuntahkan darah itu lagi!!" ucap Yanran dan mencoba menggunakan sihir untuk memuntahkan apa yang sudah diminumnya.


" Berhenti!!" Yuan memegang tangan Yanran dengan wajah datarnya, baru kali ini Yanran melihat wajah Yuan seperti itu, seperti benar-benar kesal.


" Lepaskan!!" Yanran tetap memberontak. Ekspresi Yuan walaupun sedikit membuatnya ciut tapi tidak akan dirinya biarkan darah itu memasuki tubuhnya. Dia bukan iblis yang harus meminum darah.


" Kau boleh memuntahkan nya, tapi pelatihanmu mungkin akan membutuhkan waktu seumur hidup" ucapan Yuan berhasil menghentikan aksi Yanran. Apa maksudnya? Kenapa seperti itu?


" Apa maksudmu Yuan?"


" Itu adalah darah Permaisuri. Dengan meminum darah nya kau akan cepat mencapai tingkat tertinggi tanpa memerlukan waktu bertahun-tahun. Darah itu yang akan membantumu berlatih" ucap Yuan.


" A-aku tidak mengerti" semakin dijelaskan Yanran semakin kebingungan.


" Setiap orang yang berlatih disini meminum darah Permaisuri untuk membantu mempercepat latihan nya. Bagi beberapa orang biasa mereka hanya meminum setengah bahkan seperempat dari labu ini, mereka bisa mencapai tingkat tertinggi hanya dalam waktu satu sampai dua tahun. Dan kau meminum penuh satu labu ini, bisa kau bayangkan berapa waktu yang dibutuhkan untuk mecapai tingkat tertinggi?" jelas Feng Yue yang sudah mulai lelah dengan sikap Yanran.


Mendengar penjelasan itu Yanran sudah mulai menerima dirinya yang sudah meminum darah, jika dipikir-pikir, darah itu tidah berasa sama sekali, hanya baunya saja yang memang sangat menyengat.


" Itu berarti, permaisuri melukai dirinya setiap hari?" tanya Yanran, ada sedikit rasa bersalah dalam dirinya membayangkan bagaimana Xiao Shi harus mengeluarkan darah sebanyak itu setiap harinya.


" Tentu saja tidak, kau akan mengetahuinya nanti saat pelatihanmu selesai" ucap Yuan.


" dan ya, dengan kau meminum darahnya, kau juga tidak akan bisa melukai atau bahkan menghianati Yang Mulia. Saat kau akan melukainya, tubuhmu akan tertahan dan kaku begitu saja, semakin kau mendekatinya semakin langkahmu akan terasa berat" tambahnya.


" Dan bagaimana jika aku menghianatinya?" tanya Yanran, tidak ada niatan dalam dirinya untuk berhianat, tapi dia sangat ingin tahu konsekuensi apa yang akan didapat oleh orang yang berhianat.


Yuan dan Feng Yue saling melihat satu sama lain, " Kematian"


" Saat orang itu mulai berhianat, dia akan merasa selalu kehausan, perlahan-lahan darah dalam dirinya akan terkuras habis begitu saja, tubuhnya akan sangat kurus dan kering karna tidak memiliki darah sama sekali, lalu berakhir dengan kematian." Penjelasan Feng Yue ini membuat Yanran bergidik ngeri.


" Tapi bukankah jika sudah mencapai tingkat tertinggi kita tidak akan bisa mati?"


" Ya, kau benar. Kita tidak akan bisa mati oleh orang lain, namun kita tetap bisa mati jika Yang Mulia menginginkan nya" lagi-lagi penjelasan Feng Yue membuat Yanran terkejut.


" Itu artinya, walaupun kita sudah abadi, nyawa kita tetap berada ditangan Yang Mulia?" ucap Yanran memastikan pemikiran nya.


" Kau benar. Dan setiap 5 tahun sekali Yang Mulia Permaisuri akan mengadakan pertemuan, jika ada beberapa orang yang ingin hidup normal, mengalami masa tua lalu mati seperti pada umumnya maka permaisuri akan mengambil kembali darahnya dan orang itu akan seperti orang normal pada umumnya" kali ini Yuan yang menjelaskan.


" Lalu bagaimana dengan tingkatan sihirnya? Apakah itu juga akan ikut hilang?"


" Tidak yanran. Orang itu akan tetap memiliki tingkatan sihir seperti sebelumnya" Yuan menjawab.


" Aku mengerti"


" Baiklah, sekarang beristirahatlah. Latihanmu akan dimulai besok. Sampai bertemu lagi Yanran" Feng Yue dan Yuan berpamitan lalu pergi meninggalkan Yanran disana.


Sungguh Yanran tidak pernah menyangka bahwa ternyata Xiao Shi sesadis ini. Tidak bisa diragukan lagi, itu artinya sihirnya sudah berada ditingkat paling tinggi. Apakah dia harus takut karna mungkin sesuatu yang tidak diduga bisa saja terjadi padanya? Atau bangga karna dia melayani orang yang sangat hebat di daratan ini?


Tapi jujur saja, sekarang Yanran semakin kebingungan. Siapa Xiao Shi sebenarnya? Kenapa dia bisa memiliki kehebatan seperti itu?


|


|


|


|


|


bersambung.....