
"Tanda bintang itu adalah tanda kekuatan dari sang dewa. Putri mu adalah anak yang terpilih sebagai putra dewa perang Guan yu. Sang dewa perang pembasmi dari kekaisaran Han." ucap Kakek Lingxi.
"Kekaisaran Han, bukan kah itu kekaisaran tempat di mana ayah ku berada?" ucap Xiao xia.
"Ya. Dulu aku tidak terlalu mempercayai nya, tapi setelah melihat ini aku yakin bahwa dewa Guan Yu benar ada nya." ucap Kakek Lingxi menjelaskan semua nya kepada Xiao Xia sebelum dia kembali ke alam akhirat.
Setelah mendengar penjelasan kakek Lingxi, Xiao Xia mendekati tubuh putri nya bersama kakek Lingxi.
Xiao Xia membawa tubuh Edward dan Zhao yang terluka ke arah samping tubuh Mayleen.
"Apakah kau sudah siap?" tanya Kakek Lingxi, Xiao Xia mengangguk pasti bahwa dirinya sudah siap.
Sejenak Xiao Xia melihat ke arah Morgan yang terus berusaha memecahkan barir emas yang di buat kakek Lingxi. Dilihat nya Barir itu seperti tidak bisa menahan kekuatan Morgan yang kuat hingga membuat sebuah retakan retakan kecil.
"Akan ku hancurkan penghalang ini dan ku bunuh kalian." ucap Morgan marah dengan suara mengerikan.
"Ayo lakukan." perintah Xiao Xia tak menghiraukan suara Morgan.
"Baiklah, aku akan memulai nya." ucap Kakek Lingxi menyentuh tanda bintang di leher Mayleen dengan telunjuk nya.
Sebuah sinar keluar dari tanda itu, dengan cepat Xiao Xia menyalurkan kekuatan nya masuk kedalam alam bawah sadar Mayleen.
"Putri ku, bangunlah, ini bunda." panggil Xiao Xia.
"Bunda! Apakah benar itu Bunda?" tanya Mayleen saat mendengar suara Xiao xia.
"Ya ini bunda sayang. Bangunlah, bunda menunggu mu di sini." ucap Xiao xia
"Bangun? Tapi May tidak tidur bunda?" ucap Mayleen bingung.
"Sayang, saat ini kamu sedang berada di alam bawah sadar mu. Bunda dan Ayah menunggu mu di luar, Bunda mohon cepat lah bangun." ucap Xiao xia setelah itu suara Xiao Xia menghilang di pendengaran Mayleen.
"Bunda.....Bunda...." panggil Mayleen berteriak.
"Cahaya apa itu?" gumam Mayleen mendekati cahaya, dia terus bejalan hingga sampai di depan cahaya. Tangan nya terulur menyentuh cahaya itu, tapi tiba tiba tubuh nya di sedot oleh cahaya dan menghilang.
Di dunia nyata
Mayleen membuka mata dan nafas nya ter engah engah, duduk dan melihat di sekitar nya. Dilihatnya Edward, Ayah serta Bunda nya sedang melihat ke arah nya.
Ya, Edward dan Zhao sudah sadar dengan bantuan Kakek Lingxi, walaupun masih dengan keadaan terluka.
"Kalian bersiap lah." ucap Kakek Lingxi dan di angguki mereka bertiga. Xiao Xia, Zhao dan Edward.
Mereka bertiga sudah di beritahu akan rencana nya oleh Xiao Xia, sehingga mau tidak mau mereka harus melakukan nya demi menyelamatkan dunia ini dari iblis Morgan.
Hanya Mayleen yang tidak tahu maksud rencana mereka.
"Sayang, dengarkan Bunda. Semua ini tergantung dari diri mu. Bunda dan ayah serta Edward berharap penuh dengan mu. Apapun yang terjadi nanti, Bunda harap kau bisa mengalahkan iblis itu." ucap Xiao xia menunjuk Morgan dalam bentuk raksasanya.
Mayleen hanya mengangguk dan melihat ke arah mereka bertiga.
"Aku percaya dengan mu, kamu pasti bisa sayang." ucap Edward.
"Ya, harus bisa." ucap Zhao "Baiklah ayo kita mulai." lanjutnya .
Mereka bertiga duduk bersila mengitari Mayleen yang duduk di tengah. Kakek Lingxi membaca sebuah mantra dan di arahkan ke tubuh Mayleen. Xiao Xia dan yang lainnya fokus dengan kekuatan mereka, Sebuah tanda bintang bersinar keluar dari tubuh Mayleen dan berada tepat di belakang tubuhnya.
Selamat membaca.
Ayo jangan lupa jempol dan komen nya, agar autor rajin Update nya.
Salam sayang😘😘