
SETELAH SEKIAN PURNAMA AKHIRNYA UPDATE JUGA. SO, JANGAN LUPA LIKE, KOMENTAR, RATE, DAN FOLLOW AUTHOR 😘
TRV 91. Serangan Dadakan
Seribu lima ratus tahun telah berlalu, semenjak kelahiran Sebastian pada masa pemerintahan Kaisar Justinian 1 yang memerintah sekitar tahun 523-565 Masehi. Pemerintahan Kaisar Justinian 1 dikenal dengan ambisi Renevation Imperii atau “pemulihan Kekaisaran”. Ambisi ini diungkapkan dengan pemulihan sebagian wilayah Kekaisaran Romawi Barat yang sudah mati. Pada era saat ini, tanah kelahiran Sebastian dikenal dengan nama Rumania.
Selama hidup di earth, sudah banyak hal yang Sebastian dapatkan. Setiap perjalannya menyusuri earth bersama sang Lord, ia menemukan banyak hal terkait kehidupan. Bukan perkara mudah untuk hidup selama seribu lima ratus tahun lamanya. Apalagi ia juga wa oleh The God.
Sang tuan yang terlahir sebagi Dhampir—merujuk kepada seorang yang terlahir akibat perkawinan antara orang tua vampire dan manusia—yang dulu tidak dapat memahami arti kehidupan sama sekali, kini telah Sebastian besarkan menjadi mahluk yang mengerti bagaimana menyikapi alur kehidupan di earth.
“Tuan Muda sudah besar, His Majesty.”
Sebastian tahu jika tuan lamanya pasti tengah melihat tumbuh kembang putranya bersama sang istri, dari Valinóë. Sebastian juga tahu jika kemungkinan besar kedua orang tuanya tengah mengawasi kehidupan anaknya yang malang ini, bujangan immortal yang hidup selama seribu lima ratus tahun tanpa mate. Namun, mereka juga pasti bangga kepadanya, karena ia berhasil menjadi satu-satunya marga Saunders yang masih mempertahankan kesetiaan pada keluarga kerajaan Vampir.
“Sekarang Tuan Muda telah memiliki soulmate,” lanjut Sebastian pada gulitanya malam. Pada tangan kanannya, terdapat gelas bertangkai yang diisi oleh cairan kental berwarna merah. Bukan anggur atau alkohol seperti kebiasaan orang ketika mengisi gelas bertangkai, melainkan darah segar yang akan menambah stamina.
Semenjak kerja sama dengan Lord Vampir dibuat, Sebastian bisa sedikit bersantai. Mengingat kehadiran para Lord Vampir dapat membantunya menjaga Luccane The Palace. Apalagi malam ini adalah malam yang cukup penting, oleh karena itu keamanan di Luccane The Palace pun ditingkatkan.
Baru saja hendak meninggalkan gelas bertangkainya di ceruk salah satu jendela, pandangan Sebastian tertuju pada gumpalan mega mendung yang tiba-tiba menghalangi langit. Bahkan bulan yang tengah bersinar cerah pun seketika itu tertutup oleh gumpalan mega mendung tersebut.
“Ada yang datang.”
Sixth sense atau indra keenam Sebastian langsung peka terhadap kehadiran mahluk yang bukan bagian dari penghuni hutan kegelapan. Kontan, Sebastian langsung mengaktifkan mode perlindungan ganda pada perisai tak kasat mata yang melindungi Luccane The Palace. Tanpa peduli jika efek samping dari mengaktifkan mode perlindungan ganda itu dapat menguras hampir seperempat dari kekuatan yang ia miliki.
“Ada yang datang.” Bungsu dari para Lord vampir tiba-tiba datang, menghampiri Sebastian dengan kecepatan cahaya. “Apa yang harus kita lakukan? Bukan kah proses blood feeding terakhir belum selesai? Sedangkan musuh sudah mulai menyerang.”
“Belum,” jawab Sebastian dengan tenang. “Panggil saudara-saudara mu. Kita berkumpul di ruang utama.”
Anggukan kepala diberikan sebagai jawaban. “Tapi …”
Belum sempat si bungsu menyelesaikan kalimatnya, Sebastian sudah terlebih dahulu melakukan teleportasi. Meninggalkan Leon dengan gelas bertangkai berisi darah segar yang tadi Sebastian nikmati.
“Cepat sekali,” pujinya. “Kemampuan teleportasi memang menakjubkan,” lanjutnya sebelum meninggalkan tempat tersebut secepat kilat. Ia juga sempat mengirimkan pesan lewat telepati pada saudara-saudaranya yang lain, supaya mereka segera berkumpul di ruang utama.
Serangan tiba-tiba datang, padahal prediksi mereka, musuh kemungkinan besar akan menyerang ketika terjadinya gerhana matahari total, atau gerhana bulan. Namun, Laelaps yang merupakan musuh utama mereka menyerang ketika prosesi blood feeding terakhir tengah dilakukan. Apa tujuannya? Kemungkinan besar Laelaps ingin merebut titisan The Goddess setelah disempurnakan menjadi mate Raja Vampir. Laelaps tahu bahwa titisan The Goddess dapat mengklaim seluruh kekuatan ilahi nya, setelah melakukan prosesi blood feeding terakhir. Walaupun resikonya, darah suci tidak dapat lagi dinikmati oleh sembarangan ras immortal, termasuk dirinya. Mengingat lewat prosesi blood feeding, darah suci telah bersatu dengan darah Raja Vampir.
“Laelaps membawa pasukan Proscris Vampire dalam jumlah besar,” kata Sebastian, membuka pembicaraan. “Kemungkinan besar para Regent juga sedang kewalahan menghalau pasukan Proscris Vampire yang menargetkan Luccane The Palace.”
“Tetap pertahankan keamanan Luccane The Palace. Karena sebelum proses blood feeding terakhir sempurna, my Lord dan my Lady tidak bisa diganggu.”
Lynn, Luke, Lomon, serta Leon hanya dapat mengangguk paham. Mereka juga mengetahui pemahaman dasar terkait tahapan-tahapan blood feeding yang tidak dapat disepelekan, apalagi yang saat ini melakukan prosesi tersebut adalah Raja Vampir dan titisan The Goddess. Keberlangsungan ras mereka bisa jadi ditentukan oleh proses yang saat ini tengah berlangsung.
“Jika kita sampai kewalahan menghadapi Laelaps dan pasukan Proscris Vampire, bala bantuan akan datang dari aliansi vampir ras murni yang masih tersisa di muka bumi.”
Para Lord Vampir tentu saja terperangah mendengar kalimat Sebastian. Selama ini mereka tahu jika ada vampir ras murni yang masih hidup di muka bumi atau earth. Namun, siapa sangka jika Raja Vampir masih menjalin komunikasi dengan mereka yang dulu tercerai-berai.
“Sebelum Laelaps menyerang, aliansi sudah mendapatkan perintah dari Raja mereka.”
Jika Luccane sudah diakui sebagai Raja Vampir oleh aliansi ras vampir murni yang tersisa di bumi, itu berarti selama ini ia telah membangun kembali struktur organisasi internal kerajaan vampir kuno.
“Hunter vampir dari Selatan dan Utara juga tengah dalam perjalanan menuju hutan kegelapan,” tambah Sebastian. “Selain harus Proscris Vampire penyerap jiwa kegelapan, yaitu Laelaps, kita a harus memikirkan keberlang adasungan hidup umat manusia. Para Proscris Vampire yang bersifat agresif tidak dapat menahan hasrat untuk meminum darah, sehingga mereka akan menggigit manusia manapun yang tampak di depan mata.”
Sebastian menatap para Lord Vampir satu per satu. “Laelaps itu sepertinya tidak mempertimbangkan seberapa bahayanya Proscris Vampire dalam jumlah besar bagi keberlangsungan hidup umat manusia,” lanjutnya. “Oleh karena itu, Hunter Vampir dari Selatan dan Utara akan dibagi menjadi empat tim. Masing-masing dari setiap tim akan memastikan bahwa tidak ada Proscris Vampire yang keluar dari hutan kegelapan. Ini adalah perang di antara kita—ras penghisap darah dengan mahluk penghisap jiwa kegelapan. Bukan perang antara manusia dan ras penghisap darah, jadi jangan sampai mahluk yang tidak berdosa menjadi korban.”
Sekarang Lynn, Luke, Lomon, serta Leon tahu kenapa Sebastian ditunjuk sebagai tangan kanan Luccane. Bahkan ia ditunjuk langsung oleh ayah Luccane, Raja vampir terdahulu. Selain bersikap dewasa dan dapat diandalkan, Sebastian juga berwawasan luas, selalu tenang dalam mengambil keputusan, serta selalu mempertimbangkan keputusan berdasarkan dua sudut pandang, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
“Sekarang kita di sini untuk bekerja sama, melawan serangan dadakan dari Laelaps besrta pasukan Proscris Vampire-nya. Aku tahu sejauh mana kemampuan kalian. Sebagai Lord Vampir, kalian terlahir dengan kekuatan istimewa. Untuk menyempurnakan kekuatan kalian, hanya butuh …” Sebastian memotong kalimatnya, ketika mengeluarkan sebuah botol kecil yang terbuat dari kaca. “ …suplemen darah suci,” lanjutnya. Berhasil membuat keempat lawan bicaranya terperangah hebat.
“Suplemen …darah suci?” ulang Leon, mewakili.
“Benar, suplemen yang dibuat dari darah suci milik titisan The Goddess.”
“Tapi, bagaimana bisa? Raja vampir pasti tidak akan membiarkoleh vampiran setetes darah mate-nya dinikmati lain.”
Sebastian tersenyum misterius, seraya mengeluarkan isi dari botol tersebut. “My Lord sudah menyetujui pembuat suplemen darah suci yang sangat terbatas ini,” jawabnya kemudian. “Masing-masing dari kalian mendapatkan dua butir suplemen darah suci. Dengan ini, kalian dapat meningkatkan energi dua kali lipat dari biasanya.”
“…”
“Kalian juga tidak perlu risau, karena suplemen darah sini tidak akan menimbulkan efek apapun, karena diambil ketika my Lord dan my Lady belum melakukan proses blood feeding. Ditambah lagi pula fakta bahwa kalian adalah pelindung titisan The Goddess yang sudah terikat kontra takdir, jadi tidak ada salahnya jika kalian mendapatkan keistimewaan ini. Kontrak di antara ras kita selalu menggunakan darah sebagai perantara bukan?”
Tanggerang 15-07-23