Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 98


Beberapa hari kemudian. Hari dimana Mayleen dan Edward mengadakan acara pernikahan akhirnya tiba.


Mayleen sungguh sangat cantik sedangkan Edward dia terlihat sangat tampan, mereka sangat serasi sebagai pasangan.


.


.


.


.


Di lain tempat di kekaisaran Xia.


Zhao menggunakan pakaian merah nya untuk menikah dengan putri Mentri keuangan. Namun bukan nya ia bahagia tapi sebaliknya, wajah nya terlihat suram dan menyeramkan sangat tidak enak di pandang.


Jenderal Choe yang mendengar menantu nya akan menikah dan mengambil selir menjadi marah dan meminta Xiao Xia datang untuk menggagalkan acara itu.


Jenderal Choe tidak terima jika putri nya yang masih hidup di anggap sudah tiada dan seenak nya kaisar Zhao mengambil selir tanpa mendapat persetujuan dari putrinya.


Dengan marah mereka semua datang ke istana kekaisaran Xia. Xiao Xia dengan santai ikut serta, ia tersenyum licik dan ingin menghajar Zhao dengan babak belur terutama ia ingin menghajar mempelai wanita yang telah berani mengambil milik nya.


"Jangan harap kalian akan bahagia di atas penderitaan iblis wanita ini." batin Xiao Xia.


"Dan untuk mu Zhao sialan, aku tahu kau sudah menyadari kehadiran ku di dunia ini, tapi apa! Kau sama sekali tidak mencari ku dan kau malah enak enak memikirkan mengambil perawan lain. Lihat saja akan ku beri hadiah yang sangat bagus untuk pernikahan yang tidak ku restui ini." kesal Xiao Xia duduk di tandunya sambil bersungut-sungut.


Setelah menempuh perjalan, akhirnya Xiao Xia dan rombongan sampai di pintu gerbang istana. Istana sangat ramai karena para warga yang antusias ingin melihat acara sakral itu.


Kaisar Zhao keluar dari kamar dan berjalan menuju altar dimana dia akan melakukan pernikahan.


Di luar pintu istana. Jenderal Choe meminta penjaga untuk mengizinkan mereka masuk, dengan cepat penjaga membuka pintu dan mengizinkan jenderal Choe masuk, karena para penjaga tahu siapa jenderal Choe sebenarnya, Seorang jenderal dari kekaisaran Han dan juga ayah dari mendiang permaisuri kekaisaran Xia.


Tandu serta rombongan sampai di dekat altar.


"Putri ku ayo turun, gagalkan pernikahan suami mu itu. Kalau kau tidak mau biarkan ayah yang menggagalkan nya dan menghajar nya sampai jadi rempeyek." ucap Jenderal Choe kesal.


"Ayah tidak usah repot repot, biar aku saja yang memberi pelajaran pada kaisar sialan itu." ucap Xiao xia.


"Baiklah." ucap Jenderal Choe.


Xiao xia tetap berada di dalam tandu, banyak pasang mata melihat ke arah tandu, namun mereka tidak tahu bahwa yang berada di dalam tandu adalah permaisuri kekaisaran Xia.


Kaisar Zhao dan mempelai wanita berjalan beriringan. Melihat itu Xiao Xia seperti terbakar, asap seolah mengepul di atas kepalanya, matanya seolah penuh dengan kobaran api yang ingin menguliti lawan nya.


Zhao yang berada di altar punggung nya merasa dingin, seolah dia akan bertemu dengan Dewi kematian yang siap mengambil nyawa nya.


Seorang pemandu pernikahan berada di antara kedua mempelai siap melakukan ritual pernikahan.


Sebelum si pemandu pernikahan memulai, Angin berhembus dengan kencang. Dari arah tandu keluar aura yang sangat mengerikan membuat semua orang sesak nafas dan tertekan. Zhao yang mengenal aura itu begitu kaget dan tidak percaya, wanita nya datang di waktu yang tidak tepat.


"Xiao Xia." batin Zhao.


"Zhao sialan berani nya kau menghianati ku." ucap Xioa Xia dengan suara menggema di udara.


Orang orang yang mendengar menggodok ngeri dengan suara yang penuh penekanan itu.


"Dan kau wanita tidak tahu diri. Berani nya kau mengambil milik ku tanpa seizin ku." marah Xiao Xia keluar dari ta di dan berdiri di atas tandu dengan baju berkibar karena terkena angin kencang.


Semua mata yang melihat terkejut. Mereka seakan tak percaya dengan apa yang mereka lihat.


"Per... permaisuri! Ya dia benar benar permaisuri." ucap Hampir semua orang yang melihat.


.


.


.


.


Selamat membaca