
" Aku memiliki jawabannya, Raja." Dengan lantang Xiao Shi mengatakan nya dihadapan semua orang yang hadir.
" Apa maksud permaisuri, kaisar?"
Zhao tidak berniat menjawab pertanyaan dari raja tersebut, tapi dia langsung melihat ke arah Xiao Shi dan menganggukan kepalanya.
" Kemarilah" ucapnya.
Xiao Shi keluar dari ruangannya, ditemani oleh pelayan pribadinya begitu juga dengab tabib Long.
" Jawaban apa yang anda miliki, permaisuri?" tanya salah seorang Raja begitu Xiao Shi sudah berada di samping Zhao.
" Sebelumnya dalam surat undangan yang diberikan, setiap kerajaan diminta untuk membawa 5-10 orang rakyat dari kerajaan kalian masing-masing. Ketentuan rakyat yang dibawa juga harus ada dari semua kalangan, mulai dari bangsawan sampai rakyat dengan kedudukan terendah. Apakah kalian membawa mereka?" Ucap Xiao Shi.
Para raja pun mengangguk, walaupun pada awalnya mereka merasa aneh tapi mereka tetap membawa 10 orang rakyatnya sesuai dengan ketentuan.
Xiao Shi tersenyum, " Jika begitu, maka aku akan membiarkan rakyat yang telah dibawa, begitu juga dengan rakyat dari kekaisaran untuk masuk kesini"
Pintu terbuka dengan lebar dan sudah menunjukkan para rakyat yang berdiri di depan pintu. Sesuai arahan akhirnya mereka diizinkan masuk dan duduk sesuai tempat yang sudah disediakan.
Sejujurnya, Zhao masih tidak tau apa yang akan dilakukan oleh Permaisuri nya. Tapi Zhao tetap membiarkan istrinya itu untuk melakukan apapun, karena kepercayaan nya pada Xiao Shi bahwa tidak mungkin Putri dari Wang itu melakukan sesuatu yang akan membuat jatuh harga diri dan kehormatan dari kekaisaran.
Setelah semuanya berada ditempat masing-masing. Long memerintahkan beberapa pelayan untuk membawa bahan yang sudah mereka racik.
Akan tetapi, hal yang membuat long aneh adalah. Kenapa para pelayan itu membawa beberapa labu kecil saja, bukankah seharusnya mereka membawa wajan besar? Batinnya.
" Labu ini, berisi pil yang bisa menjawab pertanyaan kalian" ucap Xiao Shi.
Long yang mendengar sangat terkejut, pasalnya, terakhir mereka mengujicobakan nya adalah dalam bentuk serbuk yang harus dilarutkan dengan air, sama halnya dengan pembuktian ikatan darah pada saat itu. Tapi tiba-tiba sekarang jadi pil?
" Kapan kau mengubahnya?" Bisik Long pada Xiao Shi.
" Tadi pagi" balas Xiao Shi.
" Kau sudah melakukan uji coba dalam bentuk pil ini?"
" Belum"
Apaa?! Wanita ini sungguh gila pikir long. " Lalu bagaimana jika tidak bekerja maksimal?"
" Aku yakin itu akan bekerja, kau tenang saja"
Aksi bisik-bisik antara dua insan itu juga tidak luput dari pandangan Zhao. Rasanya ingin sekali Zhao menyingkirkan hama besar itu dari istrinya, tapi tidak mungkin dalam situasi seperti ini.
" Apa maksud anda Permaisuri? Kekhawatiran kami hanyalah bagaimana jika anak kami tidak bisa menikah lagi dan sendiri seumur hidupnya. Tidak ada kaum raja, pangeran, ataupun bangsawan yang akan menerima seorang wanita yang sudah pernah menikah. Mereka hanya bisa menikah dengan prajurit dan rakyat biasa. Itu adalah keresahan kami, lalu bagaimana bisa sebuah pil menjawab hal itu?" Tanya salah seorang raja.
" Bolehkah aku meminta dua orang wanita, satu yang sudah menikah, dan satu orang belum menikah. Jika ada, silahkan kedepan" bukannya menjawab, Xiao Shi justru membuat pengumuman nya.
Tidak butuh waktu lama, 3 orang wanita mengajukan diri mereka dan langsung mengarahkan mereka untuk berdiri dihadapan semua orang. Walaupun dirinya hanya meminta dua orang, tapi tidak ada yang melarang wanita ke tiga tersebut untuk kedepan. Karna pada dasarnya, tidak ada yang tahu wanita mana yang sudah menikah dan belum karna hak itu tidak bisa dilihat lewat usia.
" Lambaikan tangan kalian " pinta Xiao Shi pada ketiga wanita didepannya.
Para wanita itu melakukan hal yang diperintahkan oleh Xiao Shi. Saat mereka melambaikan tangannya, lengan pakaian mereka turun kearah siku.
" Tahan posisi tangan kalian..... Bisa dilihat, pada bagian lengan mereka di dekat garis nadi tidak ada tanda apapun disana. Benar?" Xiao shi mencoba menunjukan nya pada semua orang. Tangan para wanita itu bersih dan tidak ada tanda apapun.
Setelah nya Xiao Shi memberi arahan pada pelayan nya, dan meminta mereka memberikan ketiga wanita tersebut masing-masing satu buah pil yang telah dibuatnya dan juga air untuk membantu menelan pil tersebut.
" Kau bahkan mengubah posisinya juga?" Bisik Long, dan Xiao Shi hanya membalasnya dengan anggukan.
Sial, dia benar-benar tidak mendiskusikan nya denganku. Gerutu Long.
Setelah beberapa saat, Xiao shi meminta ketiga wanita tersebut melambaikan tangannya kembali. Senyum Xiao Shi merekah dibalik cadarnya, tanda bintik merah muncul pada kedua lengan wanita dihadapannya.
" Sekarang, tolong perhatikan baik-baik. Bukankah ada bintik merah pada nadi kedua wanita ini?" Tunjuk Xiao Shi.
Semua orang mengangguk. " Itu artinya dua orang wanita yang memiliki bintik ini belum menikah dan belum pernah melakukan hubungan intim dengan pria manapun. Dan satu wanita ini tidak memiliki bintik pada lengannya, itu artinya wanita disampingku ini sudah menikah" jelasnya.
" Bagaimana, apakah aku salah nona nona?" Tanya Xiao Shi pada ketiga wanita tersebut. Dan mereka semua menggelengkan kepalanya.
" Itu benar permaisuri, kedua adik saya memang belum menikah. Dan saya sendiri memang sudah menikah dan sudah memiliki seorang anak" jawabnya.
Xiao Shi mengangguk dan berterimakasih kepada tiga wanita yang secara sukarela maju kedepan. Ketiga wanita itu juga dipersilahkan untuk kembali ketempat nya semula, tidak lupa tepuk tangan atas hasil menakjubkan ini juga didapatkan Xiao Shi dari semua orang yang berada di ruangan.
" Apakah hal ini juga yang akan dilakukan kepada para selir?"
" Benar. Karna itu setiap kerajaan diminta untuk membawa 10 orang rakyatnya dari setiap kalangan untuk menjadi saksi atas kesucian yang dimiliki oleh putri dari kerajaan mereka masing-masing." Jelas Xiao Shi. Akhirnya para raja mengerti alasan perintah ini di berikan.
" Lalu bagaimana dengan tandanya? Apakah akan selamanya ada?
" Tidak, tanda itu akan menghilang begitu mereka melakukan hubungan intim." Kali ini Long lah yang menjawab.
" Apakah itu adalah sihir terlarang?"
Semua orang mengangguk, memang putri wang ini tidak bisa diragukan dalam hal pembuatan ramuan.
" Kau memang sangat jenius, permaisuri" ucap Zhao dalam hatinya.
Sampai akhirnya, semua selir yang akan dikembalikan dipanggil satu persatu dan meminum pil nya. Semuanya terbukti memiliki tanda bintik merah pada lengan mereka, kaisar ternyata memang tidak pernah menyentuh para selirnya sama sekali.
Bahkan para selir yang tidak terdapat dalam list kepulangan, juga ikut mengajukan dirinya. Xiao shi bertanya alasan kenapa mereka berubah pikiran, ternyata jawabannya berada pada keraguan dan ketakutan bahwa mereka akan menyendiri atau bahkan dinikahkan dengan pria dari kalangan rakyat biasa. Setelah adanya pembuktian ini, mereka tidak lagi khawatir. Pada akhirnya mau tidak mau, zhao dan Xiao Shi mengizinkan nya.
" Akan ku cantumkan pernyataan bahwa saksi kalian adalah orang orang yang hadir dari sini, termasuk para raja nya" ucap Xiao Shi.
Pada akhirnya, selir yang tersisa sangatlah sedikit. Hanya selir agung, selir Yun, dan 3 selir lainnya yang bertahan. Sungguh diluar rencana awal mereka. Bahkan sekarang selir yang tidak dipulangkan pun ikut meminum pil nya, berjaga jaga jika suatu saat mereka juga berubah pikiran.
Sampai di sore hari, pembuktian para selir ini baru selesai. Bahkan beberapa kerajaan sudah ada yang ingin menikahkan putra mahkota mereka dengan putri dari kerajaan tetangga, karna memang pada awalnya putri tersebut adalah incaran pasangan dari kerajaan nya. Sungguh melegakan bukan? Sepertinya semuanya berjalan lancar.
" Maaf karna memotong acaranya, bolehkah aku mengajukan pertanyaan?" Ucap salah seorang bangsawan, dilihat dari pakaiannya sepertinya dia berasal dari timur.
Xiao shi mengangguk sebagai tanda persetujuan nya.
" Jika tadi sang tabib mengatakan pil tersebut aman, kenapa anda tidak mencobanya permaisuri? Maaf atas kelancangan hamba, tapi bukankah bukti terbaik adalah jika anda mencobanya sendiri?"
Zhao sangat geram mendengar nya, berani sekali orang itu meminta hal seperti itu pada istrinya.
Saat zhao hendak berbicara, Xiao Shi sudah memberikan keputusan nya. " Baiklah. Untuk meyakinkan kalian semua, aku dan kedua pelayanku akan meminumnya juga"
Xiao shi membawa 3 pil, dan memberikan dua pil lainnya kepada Yuan juga Yanran. " Minumlah juga"
Mereka meminumnya serempak, lalu setelah nya yuan juga yanran menunjukan lengannya pada semua orang. Keduanya mendapatkan bintik merah pada lengan mereka, namun saat Xiao Shi menunjukan lengannya juga, tidak ada bintik apapun. Tentu saja itu jelas, karna Xiao Shi sudah melakukan hubungan intim dengan Zhao.
Hal ini membuat para raja bersedih menjadi sepakat dengan keputusan putri mereka. Dari sekian banyak selir, semuanya terbukti tidak pernah menjalin hubungan apapun dengan sang kaisar. Hanya permaisuri yang mendapatkan nya, sudah pasti hal itu membuat hati para selir sakit. Namun disisi lain, Zhao justru terlihat sangat bangga. Baginya itu adalah caranya menunjukkan bahwa Xiao Shi adalah miliknya.
" Bagaimana, apa kau masih ragu?" Tanya Xiao Shi pada pria bangsawan tadi.
" Tidak sama sekali. Terimakasih permaisuri, akan tetapi akankah anda menjual pil nya ?"
" Kenapa?" Xiao Shi mengernyit.
" Adikku senang sekali berburu, terkadang dia akan sampai rumah dimalam hari atau dikeesokan paginya karna dia selalu berburu di hutan yang berbeda-beda. Hal ini membuat beberapa bangsawan dan para rakyat membicarakan hal buruk tentangnya, demi menjaga harga diri dan martabat keluarga akhirnya kami memutuskan untuk tidak pernah mengizinkannya lagi untuk berburu, dan itu membuat adikku selalu mengurung dirinya dikamar. Aku berencana membeli pil nya untuk adikku agar dia bisa tetap melakukan kesukaan nya, namun keluarga kami juga tidak lagi mendapatkan cemoohan dari orang lain. Karna aku yakin, adikku akan selalu menjaga harga dirinya dan keluarga kami" jelas pria bangsawan tersebut.
" Aku akan mendiskusikan nya dengan tabibku terlebih dahulu karena dia adalah orang yang paling banyak bekerja keras dalam pembuatan pil ini, jadi aku harus berdiskusi dengannya. Terlebih pil yang tersisa hanya tinggal beberapa lagi saja" ujar Xiao Shi sambil melirik kearah Long.
" Baik Permaisuri, kami akan membayar berapapun harga yang diberikan"
" Tidak perlu, karna keberanianmu untuk bertanya dan menjelaskan alasannya. Aku akan memberikan satu pil ini untuk adikmu tanpa bayaran apapun "
Pria bangsawan itu langsung bersujud dan mengucapkan rasa terimakasihnya pada Xiao Shi.
Setelahnya pertemuan ditutup dan semua orang dibubarkan. Para raja dan rombongan nya memutuskan untuk kembali ke kerajaan nya saat matahari terbit besok pagi.
Xiao Shi dan Zhao juga sudah berada dikamar mereka, tepatnya dikediaman sang permaisuri. Zhao membantu Xiao Shi melepaskan mahkota, dan juga aksesoris rambutnya yang lain. Setelah semuanya selesai Zhao langsung merangkul tubuh ramping Xiao Shi dari belakang dan menaruh dagunya pada ceruk leher sang istri.
" Kenapa kau tidak memberitahuku rencananya sejak awal?" Ucapnya sambil memberi kecupan keculan kecil di leher jenjang Xiao Shi, tidak lupa tangannya juga mengelus lembut perut Xiao Shi yang masih rata.
" Entahlah, aku hanya tidak yakin rencananya akan berjalan"
" Jangan melakukannya lagi, mulai sekarang kau harus memberitahuku apapun itu"
" Baiklah, baiklah. Sekarang bolehkah kita tidur? Aku sangat lelah" keluh Xiao Shi sambul memanyunkan bibirnya.
Gemas melihat bibir mungil Xiao Shi seperti itu, secepat kilat Zhao langsung menyambar bibir xiao shi untuk mengecupnya.
" Baiklah, ayo kita tidur" Zhao menggendong Xiao Shi ala bridal style dan menurunkannya di ranjang mereka, lalu tidur bersama.
Hari-hari berat telah terlewati, drama dengan para selir akan sangat berkurang mulai kedepannya, dan Zhao bisa mulai fokus pada hubungannya dengan Xiao Shi.
Zhao berharap tidak akan ada lagi gangguan yang merusak hubungan mereka dan mengusik hidupnya. Sungguh dia mendambakan kehidupan yang tenang bersama Xiao Shi sekarang.
Di sisi lain, seorang pria dengan jubahnya hanya tersenyum kediaman Xiao Shi dari jarak yang cukup jauh. " Tunggulah, aku bahkan belum memulainya. Kau, adalah milikku Putri Wang"
|
|
|
|
|
bersambung.....