
Setelah kejadian Morgan menyerang Mayleen. Xiao xia dan Zhao kini menggembleng Mayleen dan Edward untuk berlatih kekuatan.
Xiao Xia sendiri yang menjadi guru nya. Sedangkan Zhao hanya sekali dua kali membantu. Edward dan Mayleen seakan berlatih di neraka, karena pelatihan yang di berikan Xiao xia bukan main main.
Edward sendiri sungguh ingin menyerah. Namun setiap kali dia ingin menyerah, Xiao Xia akan mengeluarkan aura membunuh nya untuk mengintimidasi Edward. Sehingga mau tidak mau Edward tetap melanjutkan latihan neraka nya.
"Sayang, aku sungguh tidak kuat dengan pelatihan yang bunda berikan. Bunda sungguh kejam sekali. Kenapa dia sangat mengerikan." ucap Edward.
"Kau sendiri saja tidak kuat, apalagi aku yang seorang wanita. Dan jangan membicarakan bunda di belakang nya, aku takut dia mendengar nya. Tapi benar sih kata mu, bunda memang sangat mengerikan." ucap Mayleen menyandarkan kepalanya di bahu Edward.
Mayleen dan Edward tidak tahu bahwa Xiao Xia sekarang ada di belakang nya dan mendengar semua yang mereka bicarakan.
"Em.... Bagus ya, sudah berani membicarakan bunda." ucap Xiao xia ber sedekap dada.
Gleeek......
Mereka berdua menelan ludah nya dengan kasar saat mendengar suara Xiao xia.
"Latihan kalian akan menjadi dua kali lipat, dan bersiap lah mulai sekarang." ucap Xiao xia.
"Apa!!!" teriak mereka berdua dan langsung lemas seketika.
Xiao xia sungguh ketat dalam melatih kedua sepasang kekasih itu. Hingga tak terasa, kini sudah 2 tahun mereka belajar dan berlatih dalam naungan Xiao xia.
Mayleen saat ini sudah lulus sekolah, dan sekarang dia menjadi salah satu mahasiswa Universitas ternama di negara C. Sedangkan Edward masih tetap sama, menjadi CEO dari perusahaan pribadi nya.
Mayleen dan Edward masih tetap menjalin hubungan. Dan kedua nya berencana akan menikah setelah urusan nya dengan Morgan selesai.
Saat ini mereka akan menyiapkan diri untuk melawan Morgan dan seluruh ras Vampir. Selama 2 tahun berlatih, Edward dan Mayleen menjadi lebih kuat dari sebelum nya.
Mayleen pun sudah bisa menguasai jiwa iblisnya, dan ia juga bisa memanggil Huang long untuk keluar, semua itu berkat latihan yang di berikan Xiao xia dan Zhao.
.
.
.
.
Morgan mengirimkan pesan kepada Zhao, bahwa dia akan memulai perang dengan nya. Dan dengan senang hati Zhao menanggapi permintaan Morgan.
Zhao memberitahukan kepada pihak negara bahwa akan terjadi sesuatu yang besar di negara C ini. Ia meminta untuk mengamankan seluruh warga agar tidak mendekat di area hutan lindung negara C.
"Apakah kalian sudah siap?" tanya Zhao kepada Mayleen dan Edward.
"Sudah ayah." jawab Mayleen.
"Baiklah kalau kalian sudah siap. Ayah harap kalian baik baik saja, lawan yang akan kita hadapi tidak hanya satu atau dua orang, jadi kalian harus berhati." ucap Zhao.
"Dan untuk mu sayang, cobalah menjauh dari musuh kita yang bernama Morgan. Biar bunda dan ayah yang akan mengurus nya, Aku yakin saat ini dia sudah lebih kuat dari sebelum nya." ucap Xiao xia.
"Baik bunda." ucap Mayleen.
"Dan untuk mu Edward, ku harap kau bisa melindungi putri ku." ucap Zhao.
"Siap ayah mertua." ucap Edward
"Kau belum resmi menjadi menantu ku." ucap Zhao mendengus kesal.
"Sudah lah, ayo kita pergi." ucap Xiao xia.
Setelah itu mereka ber empat menghilang dari tempat itu. Tujuan mereka adalah hutan lindung negara C.
Dan untuk tuan Hao dan seluruh keluarga Asisten Ken serta Asisten Nifeng, mereka semua di tempatkan di satu tempat yaitu kediaman Zhao.
Xiao Xia membuat sebuah barir untuk melindungi semua keluarga nya. Ia tidak ingin pihak musuh menyakiti orang terdekat nya. Xiao Xia sudah memberikan peringatan kepada mereka semua agar tidak meninggalkan tempat itu apa pun yang terjadi nanti.
.
.
.
.
.
.
.
Selamat membaca
Jangan lupa selalu dukung karya autor.