
TRV 71. Terkena Panah wolf’s bane
“Kenapa Proscris Vampire nya banyak sekali?”
“Mereka seperti tidak ada habisnya.”
Dua anggota vampir hunter itu berdialog singkat ketika tengah menumpas para Proscris Vampire yang menyerang daerah Selatan. Bersama para vampir hunter yang baru bergabung, mereka berupaya keras untuk menghabisi para Proscris Vampire yang entah muncul dari mana.
“Kenapa sekarang banyak Proscris Vampire berkeliaran di muka bumi? Apa mungkin ada ras vampir murni yang ikut terlibat?” tanya vampir hunter muda yang baru saja bergabung dengan para vampir hunter dari Selatan. Ia adalah Leon yang sejak tadi bergerak gesit melawan para Proscris Vampire yang kehilangan kendali.
Proscris Vampire memang mahluk yang agresif, lemah terhadap cahaya matahari, benda-benda agamis, serta tidak dapat menahan hasrat untuk menghisap darah.
Di sisi lain, ada Lomon dan Luke juga yang sedang melawan para Proscris Vampire. Padahal mereka baru tiba dan baru menerima berkat, keesokan harinya mereka langsung ikut ke lapangan untuk menumpas para Proscris Vampire yang berkeliaran seenaknya. Untung saja sejauh ini keberadaan para Proscris Vampire belum menimbulkan kehebohan.
Pasca keluar dari Land of dawan, mereka memang langsung memutuskan untuk pergi ke Selatan. Bertekad untuk menjadi vampir hunter atau pemburu vampir, melanjutkan profesi lama merek sebelum titisan The Goddess lahir ke muka bumi. Lynn, Luke, Lomon dan Leon berhasil keluar dari Land of dawn setelah beberapa hari terjebak di tempat tersebut. Mereka bisa keluar dari Land of dawn dengan bantuan salah satu ras Elf yang dulu punya hutang budi pada mereka.
“Hati-hati,” instruksi Lynn. “Sepertinya mereka diturunkan dalam jumlah banyak.”
“Benar, Kak. Mereka juga sepertinya manusia yang baru saja diubah menjadi vampir,” sahut Luke dengan pedang yang siaga di tangan. Itu adalah spekulasinya, jika lawan mereka memang baru saja menjadi vampir.
Mengingat para Proscris Vampire yang menggila itu sebenarnya masih terbilang mudah kalahkan. Hanya saja mereka kalah dari segi jumlah.
“Pasti mereka punya pemimpin,” tukas Lynn. “Tugas kita sekarang adalah menumpas mereka supaya tidak melewati gerbang menuju kota di Selatan. Setelah tugas ini berhasil dilaksanakan, kita akan mencari tahu siapa sebenarnya dalang dibalik pasukan Proscris Vampire ini!”
Luke mengangguk setuju. Ia belum punya kesempatan untuk berubah menjadi werewolf selama tiba di Selatan. Padahal Lake—jiwa serigala di dalam tubuhnya sudah meronta-onta ingin keluar. Hanya saja tidak ada sinar rembulan yang cukup, jadi Luke tidak bisa mewujudkan keinginan tersebut.
“Seratus Proscris Vampire telah berhasil kita lumpuhkan,” kata Leon seraya mengibaskan pedang di tangannya.
Seratus Proscris Vampire telah berhasil ditumbangkan. Vampir muda itu benar-benar menghitung semua Proscris Vampire yang telah mereka tumbangkan bersama para vampir hunter yang lain.
“Sepertinya akan ada lebih banyak Proscris Vampire lagi,” kata Lynn. “Pasti ada tujuan dibalik serangan ini.”
“Ya. Pasti ada vampir yang bertanggung jawab atas …”
“Awas, Kak!” potong Luke yang sigap pasang badan demi melindungi Lynn. Telinganya baru saja mendengar suara anak panah yang melesat dengan cepat ke arah Lynn. Ia pun tanpa pikir panjang langsung pasang badan.
Alhasil, karena Luke yang memasang badan, jadilah ia yang terkena serangan anak panah tersebut.
“Lindungi Luke!” perintah Lynn yang sempat menopang tubuh Luke yang hendak ambruk.
Lomon dan Leon langsung pasang badan. Melindungi Luke yang telah ambruk.
“Anak panah ini … beracun,” gumam Lynn kala melihat anak panah yang menancap di lengan kiri saudaranya. Dari bau racun yang masih bisa tercium, ia yakin jika racun tersebut berasal dari tanaman anconitum.
“Ini racun wolf’s bane,” ujar Lynn, kaget.
Wolf’s bane adalah julukan untuk bunga anconitum. Tanaman asli kawasan Eropa Barat dan Eropa Tengah itu bahkan dijuluki sebagai wolf’s bane, karena tanaman ini dahulu digunakan sebagai racun untuk membunuh rubah. Bahkan Lake—jiwa serigala di dalam tubuh Luke juga paling benci racun Wolf’s bane, karena racun itu dapat membuat manusia serigala tewas dengan mudah.
“Bertahanlah, Luke."
🦋🦋🦋
TBC
Semoga suka 😘
Jangan lupa mampir ke cerita temen Author yang dijamin seru 🤗
Tanggerang 07-03-23