
Xiao Xia terbang melesat dengan kecepatan tinggi dan menebas Morgan dengan pedang nya.
Syuuut....
Duuuuuar......
Mayleen dan Edward terlepas dari tangan Morgan dan terpental.
Uhuuuk....Uhuuuuk.....
Mayleen dan Edward terkapar lemas karena aura kehidupan sebagian di hisap oleh Morgan.
Sedangkan Morgan yang terpental langsung berdiri, menatap Xiao dengan sengit.
"Kurang ajar, berani nya kau menganggu ku." ucap Morgan marah karena di halangi oleh Xiao xia menghisap aura kehidupan Mayleen dan Edward.
Xiao xia sama sekali tidak menjawab, ia hanya menatap tajam Morgan dengan serius. Saat ini Xiao Xia benar benar sangat marah, ia melayang ke udara, Cuaca yang tadi sudah mencekam kini menjadi lebih mengerikan.
Angin berhembus dengan sangat kencang. Petir menyambar di langit, rambut yang semula hitam kini berubah menjadi putih, mata hitam nya juga berubah menjadi merah. Arlong yang merasa Tuan nya dalam mode kekuatan penuh langsung menghilang, bergabung dengan kekuatan Xiao Xia.
Xiao Xia, anggap saja matanya merah ya.
.
.
Morgan yang melihat perubahan Xiao xia mengernyitkan alisnya.
"Sungguh menarik, dan sangat sangat menarik." gumam Morgan. "Baiklah ayo kita bertarung dengan sangat serius."
Morgan terbang ke atas, rambut nya juga terangkat, bajunya berkibar karena ia juga mengeluarkan kekuatan penuh nya. Sedangkan Zhao saat ini sedang memulihkan kekuatan nya .
Duuuuuar.....
Suara ledakan saling bertabrakan karena kekuatan Morgan dan Xiao Xia yang sangat kuat.
Mereka berdua melesat dengan kekuatan penuh.
Syuuut.....Syuuuut.
Mereka saling menyerang dan berkejaran bertarung, dalam secepat kilat mereka bertarung di satu tempat ke tempat lain.
Duuuuuar..... Duuuuar....
Ledakan terus bersahutan.
Kota yang dekat dengan Hutan lindung hancur bagai di lahap bencana, karena dahsyat nya pertarungan kedua nya.
Edward yang sempat pingsan bangun dan mendekati Mayleen yang masih belum sadarkan diri.
"Sayang, bangun." ucap Edward menepuk pipi Mayleen. Namun Mayleen tak kunjung bangun juga.
Edward melihat pertarungan Xiao Xia dan Morgan yang sangat sengit dan beralih melihat Zhao yang sedang memulihkan kekuatan.
"Sayang bertahanlah." ucap Edward menyalurkan kekuatan yang tersisa ke tubuh Mayleen, agar Mayleen lekas bangun.
Namun sia sia saja, Mayleen sama sekali tidak membuka mata nya. Sedang kan Huang long masih terkapar dengan racun di dalam tubuh nya.
Xiao Xia yang masih terus bertarung melawan Morgan tidak ingin menyerah. Ia terus melawan dan melawan, menyerang tanpa henti. Xiao Xia seperti tidak sadar, yang ia fikir kan hanya membunuh musuh di depan nya.
Phoenix pun ikut bergabung dalam pedang Xiao Xia. Setiap tebasan yang di keluarkan, mengeluarkan api membara yang mampu membakar apapun yang di sentuh nya.
Zhao yang sudah memulihkan kekuatan berdiri dan menghampiri Mayleen yang masih belum sadarkan diri.
Zhao menyentuh kening Mayleen yang terdapat tanda merah, mengalirkan kekuatan iblisnya, masuk kedalam tubuh putri kesayangannya.
Selang beberapa lama, Mayleen akhirnya sadar dari pingsan nya, duduk bersila memulihkan kekuatan nya.
"Jagalah dia, aku akan membantu bunda mu melawan iblis tua itu." ucap Zhao kepada Edward, dan di angguki olehnya.
Zhao pergi ke arah pertarungan Morgan dan Xiao xia.
.
.
.
Selamat membaca
Jangan lupa like and komen.
Selalu ikuti cerita selanjutnya. Maaf jika ceritanya agak membosan kan. Harap memaklumi karena ini hasil pemikiran imajinasi autor.🤭🤭🤭