XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
69 - Pulang Kembali [Revisi]


"APAAA?!" Yang Shu berdiri dan terlihat begitu terkejut saat mengetahui bahwa kedatangan Patriarch Lan adalah untuk merekrut dirinya.


"Ka-Kau Tidak Bercanda, Kan?! Bagaimana Mungkin Aku..?!" Yang Shu mengusap-usap dadanya, dia mulai duduk kembali.


Huan Fei, "Ini semua telah direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya. Menurutku, kau memiliki potensi untuk menjadi seorang kultivator, hanya saja sumber daya yang tidak ada membuat praktikmu terhenti di Forging Qi tingkat 8."


Yang Shu mengembuskan napas pelan, dia lalu mengelus-elus kumis dan janggutnya sambil menggeleng. "Aku menghargai keinginanmu, Saudaraku. Tapi aku-"


"Kau jangan menolak dulu, Senior Lan belum melanjutkan ucapanku."


Yang Shu mengerutkan keningnya saat melihat senyuman di wajah Huan Fei. Dia lalu memandangi Patriarch Lan yang ternyata juga tersenyum ke arahnya.


Patriarch Lan, "Selain Anda, aku juga berniat untuk merekrut semua murid yang tersisa dari Sekte Kupu-Kupu. Aku tahu bahwa dua orang murid Anda telah direkrut oleh sekte lain. Jadi, aku berniat untuk merekrut sisanya."


Yang Shu menatap tidak percaya ke arah pemuda tampan di hadapannya. "Patriarch Lan, jangan bilang kau ingin merekrut kesembilan muridku yang tersisa?"


"Sepuluh dengan Anda,"


!


Qi Xuan dan Xiao Lu terlihat senang karena teman-teman mereka yang berada di Desa Tani juga ikut direkrut. Meski mereka masih belum mengetahui sebesar apa Sekte Pedang Langit itu, tetapi dari namanya saja... Qi Xuan dan Xiao Lu yakin bahwa teman-temannya akan meraih impian mereka menjadi seorang Pendekar yang hebat.


Yang Shu, "Aku tidak tahu harus bilang apa, aku sangat senang karena murid-muridku akhirnya bisa mewujudkan impian mereka. Tetapi untukku pribadi, aku menolak direkrut olehmu.."


!!


Patriarch Lan, Huan Fei, Gu Ta Sian dan yang berada di ruangan tersebut terkejut saat mendengar penolakan dari Yang Shu.


Huan Fei dan Gu Ta Sian secara bersamaan bertanya alasan Yang Shu menolak untuk direkrut Patriarch Lan. Dan saat Yang Shu mengutarakan alasannya... semua yang ada di ruangan tersebut terdiam.


"Sekte Kupu-Kupu meskipun tidak begitu terkenal, tapi sekte itu adalah satu-satunya di Desa Tani. Jika aku memutuskan untuk melepaskannya dan memilih menjadi bagian dari Sekte Pedang Langit, maka anak-anak di Desa Tani tidak akan ada lagi yang memiliki impian menjadi pendekar..."


Yang Shu mengkhawatirkan generasi selanjutnya dari murid-muridnya, yaitu anak-anak yang masih berusia muda. Tanpa Yang Shu dan Sekte Kupu-Kupu miliknya, anak-anak yang seumuran Xiao Shuxiang dan Feng Ying tidak akan tahu seperti apa dunia yang ada di luar desa mereka.


Patriarch Lan mengangguk, dia mengerti perasaan Yang Shu. Dalam hati, dia bisa merasakan bahwa Yang Shu masih memiliki sifatnya sebagai seorang Kaisar Benua Utara.


Tidak banyak orang yang mau mementingkan orang lain seperti yang dilakukan oleh Yang Shu, apalagi diketahui bahwa Yang Shu bukanlah asli dari Benua Timur.


"Anda jangan khawatir, Sekte Kupu-Kupu akan tetap melekat kepada Anda dan murid-murid Anda.."


Patriarch Lan juga mengatakan bahwa Yang Shu dan murid-muridnya akan berada dan belajar di Sekte Pedang Langit, sampai mereka mampu membangun Sekte Kupu-Kupu yang lebih layak.


Yang Shu tersenyum, dia tidak menyangka Patriarch Lan mengatakan hal itu. Tentu saja Yang Shu senang, karena dia bisa menjadi bagian dari Sekte Pedang Langit tanpa harus melepaskan nama Sekte Kupu-Kupu miliknya.


Perbincangan antara Yang Shu dengan ketiga tamunya mulai diselingi dengan candaan dan obrolan biasa. Xiao Lu dan Zong Ming juga terlihat mengobrol dengan murid-murid Sekte Pedang Langit, tentu saja Lan Guan Zhi hanya merespon dengan cara mengangguk pelan.


Meski Lan Guan Zhi begitu minim bicara, namun entah kenapa setiap tatapannya membuat Xiao Lu, Qi Xuan dan Zong Ming mengerti dirinya. Seolah, mata Lan Guan Zhi-lah yang berbicara dengan mereka.


Di halaman, Jing Mi bersandar di batang pohon plum, sementara Xiao Shuxiang duduk bersila sambil mengubah Aura Pembunuh yang didapatkannya menjadi Aura Pendekar.


Xiao Shuxiang juga menyerap Qi dan menyimpannya dalam dantian miliknya. Hanya saja, seberapa banyak pun Qi yang diserap Xiao Shuxiang, praktiknya sama sekali tidak berubah dan tetap berada di Forging Qi tingkat satu.


"Haah... keterlaluan. Sepertinya, hanya di tempat dengan kepadatan Qi 8 dan 9 yang bisa membuat praktikku meningkat..." Xiao Shuxiang membuka matanya perlahan, dia kemudian ikut bersandar di samping Jing Mi.


Tidak berselang lama, Yang Shu, Patriarch Lan, Huan Fei dan Gu Ta Sian, serta yang lainnya mulai ke luar. Ini membuat Jing Mi dan Xiao Shuxiang bangun dan menghampiri mereka.


Qi Xuan dan Zong Ming langsung memeluk Jing Mi dan Xiao Shuxiang. Keduanya terlihat senang sekali, sementara Jing Mi dan Xiao Shuxiang malah terlihat kebingungan.


Zong Ming menceritakan secara singkat kepada Jing Mi dan Xiao Shuxiang, "Kalian berdua akan belajar di Sekte Pedang Langit mulai sekarang."


"Tidak hanya itu, tapi semua saudara kita juga akan belajar di sana..!" Qi Xuan melanjutkan ucapan Zong Ming, dia begitu bahagia saat mengatakannya.


"Benarkah?!" Jing Mi begitu kegirangan, dia memeluk erat Zong Ming dan Qi Xuan. Meski tidak satu sekte dengan mereka lagi, namun dia yakin peluangnya untuk bertemu dengan saudaranya dan saudara barunya jauh lebih besar.


Yang Shu menyentuh pundak Jing Mi dan Xiao Shuxiang, "Kalian bersiap-siaplah. Kita akan segera pulang ke Desa Tani untuk menjemput yang lainnya."


"Sebaiknya kalian pergi terlebih dahulu, biar aku dan beberapa muridku yang menyusul kalian nanti." ucap Huan Fei sambil menyentuh pundak Patriarch Lan.


Patriarch Lan mengangguk, dia lalu meminta murid-muridnya untuk segera membawa keempat murid Yang Shu.


Keempat murid Patriarch Lan seketika menarik pedang mereka, lalu mulai melemparnya ke udara. Mereka kemudian meraih tangan murid-murid Yang Shu dan melompat naik ke atas pedang mereka.


!!


Qi Xuan, Xiao Lu dan Jing Mi begitu terkejut saat ketiganya bisa berdiri di atas sebuah pedang yang melayang.


"He-hebat!!" Jing Mi berseru dengan mata berbinar-binar, dia merasa seperti bermimpi sekarang ini.


Perlahan, pedang keempat murid Sekte Pedang Langit mulai melayang naik, mengangkat Jing Mi dan saudara seperguruannya semakin tinggi.


Pedang yang mereka naiki ini adalah Pedang Terbang, sebuah pusaka tingkat tinggi. Di Benua Timur, hanya Sekte Pedang Langit saja yang mampu memfasilitasi seluruh murid-muridnya dengan pusaka Pedang Terbang ini.


Sementara untuk Sekte Besar yang lain, mereka hanya memberikan Pedang Terbang kepada murid-murid yang berbakat saja.


Patriarch Lan juga ikut melempar pedangnya ke udara, dia lalu merangkul lengan Yang Shu dan segera melompat menaiki pedang terbangnya.


"Fei'Er, kau jangan lama-lama. Atau aku akan selingkuh dengannya,"


Patriarch Lan, setelah berkata seperti itu, langsung melesat cepat bersama Yang Shu dan mendahului murid-muridnya.


!!


Jing Mi menggoyang-goyangkan lengan murid Sekte Pedang Langit yang bersamanya, "Ayo lebih cepat. Aku ingin yang secepat Patriarch Lan barusan...!"


"Baiklah, baiklah. Tapi jangan terlalu heboh begitu. Nanti kau jatuh," murid Sekte Pedang Langit memperingatkan.


Jing Mi tidak terlihat takut sama sekali, dia malah begitu senang karena bisa terbang. Dari semua pengalamannya, inilah yang paling Jing Mi senangi dan tidak akan pernah dia lupakan.


Xiao Shuxiang menggeleng saat melihat tingkah anak tersebut. Padahal baginya, terbang dengan berpijak pada sebuah pedang adalah hal yang biasa.


Xiao Shuxiang menutup matanya saat menyadari akan terbang melewati danau, dia sedikit gugup melihat banyak air.


Jika dibandingkan dengan Qi Xuan yang tidak tahan ketinggian, Jing Mi dan Xiao Lu terlihat begitu semangat dan senang sekali. Tidak pernah mereka bayangkan bisa terbang layaknya seekor burung.


Xiao Lu, "Bagaimana cara kalian melakukan ini?"


Tian Ri, "Aku bisa terbang dengan menggunakan Qi yang dialiri ke dalam pedang ini."


Pusaka tingkat tinggi jauh lebih efektif daripada pusaka tingkat menengah. Itu karena pusaka tingkat tinggi seperti Pedang Terbang yang mereka naiki sekarang, hanya membutuhkan Qi yang sedikit untuk menggunakannya.


"... tinggal tergantung pada pengontrolan Qi saja,"


Xiao Lu kemudian menarik pedangnya, dia mengatakan pada Tian Ri bahwa pedang di tangannya adalah milik kultivator jahat yang dia tebas.


Xiao Lu menyerahkan pedangnya kepada Tian Ri, "Apa pedangku ini bisa terbang jika dialiri Qi?"


Tian Ri menimbang-nimbang pedang di tangannya, dia kemudian menggeleng. "Ini hanya pusaka tingkat menengah..."


"Sebenarnya semua pedang yang bisa dialiri Qi dapat terbang, tapi tidak akan bertahan lama.." Tian Ri menjelaskan, "Mencoba terbang dengan pusaka tingkat menengah hanya akan membuat Qi dan tenaga terkuras habis."


Mendengar penjelasan Tian Ri, membuat Xiao Lu merasa harus memiliki Qi yang banyak terlebih dahulu sebelum mencoba terbang dengan pedangnya sendiri.


"... Tapi, di mana kita bisa mendapat pedang tingkat tinggi?"


"Aku tidak tahu, aku mendapatkan pedangku saat belajar selama tiga bulan pertama di sekte. Kudengar, pedang ini harus dibuat khusus dan harganya juga sangat mahal..."


Jing Mi sedikit mencuri dengar perbincangan antara Xiao Lu dan Tian Ri, dia menjadi sangat penasaran dengan pusaka tingkat tinggi tersebut.


Jing Mi, "Hei, Saudaraku? Apa kau bisa memberi tahuku tentang pusaka tingkat tinggi yang mereka bicarakan?"


Murid Sekte Pedang Langit yang bersama dengan Jing Mi sedikit menjelaskan tentang jenis-jenis pusaka.


"Yang kuketahui hanya ada lima jenis pusaka di Benua ini. Pertama adalah pusaka tingkat rendah, menengah, tinggi, bumi dan pusaka langit. Pusaka tingkat rendah adalah pusaka yang akan hancur saat dialiri Qi. Pusaka tingkat menengah bisa dialiri Qi, namun penggunaanya tidak efektif karena membutuhkan Qi dan tenaga yang banyak.."


Baik Tian Ri atau pun murid Sekte Pedang Langit yang lain tidak mengetahui bakat tersembunyi dari teman-teman didekat mereka ini.


Qi Xuan, Xiao Lu dan Jing Mi merupakan anak yang bisa mengalirkan Qi pada senjata biasa atau pun pusaka tingkat rendah tanpa membuatnya hancur.


"... Pusaka tingkat tinggi jauh lebih efektif, hanya saja harganya terlalu mahal dan cara membuatnya juga sangat sulit.."


Murid Sekte Pedang Langit juga menjelaskan bahwa untuk pusaka bumi, hanya beberapa orang saja yang bisa memilikinya. Tentu saja, pusaka ini termasuk langka dan begitu diburu oleh para kultivator.


"..kudengar, pusaka tingkat bumi sangat hebat."


"Kalau Pusaka Tingkat Bumi Saja Hebat, Lalu Bagaimana Dengan Pusaka Langit?!" Jing Mi begitu antusias mendengarkan penjelasan dari murid Sekte Pedang Langit. Seruannya bahkan bisa didengar oleh Xiao Shuxiang dan Qi Xuan yang terbang agak jauh darinya.


"Aku pernah membaca bahwa Pusaka Langit hanya ada tiga di Benua ini. Satu pusaka pernah muncul kurang lebih seratus tahun yang lalu, sementara dua lainnya sampai sekarang belum ditemukan..."


Murid Sekte Pedang Langit menceritakan tentang yang dia ketahui. Dari ceritanya, Jing Mi mengerti bahwa kultivator Aliran Hitam, Sang Bintang Penghancur-lah yang memakai Pusaka Langit tersebut dan digunakan untuk mengacaukan Benua Timur.


"..bahaya atau tidaknya, tergantung dari orang yang menggunakan pusaka itu."


Jing Mi yang begitu serius mendengarkan menjadi tidak sadar bahwa sekarang dirinya sudah sampai di Desa Tani. Murid Sekte Pedang Langit yang melihat Patriarch Lan dan Yang Shu turun, juga mulai mengikutinya.


***