Permaisuri Kaisar

Permaisuri Kaisar
Episode 108


Matahari sudah mulai menampakkan cahayanya, suasana pagi yang indah seolah memberi kita isyarat bahwa hari ini akan berjalan baik-baik saja. Akan tetapi keindahan yang terjadi diluar sangat berbeda jauh dengan apa yang terjadi di aula istana.


Sejak kaisar membagikan gulungan pada para raja yang putri atau adiknya memilih untuk kembali ke kerajaan, sejak saat itulah suasana menjadi sangat riuh, kacau, dan tidak terkendali. Memang, saat kaisar mengundang para raja untuk datang ke istana, hanya para raja dari selir yang akan dipulangkan lah yang diundang, hal itu dilakukannya agar tidak terjadi hal-hal yang lebih parah daripada saat ini.


Sejak para raja melontarkan argumen dan rasa tidak terima mereka dengan keputusan kaisar dan persetujuan putrinya, aula menjadi sangat riuh oleh bantahan dan protes dari mereka.


" Pada saat putri kami anda bawa, bukankah seharusnya dia menjadi hak anda yang mulia? Lalu kenapa anda melakukan hal seperti ini?" Protes salah seorang Raja.


" Tapi aku tidak pernah meminta putri dan adik kalian. Perlu ditekankan bahwa kalian sendiri yang menyerahkan anak dan adik kalian padaku, dan sebagian karna mereka menyukaiku. Bukankah di awal aku sudah menolak nya? Tapi kalian sendirilah yang memaksa untuk tetap melakukan aliansi pernikahan denganku " jawaban Zhao membuat para raja diam dan tidak berkutik. Tentu saja mereka tidak bisa menyalahkan Zhao sepenuhnya, bukankah sudah dikatakan jika Zhao tidak tertarik pada pernikahan atau wanitanya. Dirinya hanya ungin memperluas kekaisarannya, tidak lebih, namun para raja tetap memaksa dengan dalih bahwa cinta akan tumbuh dengan seiring berjalannya waktu tapi pada kenyatannya tidak sama sekali.


Xiao Shi dan para selir memperhatikan dari ruangan yang dibatasi oleh kain yang sedikit transparan namun tetap saja para raja dan orang orang dari luar tidak bisa melihat dengan jelas wajah para selir.


Sejak tadi, Xiao Shi hanya diam memperhatikan para raja yang berdebat dengan argument yang sangat tidak berbobot ini. Entah mereka bodoh atau apa, tapi bagi Xiao Shi jika para raja ini datang ke dunianya sebelum dipindahkan kesini maka sudah dipastikan mereka tidak akan dapat bersaing dengan siapapun dengan pemikiran seperti itu.


" Semua alasan anda adalah karna aliansi pernikahan dan dilakukan secara terpaksa, bukankah begitu Yang Mulia?" Salah seorang raja kembali bertanya pada Zhao.


" Benar" Zhao tidak membantahnya sedikitpun, memang itu alasannya.


" Lalu bagaimana dengan pernikahan anda dengan permaisuri? Tidakkah permaisuri mengajukan surat pengembalian nya juga? Bukankah pernikahan kalian juga berasal dari aliansi pernikahan? Dan bagaimana dengan selir yang bertahan? Aku rasa tidak semua selir dikembalikan karna aku juga tidak melihat beberapa raja yang aku kenal disini. Bisakah anda memberiku jawabannya Yang Mulia?"


Semua Raja setuju dan mendukung pertanyaan tersebut, bagaimanapun mereka benar-benar membutuhkan jawaban selain alasan bahwa semua ini berasal dari pemaksaan yang terjadi.


Zhao tersenyum dan melihat para raja satu persatu, " itu benar, tidak semua selir kembali. Hanya selir yang menginginkan kembali saja yang akan dipulangkan. Dan tentu saja, itu atas keinginan mereka sendiri. Karna saat diberikan surat, setiap orang memiliki hak untuk menerima ataupun menolak keputusan ku. Kalian sebagai keluarga nya seharusnya tidak memarahi keputusan mereka, pria bisa hidup hanya dengan ambisinya. Tapi wanita tidak akan bisa bertahan hidup tanpa cinta" jelasnya.


" Lalu bagaimana dengan permaisurinya, apakah dia tidak mendapatkan suratnya?" Tanya salah satu raja, sepertinya raja itu masih tidak menerima keputusan pengembalian selir ini.


Zhao menghela nafasnya dan melirik ke arah Xiao Shi sebentar. " Aku menikahi Permaisuri bukan atas dasar aliansi, jadi tentu saja permaisuri tidak bisa menggunakan keputusan yang aku buat mengenai pengembalian para selir."


Apa yang diucapkan oleh Zhao membuat para raja melihat sisi lain dari sang penakluk daratan.


" Lalu Yang Mulia, apakah arti dari dikembalikan selir ini juga adalah pemutusan aliansi dengan kami? "


Zhao menyandarkan tubuhnya kekursi, " apa yang kalian inginkan?"


" Maksudmu Yang Mulia?"


Zhao menghela nafasnya " Jujur saja, ini semua tergantung pada kalian. Jika kalian ingin memutuskan kerajaan kalian dari wilayah ku, aku izinkan. Namun, jika kalian ingin tetap berada di wilayah ku, aku juga mengizinkan" jelasnya.


Salah seorang Raja mengangkat tangannya, " Yang Mulia, jika anda izinkan maka aku memutuskan untuk memilih tetap berada dibawah naugan anda" keputusan ini membuat raja lainnya terheran, begitu juga Zhao.


" Bisa kah berikan alasanmu? Katakan secara jujur"


Raja itu meneguk ludahnya, " Maafkan kelancanganku Yang Mulia. Namun, aku merasakan dampak positif dalam pemerintahan anda. Ditambah, semenjak adanya permaisuri dan bantuannya dalam politik membuat keadaan jauh membaik. Ekonomi, kelaparan, kekeringan, kebakaran hutan, semuanya biaa teratasi dengan bantuan Permaisuri. Jujur saja, aku merasa tidak percaya diri sekarang jika memimpin wilayah kerajaan ku sendiri tanpa mendiskusikan masalah kami kepada anda, Yang Mulia."


Zhao tersenyum, lagi dan lagi dia mengarahkan pandangannya ke arah Xiao Shi dan tersenyum bangga.


" Baiklah, aku menerimanya. Kau bisa mengembalikan gulungan yang telah diberikan tanpa perlu menandatangani nya. Aku mengizinkan kerajaan mu untuk tetap dibawah naunganku. Untuk kerajaan lainnya juga bisa melakukan hal yang sama jika kalian memiliki pilihan yang sama"


Sengan serempak, semua kerajaan mengembalikan gulungan nya tanpa menandatangani nya. Apa yang diucapkan oleh raja tadi sangatlah benar, kondisi kerajaan mereka memang semakin baik semenjak beraliansi dengan Zhao. Dan yang terutama tentu saja lebih tenang, karna mereka tidak akan merasa was was jika jika nanti kaisar zhao ingin menyerang kerajaan nya.


Setelah semuanya mengembalikan gulungan mereka, zhao hanya menggelengkan kepalanya tidak mengerti. Kenapa para raja ini jadi tidak ingin melepaskan diri dari pihaknya. Keputusan para raja ini sungguh membuatnya senang, padahal dari awal dia sudahh siap jika harus melepaskan mereka semua. Ya, apapun akan dia relakan asalkan ia bisa hidup dengan tenang bersama istrinya. Sungguh budak cinta.


" Tapi Yang Mulia, bagaimana nasib dari anak-anak kami jika dia dikembalikan? Walaupun kau tidak pernah menyentuh nya, siapa yang akan percaya hal itu?" Tanya salah seorang raja yang sepertinya sudah berumur, karna uban sudah banyak terlihat dirambutnya.


Semua raja setuju dengan pernyataan yang dilontarkan itu, walaupun putri dan adik mereka dikembalikan ke kerajaan. itu artinya para selir yabg dikembalikan akan dianggap sebagai janda, dan tidak akan ada yang menikahinya lagi dari kalangan kerajaan. Karna tidak akan ada raja ataupun pangeran yang akan menikahi seorang putri yang sudah pernah melakukan hubungan badan.


Zhao hening, dia juga sebetulnya tidak bisa menjelaskan hal ini begitu saja. Sial, dirinya kehabisan akal.


" Aku memiliki jawabannya, Raja."


|


|


|


|


|


bersambung.....