Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 95


Beberapa hari pun terlewati untuk mereka berdua, yang kembali ke masa kekaisaran.


Untuk Zhao, dia sudah pulih seperti sedia kala, Ia tetap menjadi laki laki tampan tanpa ada perubahan dalam bentuk tubuh dan wajah nya. Sedangkan Xiao Xia berkelana ke sana kemari, setiap tempat yang menurut nya baik ia akan singgah sebentar di tempat itu.


Seperti saat ini, ia sedang duduk di kursi, di bawah pohon rindang sambil melihat orang berlalu lalang membeli sesuatu.


"Aku merasa seperti gembel, sama sekali tidak memiliki uang. Hah.....Malang nya nasib ku." keluh Xiao Xia.


"Aku merindukan kalian." sedih Xiao Xia saat mengingat putri serta suami dan calon menantu nya.


Xiao Xia sudah tahu bahwa saat ini ia kembali lagi ke Zaman kekaisaran, namun ia tidak berniat kembali ke kekaisaran Xia atau kekaisaran Han. Menurutnya nya jika tiba tiba dia datang takut nya akan ada ke salah pahaman.


Saat Xiao Xia melamun, seorang wanita cantik datang menghampirinya.


"Bolehkah saya duduk disini?" ucap wanita cantik, putri dari seorang bangsawan di kekaisaran Xia.


Xiao xia mendongak melihat siapa yang menghampirinya.


"Silahkan." ucap Xiao xia. Wanita itu duduk di samping Xiao xia.


Xiao Xia tak menghiraukan wanita yang ada di samping nya, ia malah fokus ke arah orang orang di pasar.


"Apakah anda seorang pendatang? Saya sepertinya baru melihat anda di kekaisaran Xia ini?" tanya wanita cantik.


"Bisa di bilang begitu." ucap Xiao xia.


"Oooh.....Bolehkah saya berkenalan dengan anda?" tanya wanita cantik, dan di angguki Xiao Xia. "Nama ku Lan Hua, nama anda siapa?" tanya Lan Hua.


"Xiao xia" Gumam Lan Hua seperti tidak asing dengan nama itu. "Seperti nya nama itu tidak asing bagi ku, seperti....." Lan Hua berfikir.


"Permaisuri Yang Mulia Raja kekaisaran Xia." jawab Xiao xia.


"Ah...ya, kau benar. Seperti nama permaisuri Yang Mulia Kaisar." ucap Lan Hua. "Hah....andai saja yang mulia permaisuri dulu tidak menghilang, mungkin yang mulia kaisar tidak akan terpuruk seperti itu dan akhirnya pergi meninggalkan kita semua." ucap Lan Hua.


"Sangat di sayangkan." lanjutnya nya, membuat Xiao xia menoleh melihat wajah Lan Hua yang dari tadi mengoceh sendiri.


"Maksud nya?" tanya Xiao Xia.


"Ya, sangat di sayangkan, padahal yang mulia sangat sangat mencintai permaisuri. Tapi seperti nya takdir membuat permainan untuk mereka dan akhirnya yah seperti saat ini. Eh...tapi aku dengar dengar yang mulia kaisar bangun dari tidur panjang nya, yang dulu sempat di rumor kan bahwa yang mulia telah tiada karena sakit. Tapi beberapa hari ini katanya yang mulia bangun kembali alias hidup lagi." ucap Lan Hua.


"Hidup?" tanya Xiao xia.


"Iya, hidup kembali. Bukan kah ini suatu keajaiban?" tanya Lan Hua.


"Apakah Zhao juga ikut kembali ke tempat ini, dan dia menempati tubuh nya kembali." batin Xiao Xia. "Aku harus melihat nya kalau begitu." lanjutnya.


"Em, maaf. Aku harus pergi dan terimakasih karena sudah mau mengobrol dengan ku." ucap Xiao xia.


"Eh...sudah mau pergi. Baiklah, senang bisa mengobrol dengan mu." ucap Lin Hua menampilkan senyum manis nya dan di angguki Xiao Xia.


Xiao Xia pun pergi dan menghilang dari tempat nya tepat di depan mata Lin Hua dan semua pengawal nya. Lin Hua yang melihat tercengang karena wanita yang di ajak mengobrol ternyata bukan lah wanita biasa.