Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 86


Xiao Xia yang melihat menatap langit.


"Seperti nya dia akan memanggil miliknya." ucap Arlong.


"Ya kau benar." ucap Xiao xia.


Mayleen dan Edward yang tidak jauh dari Xiao xia hanya diam tidak ingin menggangu pertarungan Morgan dan bunda nya.


Tak lama setelah itu suara ngauman yang sangat keras menggema dari langit. Xiao Xia yang masih menatap langit menyipitkan matanya.


Goooooarrr.......


Goooooarrr......


Goooooarrr


"Apakah kau dengar? Sepertinya tidak hanya satu." ucap Xiao xia.


"Ya. Sekarang lebih baik kau serius, karena lawan mu ini juga bukan orang biasa." ucap Arlong.


"Em...." Xiao xia mengangguk.


Zhao yang juga melihat langsung bertelepati.


"Sayang, Seperti nya ini tidak akan mudah." ucap Zhao


"Ya. Apakah urusan mu dengan raja itu sudah selesai?" tanya Xiao xia.


"Ya, aku sudah membunuh raja lemah ini." jawab Zhao.


Zhao memang sudah membunuh Raja Ramon yang menurutnya tidak sulit, Karena raja Ramon tidak lah sekuat dirinya, sehingga Zhao dengan mudah membunuh nya.


"Cepatlah kemari. Sembuh kan putri mu, aku tidak ada waktu untuk menyembuhkan nya. ucap Xiao xia dan Zhao pun mengiyakan.


Xiao Xia masih menatap langit menunggu sesuatu yang keluar.


Setelah cukup lama 3 Hewan legendaris keluar dari langit dan menyemburkan api dari mulut nya.


Wuuuuuuusss.


Api yang keluar dari mulut ketiga Hewan itu membakar hutan serta kota kota. Satu hewan datang ke Morgan. Sedangkan Dua Hewan menuju kota kota dan merusak serta mengacau dan menghancurkan semuanya.


Xiao Xia yang melihat hewan legendaris di depan nya mengernyitkan alisnya.



"Berhati hatilah. Dia adalah hewan yang memilik racun di tubuh nya." ucap Arlong.


"......" Xiao xia hanya diam, masih melihat ke arah hewan yang besar itu.


Wuuuus......


Zhao datang di samping Xiao xia.


Zhao juga melihat ke arah Morgan dan hewan legendaris itu.


"Pergilah, sembuh kan putri mu dulu. Biar aku yang menghadapi nya." ucap Zhao.


"Kenapa aku?" tanya Xiao xia menoleh.


"Baiklah kalau begitu, Berhati hatilah." ucap Xiao xia. "Dan minum ini." Xiao xia menyerahkan pil penawar racun kepada Zhao. Zhao pun langsung meminumnya.


Setelah itu Xiao xia menghilang dan menuju ke Mayleen dan Edward. Melihat istri nya sudah pergi Zhao menatap ke arah Morgan.


"Apakah kau yang akan melawan ku?" tanya Morgan.


"Em...." jawab Zhao.


"Baiklah, ayo kita mulai. Keluarkan milik mu agar peliharaan ku ini ada yang menghibur nya." ucap Morgan.


Goooooarrr......


Wuuuuussss.


Phoenix datang dan terbang di belakang Zhao.


"Dialah yang akan melawan binatang peliharaan mu." ucap Zhao.


"Oh...Dia." tunjuk Morgan. " Apakah kau bercanda? Apakah kau yakin burung itu bisa mengalahkan milik ku?" tanya Morgan.


Phoenix yang mendengar penghinaan Morgan langsung terbang menyerang. Dengan cepat Naga milik Morgan menghadang dan bertarung dengan Phoenix.


Goooooar.....


Wuuuuuus......


Duuuuuar.....


Semburan api saling bertabrakan dan meledak.


"Lihat lah, mereka sungguh sangat bersemangat. Ayo sekarang giliran kita." ucap Morgan langsung menyerang Zhao.


Syuuuut...Syuuut.... Syuuuut....


Mereka bertarung secepat kilat, hanya terlihat cahaya cahaya merah yang saling bertabrakan.


Wuuuuuus.......


Syuuuut.....


Duuuuuuuar......


Sedangkan Xiao Xia yang sudah bersama Mayleen dan Edward langsung memberikan pil penyembuh dan penguat kekuatan, serta mengalirkan kekutan ke dalam tubuh Mayleen yang terluka cukup parah..


.


.


.


.


Selamat membaca


Jangan lupa like and komen