
Cukup lama mereka menempuh perjalanan menuju wilayah bangsa Elf. Ketika sudah mulai memasuki wilayah bangsa Elf, ada gerbang yang menjadi pintu masuk. Gerbang itu sepertinya terbuat dari material yang mirip beton. Didesain menjulang tinggi, serta kokoh. Sengaja dibuat demikian supaya tidak mudah dibobol oleh musuh.
Ketika berhasil melewati gerbang, pandangan Lucciane langsung dipertemukan dengan salah satu bangsa Elf asli. Ciri-ciri bangsa Elf secara umum adalah tubuhnya yang kecil, telinga panjang, lebar, dan runcing pada bagian ujung. Kebanyakan Elf memiliki warna keemasan dan memiliki rambut berwarna gelap. Di film The Lord of The Ring, ada bangsa Elf yang digambarkan sebagai pejuang yang perkasa, pengrajin yang terampil dan secara magis sangat diandalkan. Bangsa mereka juga diberi kepandaian dalam memelihara dibandingkan ras lain, terlihat dari cara berpakaian mereka yang baik dan rapi. Selain itu, bangsa Elf juga terkenal luwes, gesit, serta mampu bergerak lebih cepat ketimbang manusia.
Dalam sejarah Inggris di masa kepemimpinan Ratu Elizabeth, para Elf sering dikait-kaitkan dengan peri dan kebudayaan Romawi. Sebutan Elf sendiri diambil dari bahas inggris lama yang diadaptasi dari bahasa norwegia lama; alfr, dan Jerman lama; alp, elbe, elber atau elpi yang berarti putih.
Di Inggris sebutan Elf ditujukan untuk laki-laki, sedangkan sebutan Elven untuk Elf perempuan dan aelf, ylfe dalam ejaan bahasa Inggris lama panggilan untuk Elf secara umum. Sama seperti ras lain, Elf juga bisa menikah dengan ras manusia. Bahkan ada beberapa cerita popular yang menceritakan soal pernikahan kedua ras tersebut.
“Kita sudah memasuki wilayah bangsa Elf,” ucap Seelie.
Patung-patung tinggi nan besar yang terbuat dari batu tampak berjejer di sepanjang jalan utama. Seelie berkata jika patung-patung tersebut dibuat untuk mengenang jasa para pemimpin bangsa Elf yang sudah kembali ke Valinóë.
Sekarang tujuan mereka adalah menara kembar milik bangsa Elf. Tempat tersebut sudah langsung terlihat semenjak memasuki kawasan bangsa Elf. Mengingat letaknya berada di ketinggian, diapit oleh lanskap geologi yang sangat spektakuler, yaitu air terjun.
“Seelie, sedang apa kamu di sini?” pertanyaan itu terlontar dari seorang Elf perempuan yang mereka temui dalam perjalanan menuju menara kembar milik bangsa Elf.
“Aku harus menemui Eliót. Bukan kah dia ada di menara kembar?”
“Tentu saja,” jawab mahluk mitologi tersebut. “Eliót hari ini sedang mengerjakan sesuatu di perpustakaan besar.”
“Terima kasih untuk informasinya, itu sangat membantu Seelie.”
Elf perempuan itu tersenyum lalu mengangguk. Pandangannya kemudian tertuju pada Lucciane. “Kenapa ada manusia di sini?”
“Dia teman Seelie,” jawab Seelie.
Lucciane yang sadar menjadi perhatian, langsung mengambil alih pembicaraan. “Aku tidak akan lama di negeri ini. Maaf jika kehadiranku menganggu.”
Elf perempuan itu menggelengkan kepala. “Aura mu … terang sekali.”
“Karena dia titisan The Goddess,” sahut Seelie.
Elf perempuan itu tampak terkejut. Namun, Seelie maupun Lucciane tidak bisa lama-lama mengobrol. Mereka harus bergegas menuju menara kembar milik bangsa Elf. Untungnya perjalanan mereka tidak terhambat sama sekali, karena sebelum pergi ke sini, Seelie telah dibekali lencana khusu oleh pemimpin Elves. Jadi, para penjaga dari bangsa Elf tidak bisa menghambat mereka, karena lencana itu adalah izin masuk ke wilayah bangsa Elf.
“Ayo kita masuk,” ajak Seelie saat mereka sudah tiba di tempat tujuan.
Lucciane pun turun dari punggung Maximus. Sebelum masuk dan meninggalkan Maximus di pelataran menara kembar, Lucciane tak lupa mengucapkan terima kasih pada Maximus yang telah membawanya kemari. Baru lah mereka masuk ke bangunan yang menjulang tinggi, diapit oleh lanskap geologi yang sangat spektakuler, yaitu air terjun. Di belakang menara kembar juga terdapat sebuah tebing bebatuan yang sangat tinggi.
“Para tetua bangsa Elf sebagian besar sudah kembali Valinóë atau tanah yang diberkati. Sekarang yang masih tersisa di earth adalah Eliót dan saudara-saudaranya. Eliót sendiri adalah penjaga dan pengurus menara kembar,” tutur Seelie.
Seperti biasa, Seelie kembali menjelaskan pengetahuan yang ia miliki soal bangsa Elf, menara kembar, serta penjaganya. Ketika sudah mencapai aula utama, Lucciane dibuat sangat kagum dengan interior menara kembar yang sepenuhnya didominasi oleh warna alami dari bebatuan marmer putih. Cantik sekali ketika dipadukan dengan interior yang terbuat dari Kristal dan kaca.
“Seelie?”
“Ada apa?”
“Seelie butuh bantuan El.”
“Bantuan untuk apa?” tanya Eliót yang hadir dengan pakaian rapih khas busana abad pertengahan, namun berbeda pada beberapa sisi.
“Temanku ingin meminjam portal sihir.”
“Temanmu siapa? Dia?” Eliót menatap Lucciane yang masih berdiri dan diam di tempat.
“Ya. Dia teman Seelie. Namanya Lucciane, seorang titisan The Goddess.”
Mendengar itu, tergambar sekali raut keterkejutan di wajah Eliót. Tak berselang lama, Elf laki-laki itu memberikan penghormatan dengan cara membungkukkan badan. “Suatu kehormatan bisa bertemu dengan titisan The Goddess secara langsung.”
“Suatu kehormatan juga bisa bertemu Anda,” jawab Lucciane. Karena sungkan, ia pun melakukan hal yang sama. Memberikan penghormatan.
“Apa boleh aku bertanya satu hal?” ucap Eliót.
“Tentu saja,” jawab Lucciane dengan anggukan.
“Untuk apa kamu meminjam portal sihir bangsa Elf?”
Lucciane tersenyum tipis, lalu berkata. “Untuk kembali ke Luccane The Palace. Ada pertarungan yang harus aku hentikan.”
Eliót mengangguk paham. “Untuk menciptakan portal sihir, harus terlebih dahulu menghadirkan tempat yang akan dituju dalam pikiran sejelas mungkin. Lalu melepaskan energi sihir untuk membuka pintu antara dimensi. Energi sihir yang berpadu dengan kekuatan dari pikiran akan membuat partikel dari materi yang akan dipindahkan melesat sampai ke tempat tujuan dalam sekejap mata,” tuturnya. “Kamu yakin bisa melakukan itu?”
Lucciane tampak tertegun. Eliót dan Seelie menanti dalam diam. Namun, dalam sepersekian detik berikutnya, gadis cantik itu menjawab dengan mantap.
“Aku yakin, aku pasti bisa. Jadi, tolong bantu dan bimbing aku.”
🦋🦋🦋
TBC
Semoga suka 😘 Jangan lupa 👇
Tanggerang 12-02-23