Putri Milik Ratu Dan Raja

Putri Milik Ratu Dan Raja
Chapt 76


"Ayo lawan aku iblis kecil." kata Morgan.


Mayleen tetap diam, menatap ke depan. Senyum menyeringai terbit di bibir Mayleen. Jiwa iblis nya seolah meronta ronta ingin melawan Iblis yang ada di depan nya, dan secepat kilat Mayleen melesat ke arah Morgan


Syuuuuut...... Duuuuar.....


Pukulan Mayleen berhasil di tangkis oleh Morgan. Hingga benturan kekuatan itu menghasilkan ledakan besar.


"Ha..Ha...Ha...Ini sungguh membuat ku senang, aku sungguh bersemangat kali ini." ucap Morgan.


Tanpa menunggu lagi, Morgan melesat ke arah Mayleen dan....


Buuk...Buuuk....Buuuk...


Syuut....Syuuut...Syuut....Duuuar....Duuuuar...


Pertarungan yang secepat kilat membuat siapa yang melihat sulit untuk mengikuti nya bagi manusia yang tidak memiliki kekuatan.


Mayleen mengeluarkan Sebuah bola api dari tangan nya dan di lemparkan ke arah Morgan.


Syuut ...Syuuut.....Duuuar....Duaar.


Morgan tetap saja bisa memblokir serangan Mayleen.


"Ha...Ha....Ha...Ayo keluarkan semua kekuatan mu iblis kecil." kata Morgan bersemangat.


Mayleen yang melihat Morgan dengan enteng menangkis serangan nya, mengerutkan alis nya .


Mayleen terbang dan melesat ke arah Morgan, Sebuah pedang keluar dan saat ini ada di genggaman nya. Morgan yang melihat tersenyum menyeringai


Wuuus...Sebuah Pedang Hitam keluar dan saat ini ada di tangan Morgan.


Traaaang....Suara pedang saling beradu.


"Kau lumayan juga sebagai Iblis kecil pemula." ucap Morgan


Mayleen mundur menatap tajam Morgan, ia kesal karena di bilang iblis kecil pemula. Dengan marah Mayleen langsung menyerang Morgan membabi buta


Wuuus.....Trang. .Trang. . .Pedang saling beradu, Mayleen dan Morgan saling menangkis pedang masing masing.


Pertarungan mereka berlangsung cukup lama, kekuatan demi kekuatan mereka kerahkan agar bisa mengalahkan lawan nya.


Begitupun ledakan demi ledakan terdengar keras di tempat itu, pohon pohon hangus dan tumbang, tanah tanah berlubang karena dahsyat nya pertarungan mereka.


Kini Mayleen terbang di atas, merentangkan tangan nya ke atas dan mengeluarkan sebuah kekuatan api membara.


Langit yang semula cerah kini menjadi gelap, suara bergemuruh terdengar di langit langit.


Sedangkan di tempat lain.


"..........." Dian itulah yang di lakukan Zhao.


Melihat fenomena aneh, ia langsung menghubungi Xiao xia lewat telepati.


"Sayang, apakah kau melihat ke anehan saat ini?


"Ya, aku melihat nya. Seperti nya ini bukan fenomena alam biasa, Aku merasa aura.ini seperti milik putri kita."


"Ya, aku juga merasakan nya."


"Pergilah, cari putri mu. Aku saat ini sedang sibuk, jadi jangan ganggu aku." Xiao xia memutus telepati."


"Dasar istri tidak ada akhlak. Lihat lah aku akan menghukum mu nanti di ranjang." gerutu Zhao kesal


Dan setelah menghubungi Xiao Xia, Zhao langsung menghilang dari ruangan nya mencari keberadaan Mayleen putri nya.


.


.


.


.


Kembali ke pertempuran Morgan dan Mayleen.


Api membara keluar dari kedua tangan Mayleen. Rambut nya terangkat, petir menyambar nyambar, angin berhembus sangat kencang. Pandangan mata tajam Mayleen mengunci Morgan yang saat ini ada di bawah, Sedangkan Morgan hanya mengamati apa yang di lakukan Mayleen dengan santai.


Ya, Mayleen bukan lah lawan untuk Morgan.


"Ternyata iblis kecil ini cukup berbeda, keturunan siapa dia ini? Dan kenapa iblis bisa ada di tempat aneh ini. Sebenarnya apa yang terjadi setelah aku mati?" gumam Morgan.


.


.


.


.


.


.


.