Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 12


Pagi harinya mayleen pergi ke sekolah di antar oleh sopir.


"Pak nanti pulang tidak usah di jemput ya." ucap Mayleen.


"Baik non." ucap pak yan


"Aku masuk dulu ya pak." ucap Mayleen.


"Ya non, selamat belajar." ucap pak yan.


Setelah melihat mayleen masuk, pak yan pergi meninggalkan tempat itu dan kembali ke kediaman zhao.


Siang harinya Mayleen akan mampir sebentar ke toko buku untuk membeli beberapa buku untuk nya belajar.


Sebelum pergi Mayleen memesan ojek. Beberapa menit kemudian ojek yang di pesan oleh Mayleen akhirnya datang.


"Mau kemana dek?." ucap ojek wanita.


"Ke toko buku ini mbak." ucap Mayleen menunjukkan alamatnya.


"Baik." ucap ojek wanita.


Mayleen dan ojek itu pergi menuju tempat penjual buku. Setelah sampai Mayleen pergi masuk setelah membayar ojek wanita tadi.


Mayleen masuk dan mencari buku buku yang di inginkan nya. Setelah selesai memilih dan membayar Mayleen keluar dengan membawa buku yang di belinya.


Mendengar hp nya berbunyi Mayleen mencari hp nya di dalam tas sehingga dia tidak memperhatikan jalan dan akhirnya.


Bruuk...


"Aduh.." rintih Mayleen terjatuh.


"Kalau jalan bisa tidak pake mata." ucap pemuda yang terdengar dingin.


"Tolongin dong." ucap Mayleen tanpa melihat siapa yang ia tabrak.


".........." pemuda itu malas dan tak mau menolong.


Melihat tuan nya tidak menolong gadis itu, ia mengulurkan tangannya berniat membantu Mayleen bangun.


"Mari nona saya bantu." ucap asisten.


"Terimakasih." ucap Mayleen dan melihat siapa yang membatunya, ia sangat kaget karena pemuda yang membantu nya adalah Key.


"Kau..." tunjuk Mayleen.


"Eh...kita bertemu lagi nona." ucap Key.


"Siapa yang mau bertemu dengan mu." ucap Mayleen cuek.


"Kenapa aku selalu sial jika bertemu dengan mereka." gumam Mayleen pelan, namun masih bisa di dengar oleh mereka berdua.


"Mungkin kita berjodoh." ucap Key.


"Cih... siapa yang mau berjodoh dengan om tua seperti mu." ucap Mayleen.


"Tidak tanya." ucap Mayleen malas.


"Sungguh menggemaskan sekali." ucap Key.


A"pa baru tahu aku ini menggemaskan." ucap Mayleen pelan


Pemuda yang menjadi Tuan Key jengah mendengar mereka berdua.


"Ayo pergi, membuang waktu saja." ucap pemuda itu.


"Ah..baik tuan." ucap Key.


"Nona kecil semoga kita bertemu kembali." ucap Key.


"Tidak sudi aku bertemu dengan mu." ucap Mayleen melengos pergi meninggalkan mereka.


Saat Mayleen duduk menunggu di halte Sebuah mobil hitam berhenti di depannya.



Mayleen memerhatikan mobil yang ada di depan nya, Seperti mengenal nya.


Seseorang keluar dari dalam mobil dan berjalan menghampiri Mayleen.


"Ayah..." Mayleen menghambur ke pelukan Zhao saat mengetahui siapa pemilik mobil ini.


"Kenapa kamu di sini, dimana pak yan?." ucap Zhao.


"May menyuruhnya pulang yah, Karena may ingin pergi ke toko buku." ucap Mayleen.


"Kenapa tidak menyuruh nya mengantar saja." ucap zhao.


"He..He..He..May hanya ingin sendiri, jangan marah." ucap Mayleen.


"Baiklah, ayo masuk. Ayah akan mengantar mu pulang." ucap Zhao.


"Baik." ucap Mayleen masuk kedalam mobil.


Tak jauh dari sana dua pasang mata sedang memerhatikan mereka berdua.


"Siapa gadis kecil itu?." ucap pria paruh baya.


"Saya tidak tahu tuan." ucap asistennya.


"Selidiki siapa gadis kecil itu." ucap pria paruh baya.


"Baik tuan." ucap asistennya.


Setelah melihat zhao dan seorang gadis kecil, mobil itu pergi meninggalkan tempat itu. Sedangkan Mobil yang di kendarai Zhao pergi menuju rumah untuk mengantarkan Mayleen pulang.


Selamat membaca.


Jangan lupa like and komen