Permaisuri Kaisar

Permaisuri Kaisar
Episode 60


Setelah seharian merenung, Zao akhirnya mendapatkan sebuah keputusan.


" Kasim Han!" Serunya.


" Disini Yang Mulia"


" Siapkan aku beberapa makanan spesial untuk makan malam, dan siapkan baju terbaik ku, juga siapkan taman belakang untuk nanti malam. Aku ingin dekorasi yang indah." ujar Zao.


" Apakah akan ada tamu malam ini Yang Mulia?" Kasim Han kebingungan dengan perintah yang diterimanya saat ini.


" Tidak ada, lakukan saja perintah ku Kasim"


" Ba-baik Yang Mulia"


Kasim Han segera keluar dan memberi tahu para dayang untuk menyiapkan apa yang diperintahkan oleh Kaisarnya itu.


Kenapa semua tiba-tiba sekali? Sebenarnya siapa yang akan datang?


Malam telah tiba, bintang-bintang berhamburan dengan indah dilangit. Zao juga sudah siap dengan pakaian terbaiknya. Namun, semua masih bertanya-tanya. Siapa yang akan datang?


Taman bagian belakang kediaman Kaisar sudah ditata dengan sangat indah. Zao puas dengan kinerja para bawahannya itu.


" panggilkan permaisuri" titah Zao.


Dari situlah Kasim Han dan Huang Li ber-oh ria, ternyata ini semua untuk permaisuri. Seperti kaisar benar benar jatuh cinta dengan permaisuri, hanya saja dia terlalu gengsi.


Kasim Han segera menuju kediaman permaisuri, baru kali ini Han merasa seperti dirinya sedang mengantarkan pesan cinta antara sepasang kekasih.


" Beritahukan kedatangan ku pada Permaisuri"


Melihat kedatangan Kasim Han seperti nya ada titah baru dari kaisar untuk permaisuri. Bukan nya memberitahu kedatangan sang kasim, Yuan justru mendekatkan langkahnya.


" Ada apa?"


" Kaisar memanggil permaisuri ke kediamannya" yang diucapkan oleh Kasim Han ini membuat seluruh dayang salah paham. Mereka berpikir bahwa Kaisar meminta permaisuri untuk menemani tidurnya malam ini.


Kebanyakan dayang merasa senang karna akhirnya tuan mereka dilirik oleh kaisar, tapi hal itu berbanding terbalik dengan tiga orang terdekat Xiao Shi.


Menyadari situasi yang terjadi, kasim Han segera meralat ucapannya. "Kaisar mengundang permaisuri untuk makan malam bersama ditaman belakang kediamannya"


Kini reaksinya terbalik, para dayang yang tadi senang merasa sedikit kecewa, sedangkan ketiga orang itu merasa sedikit lega.


" Maafkan saya, tapi saya rasa permaisuri tidak bisa memenuhi keinginan kaisar kasim" ucap Yuan sembari menundukan kepalanya sejenak.


Kasim Han mengernyit, " Mengapa begitu? Ini adalah perintah kaisar"


" Seharian ini permaisuri menata kediaman nya sendiri, dia bahkan tidak sempat makan malam karna langsung tertidur akibat kelelahan. Kami harap Yang Mulia Kaisar dapat memakluminya"


Ya memang seperti itulah kejadian nya, Xiao Shi merasa tidak puas dengan tampilan kediamannya. Akhirnya dia memutuskan merenovasi tampilan kediamannya sendiri. Sebelumnya dia pernah mencoba membenahinya menggunakan sihir, ternyata hasilnya kurang memuaskan. Karna itulah dia memilih melakukannya sendiri. Dia tidak meminta bantuan para dayang karna dia sulit menjelaskan tampilan yang ada dalam bayangan nya, alhasil para dayang hanya membantu sedikit sedikit saja.


Kasim Han melihat sendiri tampilan yang berbeda dari kediaman permaisuri, keadaan nya kini memang jauh lebih indah dari sebelumnya, ini kali pertama dirinya melihat tampilan seperti ini di daratan ini. Tapi bagaimana dengan persiapan yang sudah disiapkan oleh kaisar?


" Aku mengerti Yuan, tapi bagaimana aku akan menjelaskan nya pada Kaisar jika permaisuri tidak bisa datang? Dia sudah membuat persiapan nya sejak pagi" keluh nya.


Yuan berkerut, apa yang dikatakan oleh Kasim Han ini?


" Apa maksudmu kak?" Tanya Yanran.


Kasim Han menghela nafasnya pasrah, dia menceritakan apa yang sudah disiapkan oleh kaisar seharian ini.


" APAAA?! Kenapa kau tidak memberitahu permaisuri sejak awal?" Spontan Yuan.


" Kecilkan suara mu Yuan. Permaisuri bisa terbangun nanti" tegur Feng Yue.


Apa yang dikatakan Kasim Han memang dapat diterima, tidak ada yang bisa menebak dengan keadaan Kaisar yang memiliki banyak wanita. Tapi, bagaimana sekarang? Membangunkan permaisuri mereka tidak tega. Tetapi, tidak memenuhi perintah kaisar juga bersalah. Ini sungguh membuat mereka dilema.


" Ayo menghadap Kaisar dan katakan yang sebenarnya " usul Yanran.


" Ayo" ujar Yuan.


" Tidak, aku yang akan kesana. Yang Mulia akan lebih mengerti jika aku yang mengatakan nya, karna aku bagian dari kekaisaran sejak dulu, sedangkan kalian adalah orang baru."


Yang dikatakan Yanran juga ada benarnya. Kaisar angkuh itu memang sangat sulit untuk dipahami.


Walaupun Kasim Han ingin menolak, tapi tidak ada yang bisa dilakukan. Membangunkan permaisuri adalah perbuatan salah, namun perintah kaisar adalah kewajiban. Dilema ini membuatnya bingung, jikapun harus dihukum maka tidak apa-apa. Ini bukan kali pertama dirinya dihukum.


Sesampainya dibelakang kediaman Kaisar, Yanran dan Kasim Han saling melirik satu sama lain. Setelahnya barulah Yanran menyadari apa yang ada didepan nya, pemandangan yang sangat indah, makanan yang berjejer rapih dan indah dengan segala dekorasinya. Kaisar benar-benar membuatnya sangat indah hanya untuk sekedar makan malam bersama permaisuri. Yanran sekarang mengerti perasaan Kasim Han. Karna setelah melihat ini, Yanran jadi tidak tahu apa yang harus dia katakan pada Kaisar.


Melihat kedatangan Kasim Han tanpa permaisuri dan hanya Yanran membuatnya bertanya-tanya. " Dimana Permaisuri? Aku memintamu memanggil permaisuri kasim, bukan Yanran".


Yanran memajukan langkahnya dan memberi penghormatan kepada kaisar. " Yang Mulia, dengan segala hormat hamba meminta maaf karna permaisuri tidak bisa menghadiri undangan anda malam ini"


Raut wajah kebahagiaan hilang seketika dari Zao. Kasim Han dan Huang Li juga seluruh dayang yang berada disana meneguk lidah nya sendiri, sepertinya mereka harus bersiap-siap akan adanya sebuah badai yang sangat besar kali ini.


" Kenapa dia menolaknya?" tanya zao datar.


" Izin Yang Mulia, hari ini permaisuri mengubah beberapa hal di kediamannya sejak pagi. Bahkan begitu selesai dan membersihkan dirinya, permaisuri tidak sempat memakan apapun dan langsung tertidur begitu saja."


Wajah kecewa kini berganti khawatir, bagaimana bisa para dayang membiarkannya tidak makan sama sekali.


" Kenapa bisa selelah itu? Apa tugas para dayang jika permaisuri masih melakukan semuanya sendiri?"


" Mohon ampun Yang Mulia, tetapi permaisuri sendiri yang ingin melakukannya. Kami hanya membantu membawa beberapa barang kebutuhannya "


" Ya sudah, kembalilah. Tapi ingat, aku tidak ingin kejadian ini terulang, apapun yang dilakukan oleh permaisuri kalian harus membantunya, ini adalah perintahku "


" Baik Yang Mulia"


Yanran pun segera kembali ke kediaman permaisuri. Namaun Zao dan yang lain nya masih belum beranjak dari sana. Zao menatap sekeliling nya, hiasan, makanan, semua yang disiapkan nya ini terasa sia-sia. Walaupun ingin marah tapi jika memaksakan permaisuri nya yang kelelahan untuk kesini itu terlihat sangat kejam.


" Yang Mulia...."


" Ini salahku, seharusnya aku memastikan keadaan nya terlebih dahulu "


" Mungkin lain kali, kita harus memastikannya terlebih dahulu pada Fu Tong, Yang Mulia"


" Kau benar kasim, kenapa aku tidak terpikir dia sama sekali sejak awal. Ah sudahlah, kalian makan saja lah makanan nya, bagikan juga pada yang lain. Aku akan tidur " ucapnya lalu pergi menuju kamarnya.


Para dayang yang ditunggalkan kaisar merasa kebingungan, apa yang harus mereka lakukan sekarang? Memakan makanan lezat ini? Apakah akan ada hukuman setelahnya atau mungkin hal buruk lainnya karna telah berani memakan hidangan keluarga kerajaan.


" Makanlah, ini perintah kaisar, ayo" Kasim Han dan Huang Li duduk dan makan terlebih dahulu, setelah itu barulah disusul para dayang yang lain nya.


Ini adalah kali pertama mereka memakan hidangan utuh milik kerajaan, sungguh anugrah. Walaupun sebenarnya mereka turut bersedih akan kaisar, tapi apa boleh buat? Malam ini bukanlah takdir dari mereka berdua.


|


|


|


|


|


bersambung....