Permaisuri Kaisar

Permaisuri Kaisar
Episode 61


Mentari telah menampakan dirinya dengan sangat indah, begitu juga dengan sepasang mata indah yang mulai terbuka.


"Hoaaammmmmm" Xiao Shi menguap, dia merasa tubuhnya sangat baik sekarang.


Semalam dia memang sengaja berpesan tidak ingin dibangunkan karna merasa sangat lelah kemarin, dan ini adalah kali pertamanya bangun siang setelah menjadi seorang permaisuri.


" Yuan!?" serunya.


Pintu terbuka, Yuan dan Yanran muncul sambil membawa baskom berisi air dan sarapan paginya.


" Selamat pagi Permaisuri" sapa keduanya.


" Pagi, aku ingin sarapan dulu Yuan. Perutku ini terasa sangat lapar" keluh Xiao Shi sambil mengelus ngelus perutnya.


" Tentu saja anda merasa lapar Yang Mulia, anda tidak makan semalam dan langsung tertidur" ujar Yanran.


" Kau benar"


Xiao Shi sarapan dengan sangat bersemangat, dia merasa sangat lapar pagi ini, benar-benar seperti orang tidak makan selama beberapa hari.


Selesai dengan kegiatan sarapan nya, Xiao Shi segera membersihkan dirinya dibantu oleh Yuan dan Yanran. Pijatan Yanran adalah yang terbaik sejauh ini.


Setelah nya Xiao Shi segera merapihkan dirinya dan menjadi permaisuri seperti biasanya, mahkota dan jubah berat yang tidak bisa dia lepas setiap harinya.


Sentuhan terakhirnya adalah penutup wajahnya, Xiao Shi memakai penutup wajahnya sebagai rangkaian akhir kegiatan pagi ini.


" Bagaimana keadaan rakyat saat ini?" Xiao Shi menatap Yuan pada pantulan cermin didepannya.


" Semuanya terkendali Yang Mulia, bahkan para rakyat sangat memuji anda" ujar Yuan.


" Mengapa begitu?"


" Karena semenjak anda menjadi permaisuri keadaan menjadi semakin baik setiap harinya, angka kemiskinan sudah mulai menurun sedikit demi sedikit. Ekonomi rakyat mengalami kemajuan setiap harinya, begitu juga dengan pendapatan kerajaan"


" Keadaan yang membaik membuat ku senang, aku tidak membutuhkan pujian apapun"


" Tapi anda memang layak dipuji permaisuri, kaisar bahkan memberikan dana dari kerajaan untuk rakyat padamu, sebelumnya kaisar menyerahkan semuanya pada menteri, tapi sekarang semuanya diserahkan kepada mu. Itu semua karna adanya perubahan ekonomi yang signifikan semenjak anda ikut campur kedalamnya permaisuri " jelas Yanran panjang lebar.


" Baiklah, baiklah, sudah cukup. Kalian semua terlalu memujiku"


" Dan satu lagi, pajak yang diberikan pada para pengusaha yang dimodali oleh kerajaan juga membuat ekonomi kerajaan meningkat pesat. Itu semua karna anda permaisuri " timpal Feng Yue yang tiba-tiba masuk.


" Baiklah, baiklah sudah cukup. Kalian semua membuatku geli" Xiao Shi bergidik.


Xiao Shi mengambil pewangi dari meja riasnya. " Pewangi ini sepertinya baru"


" Itu adalah pewangi dari hadiah saat pernikahan anda permaisuri" jawab Yuan.


" Benarkah?" Seperti sudah tak berminat, Xiao Shi kembali menyimpan nya ketempat semula.


Yuan, Yanran dan Feng Yue saling melirik satu sama lain. Apakah mereka harus memberitahu Xiao Shi mengenai kejadian semalam atau tidak?


Xiao Shi yang menangkap lirikan lirikan mereka dari cermin pun segera membalik tubuhnya dan menatap ketiganya.


" Ada apa? Kenapa kalian bertingkah seperti itu?"


" Haruskah kami mengatakan nya permaisuri?" beo Yuan.


" Tentu saja. Apa yang kalian sembunyikan dariku?" Xiao Shi menyilangkan tangannya di dada.


Yuan dan Yanran hanya saling memandang satu sama lain, mereka menggunakan isyarat mata seolah mengatakan 'kau saja yang mengatakan'


" Katakan" nada suara Xiao Shi mulai meninggi.


Yuan dan Feng Yue langsung melihat kearah Yanran agar dia mengatakan nya. Tidak ada cara lain, Yanran hanya bisa pasrah.


" Permaisuri.... "


" Katakan Yanran, jangan bertele-tele, jangan merusak mood ku hari ini"


" Ba- baik permaisuri. Semalam saat anda sudah tidur kaisar meminta kasim han untuk mengundang anda ke kediamannya"


Xiao Shi mengernyit, mengundang nya dimalam hari? Kenapa?


" Kasim Han mengatakan bahwa Kaisar ingin makan malam bersama anda. Ta-tapi yang mulia...." Yanran ragu-ragu mengatakan kelanjutan nya.


" Ada apa?"


" Kaisar sudah menyiapkan semuanya untuk anda, menyiapkan tempat dan berbagai macam makanan. Dan, saya melihat kekecewaan begitu kaisar mengetahui anda tidak akan datang, tapi begitu mengetahui alasannya kaisar menjadi khawatir, dia juga bahkan tidak memakan makan malam nya " jelas Yanran dengan kepala yang tertunduk. Jujur saja, dia takut untuk mengatakannya.


" Maafkan saya permaisuri, tapi kami pikir itu adalah salah satu cara kaisar menunjukkan perasaannya padamu" ujar Feng Yue.


" Sejak awal kami sudah mengira bahwa Kaisar memang tertarik pada anda permaisuri, akan tetapi gengsi nya terlalu tinggi. Maafkan saya jika lancang, akan tetapi bukankah seharusnya permaisuri membuka hati untuk kaisar?" Yuan sudah tau sejak awal saat pertama kali mereka bertemu dikerajaan sekembalinya dari hutan terlarang. Tatapan Zao saat itu sangatlah berbeda pada Xiao Shi.


" Katakan padaku apa yang harus aku lakukan? Aku meminta pendapat kalian sebagai teman ku"


" Buka hatimu untuk suamimu Shi'er. Dia sedang berusaha mendekati mu, dia mungkin batu, tapi kau jangan menjadi batu juga" ucap Yuan.


" Apa yang dikatakan Yuan benar, kaisar angkuh itu memang memiliki perasaan terhadapmu" ucap Teng She yang tiba-tiba muncul begitu saja sambil memakan apelnya.


Xiao Shi tidak menghiraukan kedatangan Teng She, saat ini kepala dan hatinya sedang berperang. Apakah dia harus membuka hatinya untuk kaisar atau tidak? Tapi bagaimana jika dia hanya mendapat kekecewaan? Sakit hati? Dan bagaimana cara nya menerima kenyataan bahwa seorang permaisuri harus merelakan kaisar nya bersama para selir juga.


" Salam permaisuri " Fu Tong juga tiba-tiba muncul.


" Kenapa bocah tengik itu tiba-tiba kesini juga" gumam Teng She disela-sela kegiatan mengunyahnya.


" Maafkan atas kelancangan saya permaisuri, akan tetapi kaisar tidak pernah melakukan hal seperti ini pada wanita manapun termasuk para selir. Seperti yang anda ketahui, bahkan dengan ibunya sendiripun kaisar sangat kaku dan tidak mudah berekspresi. Menurut pandangan saya, yang dilakukan kaisar semalam seharusnya cukup meyakinkan anda permaisuri" jelas Fu Tong panjang lebar.


" Jadi, kejadian semalam itu atas saranmu juga?" Curiga Xiao Shi.


" Tidak Yang Mulia" sanggah Fu Tong cepat.


" Tidak Shi'er, Fu Tong bahkan mengetahui nya bersamaan dengan kami semalam, setelah Yanran kembali" bela Feng Yue.


" Aku tidak tahu, semuanya membingungkan ku. Dengan begitu banyak wanita cantik dan selir yang dia miliki, tidak mungkin dia tidak pernah menyentuhnya sama sekali, tidak mungkin dia tidak melakukan hal yang sama. Dia mungkin saja melakukannya tanpa sepengetahuan Kasim Han dan yang lainnya " ujar Xiao Shi.


" Tidak Yang Mulia, ibu suri bahkan sudah melakukan banyak hal agar kaisar bisa dekat dengan para selir nya. Tapi tidak ada satupun yang berhasil, semua upaya ibu suri justru membuat jarak dengan kaisar" Jelas Yanran.


" Tapi kulihat hubungan kaisar dan ibunda baik-baik saja"


" Itu karna sudah lama sekali ibu suri tidak melakukan upaya apapun agar kaisar memilih seorang wanita" ucap Fu Tong meyakinkan.


Pikirannya kalah kali ini, perasaan memenuhi keputusan nya, sepertinya tidak salah untuk membuka hati bagi Kaisar. Dia tidak akan tau jika tidak mencobanya, jika diakhir ternyata menyakitkan maka itu adalah konsekuensi atas keputusannya hari ini. Dan soal para selir, dia harus mulai menenangkan hatinya. Sebagai seorang permaisuri itu juga adalah konsekuensinya.


" Baiklah, ku rasa aku akan merepotkan kalian hari ini"


Semuanya bertanya-tanya, apa yang dimaksud dengan merepotkan. Sepertinya tadi mereka semua membahas mengenai perasaan kaisar, kenapa sekarang mereka harus direpotkan?


" Apa maksudmu?" Beo Teng She.


Xiao Shi bangkit dari duduknya, dan berjalan beberapa langkah.


" Semalam kaisar menyiapkan berbagai makanan untuk ku bukan? Sekarang aku akan memberikan hal yang sama untuknya"


" Jadi, kau memutuskan untuk membuka hati untuk kaisar?" Tanya Yuan memastikan.


Xiao Shi mengangguk.


Yuan dan Yanran menutup mulutnya karna terlalu senang, mereka berdua bahkan saling berpelukan sambil meloncat-loncat kegirangan. Sedangkan ketiga pria disana hanya tersenyum senang mendengar keputusan Xiao Shi.


" Kalian ini sebenarnya berada dipihak siapa? Senang sekali jika itu menyangkut soal kaisar. Sepertinya aku harus mengganti dayang dan pengawal ku dengan yang lebih setia"


Seketika suasana hening, tidak ada wajah senang ataupun loncatan loncatan kegirangan lainnya. Semuanya diam, membeku, dan menundukan kepalanya.


" Maaf permaisuri " ucapnya serempak.


Xiao Shi hanya menggelengkan kepalanya


" aku bercanda, ayo bantu aku menyiapkan makanan nya"


Semuanya menghela nafas lega.


" Apa yang akan kau berikan pada kaisar Shi'er?" Tanya Yuan.


" Emm entahlah, tapi aku akan memasaknya sendiri"


" APAAAAAAAAA??!!!"


|


|


|


|


bersambung.......