
Sian Ru, salah satu murid perempuan Sekte Pedang Langit yang pernah menaruh dendam pada Xiao Shuxiang nampak berjalan bersama teman-temannya.
Sejak perang melawan Wyvern dahulu, sifatnya sedikit mulai berubah. Dia tidak lagi menjadi gadis yang suka iri pada orang lain, namun tetap saja dirinya masih ingin mendapat perhatian dari Lan Guan Zhi.
"Saat ini Tuan Muda Lan pasti telah selesai berendam. Senior bisa menyapanya dan mengajak Tuan Muda Lan untuk latihan bersama selagi Xiao Shuxiang tidak ada di sini,"
"Memang Xiao Shuxiang tidak ada, tapi ada pemuda yang lebih buruk daripada dia. Aku yakin, orang tidak tahu malu itu pasti sedang menggoda Tuan Muda Lan saat ini. Dia benar-benar menjijikkan,"
Dua gadis yang berjalan bersama Sian Ru sebenarnya adalah murid yang baik-baik. Mereka bukan orang yang suka membicarakan orang lain, namun pengecualian bagi Tuan Muda Lan dan siapa pun yang dekat dengannya.
"Tunggu," Sian Ru menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah salah satu temannya. ".. Bukankah tidak ada yang diizinkan masuk ke danau saat Tuan Muda Lan berendam? Lalu bagimana bisa..."
Sian Ru membelalakkan matanya, dia tersentak kala mengingat bahwa tamu Lan Guan Zhi merupakan pemuda yang memiliki sifat aneh dan lebih parah dari Xiao Shuxiang. Perasaannya tiba-tiba menjadi tidak enak.
Sian Ru baru akan melangkah menuju danau saat seseorang menapakkan kaki di tanah----tepat di depannya.
!!
Yang menapak barusan adalah Bocah Pengemis Gila, pemuda itu tanpa menoleh ke sekitaran langsung melorotkan celananya dan menggantinya dengan yang diberikan murid Sekte Pedang Langit tadi.
Aaaah..!
!!
Telinga Bocah Pengemis Gila berdengung kala mendengar suara teriakan yang cukup nyaring. Dia berbalik dan seketika tersentak kala melihat ada tiga gadis berpakaian putih yang berdiri di belakangnya.
"Kau Dasar Tidak Tahu Malu..! Pemuda Mesum! Kurang Ajar! Menjijikkan..!"
Sian Ru menutup mata sambil mengumpati Bocah Pengemis Gila. Dia tidak percaya benar-benar melihatnya. Matanya sudah terkontaminasi dengan pemandangan yang tak seharusnya dia lihat. Kedua temannya juga demikian.
Bocah Pengemis Gila hanya tersentak, namun itu hanya berlangsung beberapa detik sebelum dia memperlihatkan raut wajah polos dengan kening yang mengerut.
"Kenapa kalian heboh sekali? Seperti tidak pernah melihat 'Pilar Surgawi' saja.."
Bocah Pengemis Gila dengan sangat tidak tahu malunya mengganti celana dan memakai pakaian tepat di depan tiga murid perempuan Sekte Pedang Langit.
Tindakannya membuat Sian Ru dan kedua temannya menjerit, kali ini suara mereka lebih nyaring. Bocah Pengemis Gila bahkan harus menutup kedua telinganya memakai tangan.
"Kenapa kalian harus heboh begini? Yang telanjang kan aku, bukan kalian. Jadi berhentilah menjerit," Bocah Pengemis Gila mencoba menenangkan ketiga gadis di depannya, tetapi sebuah seruan membuatnya buru-buru memakai pakaian dan segera bergegas pergi.
"Bocah Pengemis Gila..! Berhenti kau..!"
Tap
Xiao Shuxiang berdecak kesal saat dirinya tiba di depan Sian Ru namun Bocah Pengemis Gila sudah lebih dulu kabur.
Dia berbalik ke belakang dan meminta ketiga gadis tersebut untuk tidak lagi mengeluarkan suara keras sebab orang yang membuat mereka takut sudah tidak ada.
Mendengar suara yang tidak asing di telinganya membuat Sian Ru perlahan menurunkan tangan yang menutupi wajah dan matanya. Dia tersentak saat melihat orang di depannya adalah Xiao Shuxiang.
"Kau..? Bagaimana kau bisa ada di sini..? Ka-kapan kau datang?"
Sian Ru memang mendengar bahwa Xiao Shuxiang tiba di Benua Timur bersama Lan Guan Zhi, namun dia juga tahu bahwa Koki Alkemis itu tengah melakukan pelatihan tertutup. Jadi melihat Xiao Shuxiang ada di depannya sekarang jelas membuatnya bertanya-tanya.
"Aku baru saja tiba.." Xiao Shuxiang mengambil celana panjang Bocah Pengemis Gila yang jelas dalam keadaan basah, ".. Apa dia benar-benar melepaskannya di depan kalian?" Dirinya bertanya pada Sian Ru dan kedua rekan gadis itu.
Melihat pipi ketiga gadia tersebut memerah membuat Xiao Shuxiang mengerti apa yang terjadi. Dia mendengus dan mengatakan bahwa Bocah Pengemis Gila memang tidak lagi memiliki urat malu.
Xiao Shuxiang mengembuskan napas pelan dan lalu menatap celana putih yang dipegangnya. "Bocah Pengemis Gila.. Kau tidak akan bisa lari dari diriku,"
Xiao Shuxiang memfokuskan pikirannya, dia memakai celana Bocah Pengemis Gila sebagai alat bantu dan mulai mengeluarkan sebuah Cermin Pemindah.
Ukuran cermin tersebut setinggi orang dewasa, benda itu memperlihatkan Bocah Pengemis Gila yang berjalan di tengah hutan bambu buatan, masih di dalam lingkungan Sekte Pedang Langit.
Xiao Shuxiang menyeringai tipis, ini sudah waktunya untuk serius. Dirinya lalu melesat masuk ke dalam cermin dan muncul tepat di depan Bocah Pengemis Gila.
!!
Kehadirannya yang begitu tiba-tiba ini mengejutkan dan tidak bisa dihindari. Bocah Pengemis Gila harus merasakan ditubruk Xiao Shuxiang dan diduduki olehnya.
"Ukh! A-apa yang kau lakukan?!"
Warna mata Xiao Shuxiang berubah merah, raut wajahnya yang serius menjadi bukti bahwa dirinya sedang tidak tertarik untuk bercanda sekarang ini.
".. Bocah Pengemis Gila.. Siapa kau sebenarnya?"
?
"Apa maksudmu.. Aku tidak mengerti,"
"Jangan berpura-pura, aku yakin kau bukan manusia biasa. Kelincahanmu, kekuatan ototmu, teknik pernapasanmu, dan juga usia tulangmu. Apa kau pikir aku tidak menyadarinya? Jadi sekarang katakan, siapa kau ini?"
Xiao Shuxiang sudah lama penasaran dengan identitas Bocah Pengemis Gila, jadi selagi ada kesempatan.. Dirinya ingin bertanya dan butuh jawaban langsung dari pemuda ini.
".. Kau memiliki usia tulang yang melampaui umur manusia biasa pada umumnya. Bahkan kultivator pun tidak ada yang usia tulangnya seperti dirimu.."
Xiao Shuxiang mengancam akan membunuh Bocah Pengemis Gila bila pertanyaannya tidak segera dijawab. Dia sebenarnya khawatir dengan keberadaan Bocah Pengemis Gila karena merasa orang ini memiliki hubungan dengan Scarlet Bayangan.
Bocah Pengemis Gila hanya diam sambil menatap wajah Xiao Shuxiang yang ada di atasnya, dia sama sekali tidak memberontak akibat ditindih pemuda ini. Bisa dibilang, dirinya sama sekali tidak terganggu.
"Kau bertanya tentang identitasku tapi tidak mengatakan identitasmu sendiri?" Bocah Pengemis Gila mulai bersuara, dia memperlihatkan ekspresi wajah yang polos dan nampak begitu memperhatikan warna mata pemuda yang sedang menindihnya.
Melihat kening Xiao Shuxiang sedikit mengerut membuat Bocah Pengemis Gila tersenyum tipis dan kembali bicara. Kali ini suaranya terdengar begitu serius.
"Kau menanyakan usiaku tanpa memberi tahu usiamu sendiri. Dan di samping itu, bukankah dibandingkan denganku.. Kau jelas yang paling aneh. Entah bagaimana roh yang tak seharusnya ada.. Kini hidup di tubuh manusia yang telah mati,"
!!
Xiao Shuxiang terkejut, rasanya seperti dia mendengar suara petir di dalam dadanya. Dirinya terlonjat kaget kala menyaksikan mata Bocah Pengemis Gila berkilat kuning keemasan.
Xiao Shuxiang berdiri dan menatap tajam ke arah Bocah Pengemis Gila. Dia benar-benar terkejut mendengar ucapan pemuda ini barusan.
"Kau ingin tahu identitasku, tapi bagimana kau bisa menjelaskan identitasmu sendiri?" Bocah Pengemis Gila bangun dan masih dengan suaranya yang begitu serius, dia merapikan pakaiannya dan memperhatikan Xiao Shuxiang dari atas sampai bawah.
"Duan De pernah memberi tahuku bahwa kau adalah Reinkarnasi dari kehidupanmu yang sebelumnya.." Bocah Pengemis Gila bersedekap dan mulai berjalan mengelilingi teman baik Lan Guan Zhi ini.
Xiao Shuxiang jujur saja merasa tidak nyaman, apalagi terus diperhatikan. Duan De memberi tahu Bocah Pengemis Gila bahwa dirinya adalah reinkarnasi bukanlah masalah. Meski jauh di dalam hatinya, dia bertanya-tanya mengenai hubungan pemuda ini dengan Kakek Janggut Panjang itu.
".. Duan De menceritakan semua tentang dirimu padaku, dan tentang kehidupan pertamamu yang adalah Sang Bintang Penghancur. Tapi.."
Xiao Shuxiang mengepalkan tangannya, perasaannya mulai tidak enak sebab Bocah Pengemis Gila menggantung ucapannya barusan. Dirinya menggerakkan sedikit jari dan semua Cermin Pemindah miliknya yang ada di kediaman Tianqi Mao menjadi butiran air dan lalu menghilang.
!!
Tianqi Mao jelas terkejut, dia tidak bisa lagi menyaksikan Xiao Shuxiang dengan Bocah Pengemis Gila, dirinya benar-benar penasaran dengan apa yang dibicarakan oleh dua pemuda itu.
Di tempat lain, Bocah Pengemis Gila memperhatikan sekeliling hutan bambu sebelum kembali mengarahkan perhatiannya pada Xiao Shuxiang. Kedua kakinya berhenti melangkah saat berada tepat di depan teman baik Lan Guan Zhi ini.
".. Shuxiang, aku tahu kau memiliki identitas Sang Bintang Penghancur, dan orang terdekat kepercayaanmu mengetahui kau adalah reinkarnasi. Tetapi apa mereka tahu.. Ini reinkarnasimu yang keberapa?"
!!
Xiao Shuxiang dengan segera mengeluarkan Yīng xióng dan mengayunkannya pada Bocah Pengemis Gila. Serangannya yang begitu tiba-tiba langsung dapat ditangkis hanya dengan memakai dua jari. Angin kejut tercipta akibat serangan barusan.
"Tidak perlu semarah ini.. Aku tidak berminat mencari masalah denganmu. Aku bisa memberi tahumu tentang identitasku, tapi sepertinya mengungkap siapa dirimu jauh lebih menarik," Bocah Pengemis Gila tersenyum, matanya kembali berkilat kuning keemasan.
Xiao Shuxiang mencengkeram kuat pegangan pedangnya. Jantungnya saat ini sedang berpacu kencang, dia mendengar jelas ucapan Bocah Pengemis Gila dan itu merupakan kata-kata yang tidak ingin dia dengar.
Duan De, Lan Guan Zhi, Ibu cantiknya, Saudara Jing, serta Dai Chen tahu bahwa dirinya adalah reinkarnasi. Patriarch Lan, Patriarch Zhou, termasuk Ling Lang Tian juga tahu hal itu. Namun mereka tidak pernah mengajukan pertanyaan mengenai berapa kali dia melakukan reinkarnasi. Satu-satunya orang yang bertanya seperti itu adalah Bocah Pengemis Gila--Cakrabuana.
BLAAAAR..!
!!
"Kau memikirkan namaku lagi, sudah kubilang jangan melakukannya. Apa kau tidak bisa mengasihaniku sedikit? menakutkan jika mendengar gemuruh petir tanpa pertanda sama sekali.. Ini benar-benar menakutkan,"
Bocah Pengemi Gila masih menahan Yīng xióng dengan dua jarinya. Omelannya barusan membuat dia berubah seperti yang biasanya, namun nyatanya ini tidak menghilangkan perasaan tegang yang menyelimuti Xiao Shuxiang.
"Dia tahu.. Orang ini mengetahuinya. Entah bagaimana dia melakukannya, namun yang jelas.. Bocah Pengemis Gila tidak bisa kubiarkan hidup.."
***