
Mayleen mengejar Luis di gelap nya malam, Namun bagi mereka walaupun keadaan saat ini Malam tidak berpengaruh dengan penglihatan mereka.
Syuuuut.....Mayleen mengelurkan kekuatan nya yang berbentuk bola api mengarah dan melesat ke arah Luis.
Luis yang melihat mengelak akan serangan Mayleen dan.
Duuuuuaaarrr.....Suara ledakan menggema di tempat itu.
Luis terus terbang dari satu pohon ke pohon lain untuk membawa Mayleen masuk ke dalam hutan yang lumayan jauh dari kediaman Luis tadi.
Mayleen terus megejar tanpa lelah matanya yang merah menyala menatap Luis dari belakang.
Syuuut......Syuuuut...Duaaar....Duaaar..
Bola api terus ia layangkan ke arah Luis. Namun luis terus mengelak agar tubuh nya tidak mendapatkan serangan itu.
Setelah sampai di dalam hutan. Luis berhenti dan berbalik menghadap Mayleen yang juga berhenti tepat di belakangnya
"Siapa kau sebenarnya?" ucap Luis.
Luis masih tidak percaya dengan ke adaan ini. Fikirnya apakah setiap pemilik tanda bintang akan sehebat dan sekuat ini.
Namun Mayleen bukannya menjawab, ia hanya diam menatap Luis dengan sorot mata yang tajam dan dengan hawa membunuh.
Tanpa banyak bicara Mayleen menyerang Luis dengan brutal.
Syuut...Syuut...Buuuk...Buuukk..Duaar.
Mayleen tanpa hanti menyerang Luis, luis yang terus menghindari cukup sulit menghadapi Mayleen.
Wuuuus....Buuuk...Buuuuk....Duaaar....
Mayleen memukul Luis dan berhasil mengenai tubuh Luis sehingga Luis terpental cukup jauh dan menbrak pohon.
Bruuuuk.....
"Uhuuk...sial dia kuat sekali." ucap Luis memegang dadanya yang tersa nyeri.
Mayleen berjalan mendekati Luis dengan mata tajam nya. Tanganya tiba tiba mengeluarkan pedang berwarna putih yang kini ada dalam genggamannya.
Mayleen terus berjalan mendekati tubuh Luis untuk membunuh dan mengambil darahnya.
Setelah sampai di depan Luis. Mayleen mengangkat pedangnya mengayunkan ke arah Luis untuk menebas kepala Luis.
Tapi belum sempat pedang itu menyentuh tubuh Luis, sebuah asap hitam membawa tubuh Luis menghilang dari tempat itu.
Mayleen yang melihat mangsanya menghilang hanya diam. Setelah itu ia berbalik dan melesat pergi meninggalakan tempat itu.
Sedangkan di tempat lain Edward yang sempat merasakan aura Luis langsung melesat pergi dimana ia merasakan aura itu.
Wuuuuus.....
Edward melesat pergi terbang ke pohon ke pohon lain. Saat ia ingin menuju tempat dimana uara luis berada, ia melihat seorang wanita sedang duduk di dahan pohon diam tanpa melakukan pergerakan.
Edward yang melihat berhenti di atas pohon yang tak jauh dari pohon yang Mayleen tempati.
Mayleen yang merasakan aura seseorang seperti mengamati nya menoleh ke arah aura itu berada.
Mata merah menyala menatap tajam pohon yang di tempati Edward. Edward yang melihat wanita itu melihat ke arahnya bengong karena wanita itu mirip dengan Mayleen waitanya.
"Mayleen sayang." gumam Edward.
Mayleen melesat menghampiri Edward yang ada di dahan pohon itu.
Wuuuus...Mayleen berada di hadapan Edward.
Edward yang melihat perubahan Mayleen hanya menatap diam dengan isi kepada yang penuh tanda tanya.
"Sayang." ucap Edward.
"........." diam, Mayleen diam hanya menatap tajam Edward.
"Bunuh.....Darah..." ucap Mayleen
Edward yang mendengar mengernyitkan keningnya tanda tidak mengerti maksud Mayleen.