Permaisuri Kaisar

Permaisuri Kaisar
Episode 104


Hari mulai berjalan seperti biasa nya, saat ini Zhao dan Xiao Shi sedang memimpin pertemuan untuk menerima laporan dari para menteri.


" Baiklah, aku setuju, lakukan sesuai rencananya"


" Baik Yang Mulia"


" Sebelum kita melanjutkan laporannya, ada yang ingin aku umumkan terlebih dahulu" Zhao memberi isyarat pada kepala sekertaris agar membacakan pengumumannya


Kepala sekertaris menganggukan kepalanya dan mulai membacakan isi yang ada pada gulungan nya. " Mulai saat ini, setiap laporan yang diberikan akan diperiksa lebih lanjut oleh permaisuri dan orang orangnya. Setiap laporan akan dipastikan kebenaran nya. Hal ini diputuskan sendiri oleh Yang Mulia Kaisar untuk menjaga pemerintahan tetap aman dan terkendali. Ini adalah keputusan mutlak yang dibuat oleh Yang Mulia Kaisar, siapapun yang menentang nya akan dianggap sebagai seorang pengkhianat"


Suasana menjadi sangat riuh karna para menteri saling berbisik satu sama lain.


" Apakah ini sama seperti waktu itu?" Pikir Mentri Yun.


" Yang Mulia, bagaimana cara membuktikan nya? Sejauh ini, tidak mungkin kita bisa membuktikan apa yang dikatakan oleh orang lain, jika anda menaruh mata-mata sekalipun itu tidak akan cukup untuk membuktikannya" ucap salah satu menteri


" Kau ingin mencobanya?" Tantang Xiao Shi.


Suasana langsung diam, riuh menghilang seketika karna ucapan Xiao Shi.


" Aku akan mencobanya Yang Mulia " ucap jendral Chi


Dengan gagahnya sang jendral melangkah maju, Xiao Shi menganggukan kepalanya dan membiarkan Yuan untuk maju.


" Berikan tanganmu pada dayangku, jendral"


Sesuai ucapan Xiao Shi, jendral chi melakukannya dan membiarkan tangannya digenggam oleh Yuan.


" Apa yang kau lakukan tadi malam, jendral?" Tanya Xiao Shi


" Tadi malam, saya berada di tempat pelatihan untuk melatih panahan para prajurit " jawabnya


" Baiklah, kita buktikan apakah ucapanmu itu benar atau salah... Yuan, lakukan!"


Yuan memejamkan matanya, membaca beberapa doa atau bahkan mantra yang tidak dapat dimengerti oleh orang-orang. Tiba-tiba saja matanya terbuka dan kepalanya menengadah menghadap langit-langit.


Sebuah awan dengan sebuah kejadian didalamnya terlihat dihadapan semua orang.


Disana terlihat banyak sekali prajurit yang melakukan panahan dengan satu suara sebagai instruksi. Suara itu adalah suara jendral chi, kejadian itu terus berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini sesuai dengan kemana saja sang jendral melangkahkan kakinya. Apa yang dilihat didalam awan adalah apa yang dilihat dan ditangkap oleh mata sang jendral sebagai pemilik tubuhnya.


" Cukup Yuan"


Yuan kembali menunduk dan matanya terpejam, dia juga melepaskan genggaman tangannya. Beberapa menit Yuan diam ditempatnya lalu kembali ke tempat sebelumnya bersamaan dengan Feng Yue.


Semua orang yang ada di aula sangat terkejut, terlebih sang jendral sendiri. Dia merasa seperti diramal, tapi ini bukanlah ramalan. Keajaiban apa ini?


" Kita tidak bisa menerima sihir terlarang seperti ini, Yang Mulia " ucap salah satu mentri. Sepertinya dia bener benar menentang keputusan ini.


" Terlarang? Kenapa kau mengatakan ini terlarang?" Tanya Xiao Shi penasaran.


" Mohon maaf Yang Mulia, tapi kelebihan yang permaisuri sebut ini tidak pernah ada dalam sejarah, dan ini pertama kalinya ada hal semacam itu di dunia ini"


Zhao hendak menjawab tudingan dari menteri nya namun Xiao Shi mendahuluinya.


" Menteri, apa kau pernah mendengar bahwa seluruh anggota keluarga sah dari kerajaan wang memiliki tanda di punggung mereka?"


" Tentu Permaisuri, itu adalah pengetahuan umum"


" Tanda itu adalah bukti dari kelebihan yang kau sebut sihir terlarang ini"


Suasana kembali riuh saat Xiao mengatakannya.


" Sebetulnya seluruh anggota kerajaan memiliki kelebihan ini, dan tidak pernah ada orang luar yang memiliki nya, dayang dan pengawal ku adalah orang luar pertama yang memiliki nya."


" Itu artinya mereka yg menggunakan sihir terlarang?" Ucap salah satu mentri


" Tentu tidak, dari seluruh anggota keluarga Wang, hanya aku yang bisa mengajarkan kelebihan ini pada orang lain, dan aku juga memiliki sudut pandang yang berbeda dari kemampuan yang biasanya "


Melihat semua menteri hampir percaya pada ucapan Xiao Shi, Mentri Yun kembali bersuara. " Tapi ini tidak menutup kemungkinan bahwa ini berasal dari sihir terlarang yang diturunkan"


Semua menteri kembali terhasut dengan ucapan Mentri Yun, mereka seperti tidak memiliki pendirian nya, mereka seperti sebatang kayu yang mengambang di sungai dan membiarkan dirinya hanyut oleh arusnya.


" Mentri Yun, sepertinya kau memang sulit untuk percaya" sindir Xiao Shi


" Aku hanya merasa harus waspada, Permaisuri "


" Hahahaha, baiklah. Jika begitu Yang Mulia bisakah aku meminta sesuatu?"


" Tentu, permaisuri. Katakan " jawab Zhao


" Dimana aku bisa menemui tetua Ahn?"


" Kenapa kau ingin menemui nya?"


" Aku rasa itu bisa membuat tuduhan dan kewaspadaan dari mentrimu menghilang, aku yakin seseorang seperti tetua ahn mengetahui bahwa kemampuan keluarga ku bukanlah sihir terlarang. Dan aku juga yakin para menterimu yang sangat waspada ini akan percaya padanya " ucapnya sengaja menekan perkataannya untuk menyindir Mentri Yun


Zhao mengangguk" aku mengerti, tapi tetua ahn sulit ditemui dan—"


" Aku disini Yang Mulia "


'bagaimana bisa?' pikir semua orang. Orang tua itu sangat sulit ditemui dan jarang sekali muncul, tapi kali ini dia muncul tiba-tiba.


" Tetua" zhao menyapa tetua ahn dan sedikit menundukkan kepalanya untuk menghormati nya.


" Yang mulia,, kedatanganku kali ini memanglah sudah aku rencanakan sejak puluhan tahun yang lalu." Ucap tetua Ahn.


" Apa maksud nya tetua?"


" Kejadian ini sudah diramalkan oleh langit, dan karna itulah aku disini agar tidak ada yang mengotori kain putih yang suci" ucapnya sambil melihat ke arah Xiao Shi.


Tetua Ahn akhirnya mulai menceritakan asal muasal kelebihan yang diterima oleh kerajaan wang beratus-ratus tahun yang lalu.


Ternyata kelebihan yang diterima itu bersamaan dengan turunnya bunga surgawi ke kerajaan wang. Akan tetapi mereka dilarang memberitahu orang luar mengenai kelebihannya, alasan itulah yang membuat kelebihan wang selama ini tidak terdeteksi oleh siapapun. Dan ini juga alasan kenapa wang menjadi kerajaan yang makmur tanpa pencuri seorang pun.


" Lalu, jika itu harus dirahasiakan, mengapa permaisuri memberitahunya pada kami semua? Bahkan berencana melakukan sidang di aula dengan itu" ucap salah satu Mentri.


Tetua Ahn hanya tersenyum, sekilas ia melihat ke arah Xiao Shi yang duduk dengan tenang.


" Hal itu karna Permaisuri adalah orang yang memiliki sihir aslinya, bukankah kita semua tahu bahwa kehidupan permaisuri tersangkut paut dengan bunga surgawi? Sihir ini juga berasal dari bunga surgawi. Itu alasan kenapa permaisuri dapat mengajarkan orang lain diluar darah wang untuk memiliku sihirnya juga, dan dia juga memiliki hak nya jika ingin membuat sihirnya diketahui oleh orang lain sekarang"


Semua menteri akhirnya mengerti, dan mereka mulai bersuara dan setuju jika sidang dilakukan dengan di cek terlebih dahulu, dengan ini kerja kerasa mereka juga akan terlihat oleh kaisar dan semua orang.


Tapi, Mentri Yun dan jajarannya masih belum bersuara. Mentri Yun bahkan mengepalkan tangannya kesal.


" Mentri Yun, apakah kau masih keberatan?" Kali ini Zhao yang bertanya.


Mentri yun tersadar dari perang emosinya dan tersenyum dengan paksa ke arah Zhao. " Tentu tidak yang mulia, hamba dan yang lainnya menyetujui keputusan anda" ucapnya terpaksa.


Xiao Shi tersenyum dibalik cadarnya. Akhirnya Mentri Yun tidak bisa mengelak lagi.


" Baiklah, karna semuanya setuju maka mulai saat ini sistem pemerikasaan laporan akan dipakai. Dan pertemuan hari ini cukup sampai disini" ucap Zhao membubarkan semua orang.


Zhao, Xiao Shi, tetua ahn dan para pengawalnya keluar terlebih dahulu. Setelahnya disusul oleh para menteri dan jajarannya.


Zhao, Xiao Shi, dan tetua ahn berjalan bersama.


" Ini suatu hal yang mengejutkan karna anda tiba-tiba datang, tetua" zhao sedikit terkekeh mengingat betapa sulitnya jika dahulu mereka membutuhkan pendahulunya ini.


" Sepertinya anda harus berterimakasih pada permaisuri, yang Mulia." Jawab tetua Ahn.


" Knpa seperti itu, tetua?" Tanya Zhao


" Aku tidak tau kenapa tapi saat Permaisuri menyebutkan namaku, aku langsung mendengar nya dan merasa harus datang"


" Jika bgtu aku bisa menjahilimu kapan kapan nanti" canda Xiao Shi


" Hahahahaa, baiklah Yang Mulia, permaisuri, aku akan pergi"


" Secepat itu?" Ucao Zhao


" Ya Yang Mulia, aku harus pergi "


" Terimakasih atas bantuannya, tetua" Xiao Shi membungkukkan badannya.


" berbahagialah kalian" ucap tetua ahn terakhir kali sebelum kembali menghilang.


" Dipikir-pikir, para tetua itu benar-benar seperti jailangkung." Gumam Xiao Shi


" Jailangkung?" Beo Zhao


" Hah? Apa? Anu, kau tidakk akan mengerti Yang Mulia " Xiao Shi langsung melanjutkan jalannya lebih cepat, menghindari pertanyaan Zhao selanjutnya.


" Permaisuri, tunggu, apa itu jailangkung? Apakah dia kekasihmu? Atau pria yang kau cintai sebelumnya?" Zhao melebarkan langkah nya mengejejar Xiao Shi.


" Yang mulia daripada kau menanyakan jailangkung padaku apa kau tidak memiliki pekerjaan di ruangan mu?"


" Jelaskan dulu padaku siapa itu jailangkung? Kau sudah menjadi permaisuri ku, kau tidak boleh mencintai pria lain permaisuri."


" Ashhh yang Mulia pergilah "


" Apakah jailangkung lebih tampan daripada aku?"


" Ya!" Jawabnya terlanjur kesal


Sepanjang jalan mereka meributkan hal itu bahkan sambil berteriak membuat para pelayan mereka tertawa. Kaisar selalu terlihat seperti anak kecil jika bersama dengan permaisuri. Julukan kaisar dingin itu sepertinya hilang begitu saja saat dia bersama dengan permaisurinya.


|


|


|


|


|


bersambung.....