
Xiao Shi luruh ke lantai, sekujur tubuhnya terasa lemas, kakinya sudah tidak bisa menopang tubuhnya lagi. Beruntung Zhao dengan sigap memegangnya sehingga Xiao Shi tidak terjatuh dengan keras.
perasaan gelisah nya, rasa sakitnya sejak tadi, ternyata adalah ini. Air matanya jatuh begitu saja, dia sudah tidak bisa menahan nya lagi. Hatinya terasa sangat sakit.
" Yang mulia, apakah sikap permaisuri ini pantas untuk —"
" Hentikan ucapan mu, menteri!" Bentak Zhao.
Zhao langsung memberikan Xiao Shi pada Yuan dan Yanran agar permaisurinya bisa bersandar. Ibu Suri juga ikut membantu menenangkan menantunya walaupun dia tidak mengerti mengapa menantunya harus bereaksi seperti ini. Akan tetapi, dalam hatinya ia percaya bahwa menantunya ini tidak mungkin melakukan hal yang tercela.
" SIAPA YANG MENYURUHMU MENANGKAPNYA?!" Bentakannya kali ini lebih keras daripada sebelumnya.
" Yang mulia, hamba mohon jangan terlena dengan air mata permaisuri, dia adalah simpanan permaisuri, dia bermain dibelakang anda Yang Mulia, bagaimana bisa anda—"
" kau tidak menjawab pertanyaan ku Menteri " ucap Zhao datar, aura di ruangan sana sekarang benar-benar tidak mengenakan.
" Ini adalah tugas hamba untuk menjaga keamanan kekaisaran, termasuk anda Yang Mulia "
" Keamanan katamu?"
" Benar " Jawab Menteri Yun tak tahu malu.
" APA KAU TAU SIAPA PRIA YANG KAU TANGKAP?!!"
" Ya, Yang Mulia "
Kening Zhao berkerut, dia mengetahui nya tapi masih menangkapnya? bukankah ini konyol?.
" Ternyata permaisuri mengkhianati anda dan lebih memilih bersanding bersama seorang siluman, sudah dikonfirmasi bahwa pria ini adalah siluman kelinci"
" Darimana kau mengetahuinya?"
" Bawahan Hamba menggunakan sabuk iblis untuk menangkapnya. Jika manusia biasa tidak akan terpengaruh, akan tetapi jika dipakai oleh iblis dan para siluman maka sabuk ini akan bereaksi, karna ini adalah sabuk penghukuman para kaum iblis. Maka dari itu hamba dan—"
PRAAANGGGGGG!
Zhao melempar gelasnya ke arah Menteri Yun. " Berani sekali kau menangkapnya tanpa ada perintah dariku! Berani sekali kau menangkapnya dengan benda seperti itu! Sikapmu ini sangat —— Xiao'er! apa yang kau lakukan?!"
" AYAAAHHH!!" teriak selir Mao.
Zhao tidak menyelesaikan perkataannya karna tiba-tiba saja, Xiao Shi sudah ada di depan menteri Yun dan mencekiknya. Rambutnya sudah mulai merambat menuju warna putih, tanda bunga di dahinya juga sudah muncul. Warna kedua matanya juga sudah berubah.
Semua orang terkejut melihatnya, " Penyihir! Permaisuri adalah penyihir!" seru semua orang.
tapi keluarga kekaisaran tidak ada yg peduli hal itu, mereka mencoba melerai Xiao Shi dan Menteri Yun.
Tiba-tiba seorang raja muda menghentikan seruan semua orang dengan ucapannya.
" Dikatakan, bahwa Putri Wang Xiao Shi berhubungan secara langsung dengan bunga surgawi. Menurut ajaran dari guruku, seseorang yang berhubungan secara langsung dengan bunga surgawi akan memiliki tanda bunga di keningnya, warna kedua matanya akan berubah menjadi emas dan perak, juga warna rambutnya yang akan berubah perak. Tidak ku sangka, aku benar-benar akan menyaksikan kebenarannya didepan mataku" ucapnya.
Fu Tong yang kesal langsung melirik ke arah raja muda itu, " Mungkin gurumu lupa mengatakannya, jika keseluruhan rambutnya sudah menjadi perak maka amarahnya tidak akan terkendali. Daripada anda mengoceh seperti itu Yang Mulia, setidaknya bantu pikirkan cara agar Mentri Yun tidak mati saat ini"
Raja muda itu langsung diam, ternyata pengetahuan nya belum sempurna, dia harus belajar kembali dengan gurunya. pikirnya.
raja lainnya hanya bisa melihat dan sedikit tidak percaya dengan apa yang terjadi, penjelasan mengenai hubungan permaisuri dan bunga surgawi ternyata berefek seperti ini.
Zhao terus menerus mengelus satu lengan Xiao Shi, mencoba menenangkan nya. " Xiao'er, ini aku, hentikan semua ini, kau tidak boleh melakukannya"
Xiao Shi menoleh kearah Zhao dengan tatapan yang sangat dingin, menusuk, dan sangat amat menyakitkan. Hati zhao terasa sangat sakit, disaat biasanya hanya mata indah, hangat, dan penuh cinta lah yang menatap nya. Namun sekarang mata itu sudah berganti.
Zhao tersenyum sambil menatap mata Xiao Shi, " aku disini, tenanglah" . Ucapnya lalu mencium kening Xiao Shi.
perlahan cekikan dileher Menteri Yun melonggar, rambut perak yang menjalar juga seolah tertarik kembali. Rambutnya kembali hitam, kedua iris matanya sudah kembali normal. Namun tanda bunga di keningnya tidak kunjung menghilang.
sebuah cahaya biru tiba-tiba muncul di belakang Zhao. Zi Hu terkejut bahkan sampai ia terhuyung ke belakang, dia tidak menyangka terhadap apa yang dilihatnya.
Zhao buru-buru memeluk Xiao Shi, dia tidak ingin amarah istrinya kembali memuncak. Dan lagi, dia juga tidak ingin wajah Xiao Shi dilihat oleh orang lain. sejak Xiao Shi muncul dan mencekik Mentri Yun, penutup wajahnya sudah menghilang begitu saja. Untung nya posisinya adalah memunggungi semua orang dan wajah nya menghadap ke arah tempat duduk Kaisar.
" Maafkan aku yang mulia, tapi apa yang terjadi sebenarnya? siapa sebenarnya pria ini? kenapa anda tidak marah maupun tersinggung saat permaisuri menangisi pria ini? kami semua sangat kebingungan, mohon penjelasan anda Yang Mulia " ucap seorang raja.
" mohon penjelasan anda, Yang Mulia " semua raja sekarang menyerukan nya. Mau tidak mau, Zhao harus menjelaskannya.
" Para raja sekalian, maaf atas kekacauan yang terjadi sekarang. Pria ini, bukanlah selingkuhan dari istriku. Namun, kebenaran mengenai pria ini adalah siluman, itu adalah benar. Karna pria ini sebenarnya adalah hewan kontrak milik permaisuri. Sama halnya seperti aku memiliki Zi Hu, Burung Phoenix dengan api biru sebagai hewan kontrak ku. Begitu juga dengan permaisuriku, dia memiliki pria ini, Teng She, sebagai hewan kontrak nya"
lagi dan lagi, semua orang terkejut dengan penjelasan dari kaisar Zhao. Namum, mereka lebih terkejut saat Xiao Shi membalikkan tubuhnya dan menampakkan wajahnya tanpa cadarnya.
Zhao tidak bisa menahan pergerakannya, semuanya sangat cepat. Apakah ini efek dari tanda bunga di keningnya yg belum juga menghilang? pikirnya.
para selir juga merasa sangat tidak percaya, permaisuri buruk rupa yang selalu mereka cibir ternyata sangat cantik. ini melebihi kata cantik yang ada di dunia. kecantikan Xiao Shi membuat para selir menyadari posisinya, bagaimanapun mereka tidak akan bisa menyaingi nya dalam memperebutkan kaisar. termasuk Selir Mao, dia juga berpikir demikian. Hari ini untuk pertama kalinya, seluruh kekaisaran melihat wajah asli dari putri kerajaan wang yang sekarang sudah menjadi permaisuri.
Para selir tetap menatap dengan tatapannya tidak menyangka, sedangkan para pria yang hadir termasuk para raja muda, tidak ada yang berani menatap Xiao Shi. Aura membunuh yang disebarkan oleh Zhao benar-benar mereka rasakan saat mata mereka melirik sedikit saja ke arah Xiao Shi.
langkah demi langkah Xiao Shi mulai mendekat ke arah teng she, dan berlutut disampingnya. Teng She membuka matanya perlahan, dia tidak memiliki tenaga apapun lagi melainkan hanya untuk tersenyum pada tuannya.
" Bertahanlah" Xiao Shi hendak menyentuh sabuk yg ada pada tubuh Teng She, namun Zi Hu menghentikannya.
" Tuan, anda tidak bisa melakukannya. sabuk itu tidak akan bisa dilepas, jika anda melepasnya secara paksa maka kulit anda akan melepuh dan energi anda akan terserap habis" jelasnya.
" Aku tahu Zi Hu, aku tau" jawab Xiao Shi
" Jangan bertindak gegabah Xiao'er" Zhao hendak mendekati Xiao Shi dan menghentikannya melakukan hal bodoh itu. Tapi sayang semuanya sudah terlambat, Xiao Shi sudah memberi dinding pelindung disekitar dirinya dan teng she sehingga tidak ada satupun yg bisa menerobos nya, bahkan kaisar sendiri tidak bisa melakukannya.
" Buka penghalang ini, xiao'er!" ucap Zhao.
" Biarkan aku disini, yang mulia. Karna jika aku keluar tanpa melepas sabuk ini, maka kau hanya akan melihat aku dengan rambut perak"
Zhao diam. dia tak berniat membantahnya, semua ini benar-benar membuat nya dilema. rasanya seperti maju dirinya tetap tertusuk, mundur juga sama.
Xiao membacakan beberapa mantra dan mulai memegang sabuk iblis yg ada pada tubuh Teng She. benar benar rasanya seperti kau sedang berjuang dari sekarat.
Xiao Shi mencoba menahan rasa sakit yang dirasakannya, dan menarik sabuk itu sedikit demi sedikit. Setiap sabuk nya terbuka dan mulai longgar sedikit demi sedikit, maka Xiao Shi akan melepaskan tangannya terlebih dahulu.
Teng She yang melihat tangan Xiao Shi yang sudah melepuh, dan wajah yang pucat mencoba menghentikannya, namun ia tak berdaya. menggerakkan tubuhnya saja ia tidak bisa.
'hentikan ini gadis bodoh' ucapnya dalam hati.
"XIAO'ER!!!" panik Zhao.
Walaupun tubuhnya sudah mulai melemah, tapi Xiao Shi berusaha untuk kembali duduk dengan tegap dan menetralkan dirinya. Teng She tau apa yang akan dilakukan tuan nya dengan posisi duduk seperti itu.
" Hentikan. Kau akan mati jika memaksakannya" gumam Teng She dengan suara yang sangat pelan.
Xiao Shi hanya membalasnya dengan tersenyum, " Aku tidak akan mati semudah itu"
lalu Xiao Shi menggunakan sihir untuk melukai urat nadi yg ada ditangan kirinya, lalu memberikan setiap tetes darah yang keluar pada mulut Teng She.
Kejadian ini tidak luput dari pandangan semua orang, memang benar ternyata mereka adalah tuan dan hewan kontrak nya. Karena memberikan darah dirinya sendiri hanya dilakukan oleh manusia pada hewan kontrak nya, itu adalah metode yang ampuh untuk mengobati dan memulihkan hewan kontrak yang terluka.
berangsur-angsur keadaan tubuh Teng She semakin membaik, luka-luka luarnya telah sembuh, darah bekas lilitan sabuk iblis juga sudah tidak keluar lagi. kulit yang awalnya pucat berangsur-angsur terlihat sangat sehat.
setelah beberapa saat barulah Teng She benar benar pulih, dia bahkan terlihat seperti tidak pernah terluka sama sekali. Darah yang diberikan oleh Xiao Shi benar-benar banyak, hingga cukup untuk memulihkan dirinya.
setelah Teng She sudah bisa bangkit, Xiao Shi segera menutup luka di tangan nya menggunakan sihir agar darahnya tidak keluar lagi. setelahnya, penghalang yang ia buat juga telah hilang, Zhao segera menghampiri Xiao Shi untuk menopang tubuhnya yang terlihat sangat lemah.
Xiao Shi kembali mengeluarkan darah dari mulutnya, energi nya benar-benar terkuras sangat banyak, telapak tangan nya juga penuh dengan darah akibat pengelupasan pada kulit nya.
Teng She mengepalkan tangannya, " Ini semua gara-gara pria tua itu!!!"
sedetik kemudian, dirinya berubah menjadi seekor naga dengan batu merah diatas kepalanya. Wujud ini mengingatkan Xiao Shi pada pertemuan pertama mereka di hutan, senyuman tipis terlihat diwajahnya yang kelelahan.
" AAAAAAAAAAAAA" Selir Mao berteriak begitu melihat seekor naga berdiri dihadapan dirinya dan ayahnya yang masih duduk untuk mengembalikan energi nya.
Teng She mencoba menyerang Menteri Yun, namun Xiao Shi membuatnya tidak bisa bergerak dan memundurkan tubuh naga nya sedikit lebih jauh dari Menteri Yun dan juga anaknya.
perubahan Teng She membuat semua yang hadir terkejut dan merasa tidak percaya, didepan mereka saat ini adalah seekor naga yang diyakini dan menurut catatan sejarah naga seperti hanyalah naga legendaris.
" Tidak Mungkin! Dia seekor naga? bukankah tadi Mentri Yun mengatakan dia adalah siluman kelinci?"
" Hewan Kontrak permaisuri adalah naga legendaris? Bagaimana bisa? Bukankah dia tidak memiliki sihir? bagaimana bisa dia menaklukan naga itu?"
" Mustahil! sepertinya ini adalah sihir, bukankah naga legendaris sudah punah?"
" Ya, aku juga mendengar nya"
" Benar, lalu bagaimana bisa"
Semua orang menduga-duga, berbisik, dan tidak menyangka. Xiao Shi mencoba berdiri dibantu oleh Zhao mencoba menenangkan desas desus yang terjadi saat ini. Xiao Shi mencoba melepaskan rangkulan Zhao pada tubuhnya.
" Aku bisa sendiri" ucapnya.
" Jangan gila, kau sudah terluka parah, kau ingin aku membiarkanmu berdiri sendiri lalu tergeletak dilantai begitu saja?"
" Yang mulia, percayalah. Aku tidak selemah itu"
Walaupun tidak rela Zhao tetap melepaskan tubuh Xiao Shi agar berdiri sendiri, dan membiarkannya berjalan beberapa langkah kedepan.
Xiao Shi mencoba menghadap kepada para raja yang ada dan menjelaskan juga menjawab semua rasa penasaran mereka.
" Kalian benar, naga legendaris sudah punah. Teng She adalah satu-satunya naga legendaris yang masih hidup. Soal siluman kelinci, itu adalah penyamaran yang dilakukannya secara tidak sengaja, karna dia dibesarkan di lingkungan siluman kelinci dan menjadi keluarga mereka" Jelas Xiao Shi. Walaupun tubuhnya sudah mulai melemas, tapi dia masih bisa berbicara dengan lantang, tenang, dan jelas.
" Maaf Permaisuri, tapi bagaimana bisa seseorang tanpa sihir seperti anda menaklukan naga ini?"
Xiao Shi tersenyum kecut, " Tanpa sihir, lalu aku membuat batasan tadi apakah itu bukan sihir? aku melukai tanganku dan menutup kembali lukanya, apakah itu bukan sihir? "
Semua orang kembali berbisik bisik, benar apa yang dikatakan oleh Xiao Shi.
" Tapi Yang Mulia, bagaimana dengan rumor selama ini? Rumor mengenai wajah anda juga sekarang terbukti salah, lalu anda yang tidak memiliki sihir juga terbukti salah. Maaf atas kelancanganku, tapi apakah semua rumor ini berasal dari anda sendiri?"
" Tidak Raja, akan tetapi kerajaan wang sepakat membiarkan rumor seperti ini tersebar karna keinginanku. Wang adalah kerajaan kecil, jika aku tidak menutup wajahku, ditakutkan akan terjadi hal buruk. begitu juga dengan rumor rumor lainnya, aku sendiri tidak pernah keberatan" jawab Xiao Shi.
" Mengapa anda menyetujui nya?"
" Ku rasa dengan seperti itu akan lebih mudah, tidak akan ada satupun yang merasa tersaingi olehku, dan aku tidak perlu repot-repot diganggu oleh orang-orang yang tidak jelas"
" Lalu, apakah kaisar mengetahui semua kebenaran anda sebelum pernikahan?"
Xiao Shi melirik sekilas ke arah Zhao, " Tidak, dia mengetahui wajahku setelah beberapa bulan menikah. Tepatnya setelah aku mulai membuka hatiku untuknya. Aku sendiri bahkan tidak tau penilaian apa yang dia miliki saat itu hingga menikahiku dan membuatku menjadi seorang permaisuri, sampai saat ini Yang Mulia bahkan belum memberikan jawabannya kepadaku"
" Permaisuri, lalu apakah —"
" Sudah cukup Raja, bukankah keadaan permaisuri sekarang sangat lemah. Jangan mengajukan pertanyaan lainnya lagi" Salah satu raja yang sudah berumur mencoba menghentikan raja muda disebelahnya yang terus menerus mengajukan pertanyaan.
" Aku baik-baik saja, tidak perlu khawatir "
" Tetap saja permaisuri, anda sudah sangat terluka"
" Aku tau, baiklah Raja muda, satu pertanyaan terakhir lagi. Apa yang ingin kau tanyakan tadi?"
Raja muda itu tersenyum dan memberi penghormatan sebagai tanda terimakasih, " Terimakasih telah memberi kesempatan Permaisuri. Yang ingin hamba tanyakan adalah, jika anda memiliki sihir, maka dimana tingkatan yang anda miliki? Bisa menaklukan naga legendaris tidak mungkin anda berada di tingkatkan yang sebagaimana kebanyakan wanita berada"
" Kau akan mengetahuinya jika ada kesempatan, aku tidak bisa memberitahumu"
Sedetik kemudian Mata Xiao Shi membulat sempurna, sihir yang ia gunakan untuk membuat Teng She tidak bergerak sudah terlepas. Tubuhnya semakin melemah sehingga sihirnya juga tidak bekerja dengan baik.
" AAAAAAAAA AYAAAAHHHHHH!!!!"
|
|
|
|
|
bersambung.....