Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 69


Mayleen menatap Naga yang saat ini ada di depan nya.


"Apakah kau berniat mengalahkan ku?" tanya Naga.


"Ya..." ucap Mayleen.


"Jangan harap." ucap Naga setelah itu menyerang Mayleen.


Wuuuuuus.....Syuuut......Duaaaar....


Bola api yang keluar dari mulut naga melesat ke arah Mayleen, dan dengan secepat kilat Mayleen berhasil menghindar.


Dilihat nya pepohonan rusak dan terdapat kubah di tanah karena ledakan barusan.


"Aku akan membunuh mu, dan menjadikan mu makanan untuk ku." ucap Naga dengan suara menggelegar.


"Jangan harap." ucap Mayleen bersiap dengan pedang nya.


Syuuut.....Syuuut ....Syuuut....Duuuuar....


Pertarungan sungguh sangat sengit. Mayleen terbang kesana kemari untuk menebas tubuh Naga besar itu.


Ledakan demi ledakan terdengar di tempat itu. Tempat yang awal nya indah kini menjadi hancur karena pertarungan mereka berdua.


"Kau merusak tempat ku Gadis rendahan." marah Naga melihat tempat nya rusak.


Naga mengibaskan ekor nya dan.


Bam....Bam.....


Mayleen terus menghindar agar tidak terkena serangan Naga.


"Aku akan membunuh mu." teriak Naga sangat sangat marah.


"Aku akan ladeni dirimu. Mungkin aku lah yang akan mengalahkan mu dan menjadikan mu budak ku." ucap Mayleen.


Dengan perasaan marah. Naga itu kembali menyerang Mayleen dengan kekuatan nya. Bola bola api terus ia arah kan ke tubuh Mayleen.


Syuut...Syuut....Syuuut ...


Duaaaar.... Duuuaar..... Duuuaar....


Pedang Mayleen ia kibaskan agar bisa mengalahkan Naga itu. Namun semua itu hanya sia sia karena seakan kulit naga itu kuat dan kebal.


"Ha....Ha....Ha....Kau tidak akan bisa mengalahkan ku gadis rendahan." ucap Naga santai karena Mayleen tidak bisa melukai nya.


"Gunakan kekuatan iblis mu dan keluarkan Phoenix yang ada di pedang itu." ucap Xiao Xia.


"Sayang Fokus ke musuh mu. Pejamkan mata mu dan keluarkan kekuatan mu dari diri mu, cari jiwa iblis mu di hati lalu tarik keluar." ucap Zhao.


Setelah mendengar ucapan ayah nya. Mayleen memejamkan mata nya mencari jiwa iblis di hati nya. Ia tidak memperdulikan jika Naga yang ada di depan nya menyerang. Yang harus ia cari saat ini adalah jiwa iblis nya.


Cukup lama Mayleen menajamkan mata. Akhirnya ia melihat jiwa iblis di hati nya, yang saat ini ia lihat sama dengan rupa nya hanya saja ia memiliki mata merah menyala.


"Bantu aku." ucap Mayleen Manarik jiwa iblis yang saat ini sedang tertidur.


Setelah berhasil menarik jiwa iblisnya, tepat saat sebuah bola raksasa siap menghantam tubuh nya.


Syuuuut.........Duaaaar......


Mayleen berhasil menghalau bola api besar itu dengan kekuatan nya.


"Kau ingin bermain main dengan ku naga jelek." ucap Mayleen yang saat ini dalam mode iblis.


Mayleen tersenyum menyeringai karena ia ingin bermain main dengan naga yang lumayan kuat untuk merenggangkan otot otot nya..



"Siapa dia? Kenapa aura nya berbeda dari sebelum nya." ucap Naga dalam hati.


"Aku lah yang akan mengalahkan mu dan menjadikan mu budak ku." ucap Mayleen.


Dengan secepat kilat, Mayleen melesat kearah Naga dan.


Syuuut.....Syuuut....Mayleen menebas tubuh Naga.


Mayleen memanggil Phoenix yang ada di dalam pedang. Dan perubahan pedang yang semula hanya merah biasa kini berubah menjadi pedang menyala dengan penuh aura Phoenix.


"Pedang Phoenix. Sial aku harus cepat menghabisi gadis itu sebelum Phoenix itu keluar dari pedang dan membantu gadis itu." ucap Naga


Syuuuut....Syuuut... Duuuuar.....


Pertarungan bertambah sengit karena perubahan Mayleen ke mode iblis nya.


Goooaaar.......


Naga itu mengarang karena mendapat tebasan di kulit nya.


"Ku bunuh kau gadis rendahan, berani nya kau melukai kulit indah ku." marah Naga.


Syuuut....Syuuuut ...Bam...Bam....


Naga melawan dengan serius hingga membuat Mayleen sedikit kewalahan. Tiba tiba Phoenix dalam pedang keluar dan mengeluarkan suara yang memekikkan telinga.