Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 27


Gleeek...Tuan Xun ketakutan.


"Apakah kalian tidak mau melanjutkan obrolan kalian setelah aku datang, bukan kah kalian tadi begitu semangatnya membahas tentang ku." ucap Zhao.


Bingung...itu lah yang di fikir kan mereka bertiga.


Membahas tentang nya...siapa, fikir mereka bertiga bersamaan.


"Sa..saya ti...tidak menge..nal an..da." ucap Baju biru gemetaran sampai tidak jelas berbicara.


"Ha...Ha...Ha..Ha....kalian tidak mengenal ku, bahkan kalian dengan beraninya membicarakan ku dan ingin membunuh ku. Sungguh berani sekali nyali kalian." ucap Zhao menarik salah satu teman Tuan Xun .


Dan kini Zhao mencekik leher orang itu dengan tangan nya.


"Le..pa..s ka..n a...ku..." ucap Orang itu terbata karena cekikan Zhao.


"Melepaskan mu setelah kau berani menyinggung ku." ucap Zhao dengan nada mengerikan.


"Lepaskan di..dia..kami ti..dak mengenal mu." ucap orang baju biru.


"Begitu tidak mengenal ku kah kalian?" ucap Zhao. " perhatikan baik baik siapa diri ku ini." ucap nya lagi merubah dirinya menjadi Zhao seorang presdir yang sekarang memakai jas.


"Z...zhao, presdir Z..zhao." ucap Tuan xun.


"Apakah kalian sudah mengenal ku sekarang." ucap Zhao.


" Ayo hadapi aku, bukan kah kalian ingin membunuh ku." ucap Zhao kembali ke wujud iblis nya.


"Kau bu...bukan Zhao. kau pasti setan." ucap.Orang berbaju biru.


"Kalau itu menurut mu, aku akan mengiyakan saja, dan kalian bersiap lah mengahadapi setan ini." ucap Zhao mengeratkan cekikan nya dan orang itu berubah menjadi abu.


"Kau..." ucap Berbaju biru. " kau akan menyesal karena membunuh kami, kau akan berurusan dengan tuan kami yang sangat kuat. Dia tidak akan melepaskan mu karena dia juga ingin membunuh mu." ucap Orang berbaju biru.


"Ha...Ha...Ha..Apa kau pikir aku takut dengan nya. Walau pun tuan yang bicarakan sangat kuat aku tidak peduli. Jika dia berani mengusik ku, akan ku bunuh juga dia." ucap Zhao.


Zhao mengibaskan tangan nya dan itu membuat Tuan Xun dan orang berbaju biru terlempar jauh.


Bruuuk....kedua tubuh orang itu membentur dinding.


"Aaakkhh." mereka berdua memuntahkan seteguk darah.


"Heh...hanya segini kemampuan mu ingin melawan ku. Ayo panggil tuan mu yang kau banggakan itu, aku ingin melihat betapa hebat nya dia di hadapan ku." ucap Zhao mengibaskan tangan nya lagi membuat kedua orang itu melayang dan di lemparkan nya ke dinding.


Buuuk.....suara tubuh mereka berdua mengenai tembok.


Tubuh mereka terasa remuk karena Zhao terus membanting tubuh mereka di dinding tanpa ampun.


"Aaakhh...Am..pun...ampuni ka..mi.."ucap Tuan Xun..


"Ha..Ha...Ha..kau pikir aku akan mengampuni kalian." ucap Zhao mengangkat kembali tubuh mereka berdua dan kini mereka berdua melayang di udara.


"Le..lepas..kan ka..mi." ucap tuan Xun lagi, tapi tidak dengan orang berbaju biru, ia menggosok sebuah cincin di jarinya dan tak berselang lama muncul lah seorang laki laki.


Zhao yang melihat memicingkan matanya melihat seorang laki laki yang tiba tiba muncul di hadapan nya.


"Kanapa kau memanggil ku?" ucap laki laki itu yang tak lain bernama xuan, Xuan belum menyadari bahwa orang yang memanggilnya melayang di udara.


Selamat membaca.


jangan lupa like and komen