
Alex dan Keisha benar-benar bingung dengan kejadian yang mereka alami saat ini, tak ada yang menyangka jika aktivitas mereka ketika berada hotel ternyata direkam oleh seseorang tak bertanggung jawab dan mereka juga tidak tahu siapa orang itu. Sungguh keduanya sangat geram dan berjanji untuk tidak akan pernah memaafkan siapapun orang yang sudah diam-diam merekam kegiatan mereka itu.
Kini sepasang kekasih itu pergi ke rooftop sekolah untuk menenangkan diri sekaligus menghindar dari kerumunan orang yang terus saja mencibir mereka, Keisha pun tampak histeri saat ini dengan apa yang baru saja dirinya alami. Tak ada dalam pikirannya selama ini, kalau ia akan mengalami hal yang buruk seperti sekarang dan dibenci oleh seluruh orang.
"Sayang, kamu jangan sedih gitu dong! Aku kan lihatnya jadi ikutan sedih tau, udah ya kamu tenang aja! Aku janji sama kamu, aku akan bereskan semua ini secepat mungkin!" ucap Alex.
Keisha menoleh ke arah Alex dengan mata berkaca-kaca, "Gimana caranya kamu bisa selesaikan semua ini, hm? Aku aja masih bingung kenapa bisa ada orang yang videoin kita waktu itu, apa jangan-jangan ini ulah kamu?" ucapnya.
"Hah? Kamu bicara apa sih sayang? Kamu nuduh aku yang udah videoin kita, ha? Ya ampun sayang, bukan aku loh pelakunya!" ucap Alex.
"Kalau bukan kamu, terus siapa sayang? Waktu itu kan cuma ada aku dan kamu, gak ada orang lain lagi disana. Mending kamu jujur aja deh, kamu emang mau jebak aku kan?" ucap Keisha.
Alex terkejut dengan kata-kata gadisnya itu, ia sampai menggelengkan kepalanya perlahan tak menyangka jika Keisha bisa mengatakan itu. Alex pun mendekati Keisha dan menangkup wajah gadis itu dengan kasar, Keisha berusaha berontak tetapi tenaga Alex terlalu kuat sehingga dirinya hanya bisa pasrah diperlakukan seperti itu oleh Alex.
"Kamu dengerin aku ya sayang! Buat apa aku lakuin itu, ha? Itu sama aja aku permalukan diri aku sendiri, kamu kalo bicara tuh dipikir dulu dong Keisha!" ucap Alex tegas.
Pria itu melepaskan wajah Keisha dan berbalik menahan emosi, ia menggigit jari sembari berpikir keras siapa yang sudah melakukan ini pada mereka. Sedangkan Keisha terlihat menyesal dan kini mulai mendekati kekasihnya itu, dia tadi sempat terbawa emosi sampai-sampai malah menuduh Alex yang sudah jelas tidak mungkin melakukan hal tersebut.
"Lex, aku minta maaf ya sama kamu? Aku paham kamu bukan pelakunya, dan seharusnya aku gak nuduh kamu tadi. Maafin aku ya?" ucap Keisha lirih.
"It's okay, aku ngerti kok kekhawatiran kamu. Jadi, sekarang kita gak perlu debat lagi. Ada baiknya kalau kita kerjasama untuk cari tahu siapa pelaku yang udah melakukan ini," ucap Alex.
"Kamu benar, tapi gimana caranya? Kita gak punya petunjuk apa-apa loh sayang," tanya Keisha.
Alex terdiam, ia berusaha berpikir keras untuk menyelesaikan kasus ini dengan segera agar hidup mereka bisa kembali tenang. Tentunya Alex serta Keisha sama-sama khawatir jika sampai video itu terus menyebar dan dilihat oleh pihak sekolah, pasti mereka bisa diberi hukuman atau bahkan yang lebih buruk adalah dikeluarkan dari sekolah itu.
"Sayang, kira-kira video itu udah sampai ke tangan kepala sekolah belum ya? Aku kok jadi takut gini sih?" ujar Keisha ketakutan.
Alex tersenyum sembari mendekati gadisnya, ia rangkul pundak gadis itu dan mengusapnya dengan lembut bermaksud untuk membuat sang kekasih merasa tenang. Meski sebenarnya Alex juga cemas saat ini, karena pria itu tak pernah menyangka kalau semuanya akan menjadi seperti ini. Ia mengutuk siapapun pelaku yang sudah memvideokan mereka dan juga menyebarkannya di sosial media itu.
"Kamu tenang aja ya, semoga video itu belum dilihat pihak sekolah! Tapi, kita harus siap menghadapi semuanya jika nanti kepala sekolah atau yang lain udah tahu soal video itu," ucap Alex.
"Aku benar-benar gak habis pikir, kok bisa ya ada orang yang tega ngelakuin ini ke kita? Apa coba salah kita sama dia?" ucap Keisha terisak.
"Tapi sayang, kalau aku diejek lagi gimana nanti pas di kelas?" tanya Keisha cemas.
"Eee kamu abaikan aja ejekan mereka, toh kita emang gak ngelakuin apa-apa waktu itu. Percaya deh kebenaran pasti menang kok!" ucap Alex.
Keisha mengangguk paham, kemudian ia membenamkan wajahnya sejenak pada dada bidang sang kekasih sambil berusaha menguatkan diri dan melupakan semua masalah itu. Tak lupa Alex juga mengusap lembut punggung gadisnya, jujur dia ikut sedih melihat kesedihan yang dialami Keisha saat ini akibat kesalahannya yang sudah mengajak gadis itu untuk pergi liburan berdua dengannya.
"Maafin aku ya sayang, harusnya waktu itu aku gak maksa kamu buat liburan berdua! Kalau tahu bakal begini, pasti aku gak akan paksa kamu!" ujar Alex.
"Gapapa, ini bukan salah kamu kok. Mungkin emang ada orang yang gak suka sama kita, jadi dia sengaja taruh kamera tersembunyi di kamar hotel waktu kita lengah. Udah ya kamu jangan salahin diri kamu sendiri terus!" ucap Keisha.
"Kamu benar sayang! Apa jangan-jangan ini semua perbuatan Reno ya? Kan cuma dia waktu itu orang lain yang tahu kita ada disana, bisa jadi emang dia pelakunya!" ucap Alex menebak.
"Hah??" Keisha tersentak kaget dengan tebakan yang dilontarkan pria itu barusan.
Lalu tiba-tiba, Rizky yang merupakan sahabat setia Alex datang menemui mereka dengan tampang lesu seolah menunjukkan kesedihan. Sontak Alex melepas pelukannya dari sang kekasih, ia beralih menatap Rizky dengan penasaran karena tak biasanya pria itu bertingkah demikian. Begitu juga dengan Keisha, sepasang kekasih itu dibuat makin cemas saat Rizky hadir di depan mereka kali ini.
"Ky, ada apa? Lu punya kabar soal siapa orang yang udah sebarin video itu ke sosmed? Kasih tahu gue Ky, biar gue temuin orangnya!" ujar Alex.
Rizky menggeleng perlahan, "Bukan Lex, gue kesini justru mau kasih kabar buruk buat lu," ucapnya.
"Apa maksud lu? Kabar buruk apaan emang?" tanya Alex penasaran dan ketar-ketir.
"Begini Lex, video lu itu udah tersebar kemana-mana dan sampai ke tangan kepala sekolah. Sekarang lu sama Keisha ditunggu di ruangannya, sorry Lex gue belum bisa bantu lu!" jawab Rizky.
"Sial!" Alex mengumpat pelan mendengar ucapan sahabatnya, ia benar-benar kesal karena ketakutan yang ia rasakan tadi kini telah terjadi.
Akhirnya mau tidak mau, Alex coba menguatkan dirinya sekaligus Keisha dan berharap semua akan baik-baik saja setelah ini. Sepasang kekasih itu pun pergi dari sana untuk segera menuju ruang kepala sekolah, mereka tampak begitu cemas karena dahulu juga pernah ada kasus skandal viral seperti yang mereka alami saat ini. Dan siswa yang terlihat kasus itu harus dikeluarkan dari sekolah.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...