Pernikahan Kontrak Sang CEO

Pernikahan Kontrak Sang CEO
Bahagia vs Kesedihan


...Siapa nih yang udah 'padusan'? 😂...


...Autor udah berapa tahun tidak pernah padusan diluar, padusannya cuma di kamar mandi doang 😌...


...Apa sih itu padusan? searching sendiri aja di internet 😂😂...


Happy Reading 🌹🌹


Di belahan dunia lain tepatnya California Amerika.


Terdengar suara orang tengah memuntahkan sarapannya, sudah beberapa hari ini badannya serasa kehilangan setengah nyawanya.


Para pelayan hanya dapat mendengarkan dan melihat kasihan, mereka tidak ada yang berani mendekat ke arah majikannya.


Seorang pria dengan langkah tegap tengah masuk ke dalam mansion mewah tersebut, kepala pelayan yang melihatnya segera berjalan dengan cepat ke arahnya.


"Tuan, Tuan Jack kembali memuntahkan sarapannya hari ini." Ucap kepala pelayan tersebut.


Segera pria tersebut berlari ke toilet yang berada di lantai bawah, yang biasanya di gunakan oleh tamu.


Pintu di dobrak secara paksa olehnya, karena di kunci dari dalam.


Terlihat seorang pria dengan tubuh kekar dan berwajah sangar, nampak memprihatinkan.


"Tuan, ayo kita periksa." Ucap sang asisten.


"Tidak perlu, aku hanya mual saja. Ini mungkin anakku tidak ingin Ibunya menderita." Ucap Jack dengan menyenderkan kepalanya di dinding kamar mandi.


Asistennya hanya dapat mengela nafas pelan, entah bagaimana bisa Tuannya membuang kecebongnya sembarangan. Apalagi wanita iti adalah target operasi.


"Baik, mari saya antar ke kamar." Jawab asistennya menurut.


Dengan penuh perjuangan, sang asisten membawa Tuannya untuk beristirahat di dalam kamar.


Setelah membaringkan Jack di atas kasur, segera dirinya menelfun dokter yang sudah mereka percaya.


Tanpa menunggu lama, dokter tersebut sudah sampai di kediaman Jackson.


"Dimana Jackson?" Tanya dokter tersebut ketika datang.


"Ada di dalam kamarnya dok." Jawab sang asisten.


Pintu kamar Jack terbuka, terlihat dokter cantik yang di ikuti oleh asistennya.


"Jack, ada apa denganmu? Apa kamu tertembak lagi?" Tanya dokter dengan nada khawatir.


"Tidak." Jawab Jack singkat.


Dengan cepat dan cekatan, dokter wanita tersebut segera memeriksa kondisi Jackson.


Dahinya menyerengit, tidak ada tanda penyakit apapun.


"Apa kamu belum makan? Dia bilang kamu setiap pagi muntah-muntah." Jawab sang dokter dengan menunjuk ke arah asisten Jack.


"Aku sangat lemas, beri aku vitamin." Jawab Jack dengan lirih.


"Baik, akan aku resepkan vitamin dan obat maag untukmu. Mungkin lambungmu sedang bermasalah." Jawab sang dokter yang tengah mencatat resep beberapa obat.


"Karena anakku." Jawab Jack lirih.


Gerakan tangan sang dokter terhenti, dia mengangkat kepalanya menatap ke arah Jackson.


"Anak?" Beo sang dokter.


"Ya, kekasihku sedang mengandung anakku. Karena kami berjauhan jadi anakku sedang menyiksaku." Jelas Jack dengan tersenyum bahagia, jelas terpancar dari wajahnya.


Bagaikan di remas hatinya, sang dokter hanya dapat menggenggam bolpoin dengan erat.


Dia tahu jika Jack seorang player, dan dia suka berganti-ganti kekasih hanya untuk bersenang-senang.


Tapi, apa ini. Pria dihadapannya membuat seorang wanita hamil? Bahkan terlihat jelas rona bahagia di wajahnya.


Asisten yang melihatnya hanya menatap datar, dia tidak akan mencampuri urusan hati majikannya. Terpenting tidak membahayakan nyawanya.


"O... oh, kekasihmu yang mana lagi Jack? Kamu pasti bercanda, selama ini meskipun kamu berganti-ganti wanita tetapi tidak pernah menidurinya bukan." Tanya sang dokter dengan menekan gemuruh dihatinya.


"Hemm, jauh. Kekasihku sangat jauh." Jawab Jackson dengan tersenyum membayangkan wajah Bintang.


"Apakah sekarang kamu meniduri mereka?" Tanya dokter yang sakit membayangkan Jack bercumbu dengan wanita lain.


"Aku hanya meniduri satu wanita, dan dia akan menjadi ibu dari anak-anakku." Jawab Jack dengan senyum yang lebar.


"Tapi... " Belum sang dokter melontarkan pertanyaan lebih jauh lagi dengan cepat asisten Jack menyela.


"Dokter, apakah sudah selesai menulis resepnya?" Tanya asisten Jack mengalihkan topik pembicaraan.


"Baik, terima kasih dok. Mari saya antar sampai kedalam mobil." Ucap asisten Jack.


"Bisakah aku disini, aku akan merawat Jack." Tanya sang dokter.


"Maaf dok, masih ada saya dan para pelayan di mansion ini. Juga dokter harus segera kembali bekerja memeriksa pasien." Jawab asisten dengan tegas.


Dengan wajah cemberut, dokter muda itu mengambil tasnya dan berjalan meninggalkan kamar Jackson.


...**...


Disebuah kamar dengan nuansa feminim, tengah terbaring lemas di atas kasur king sizenya.


Dengan jarum infus yang tertancap di punggung tangan kanannya, tetapi pandangan dan pikirannya menerawang jauh.


Apakah dia memikirkanku? Apakah dia merindukanku? Bagaimana keadaannya.


Tanpa terasa, air mata mengalir melalui ekor matanya.


Seakan tenggorokannya tercekat, hatinya terhimpit rindu yang berubah menjadi batu.


Mengetahui kenyataan, jika pria yang dia cintai hanya ingin menjatuhkan keluarga Wiratama saja.


Bintang kamu harus semangat, kamu tidak membutuhkan pria brengsekk itu. Masih ada keluargamu.


Sekarang kamu harus sejat demi anak dalam kandunganmu.


Monolog Bintang untuk dirinya sendiri.


...**...


Putri hanya terisak didalam pelukan suaminya, dia tidak menyangka. Karena harta dapat membutakan segalanya.


Bahkan nyawa tidak ada harganya, hanya sebagai permainan belaka.


"Tenanglah," Ucap Sky dengan menepuk pelan punggung Putri.


Tidak ada jawaban dari istrinya, hanya suara isakan kecil yang terdengar.


Hp Sky berdering, segera dia mengangkatnya karena yang menelfon adalah Ayah mertuanya.


"Siapa?" Tanya Putri.


"Papa, apa kamu mau datang ke rumah?" Tanya Sky dengan menghapus pelan airmata yang tersisa di mata Putri.


Putri segera mengangguk cepat, Sky yang melihatnya hanya terkekeh pelan.


Sungguh ekspresi wajah Putri begitu menggemaskan di mata Sky.


Segera Sky membopong Putri untuk naik ke lantai atas, Putri hanya diam menikmati debaran jantungnya.


Apakah aku sudah jatuh cinta?


Sedangkan Sky, menikmati aroma shampo yanh digunakan oleh Putri. Dia menghirup dalam-dalam aroma tersebut, entah kenapa menjadi seperti sebuah candu baginya.


...**...


Intan tengah kesal didalam kontrakannya, dia harus segera menyusun rencana untuk melengserkan jabatan Doni.


"Ayo berfikir... berfikir." Gerutu Intan pada dirinya.


Cukup waktu yang lama untuk membuatnya menyusun sebuah rencana.


"Aa... aku harus mencari para pemegang saham untuk mengadakan rapat pemegang saham secepatnya." Ucapnya dengan seringai licik.


Segera, Intan mengeluarkan Hpnya dan mulai mencari informasi perusahaan Wiratama lebih jauh lagi.


Kali ini dia akan mendatangi satu persatu para pemegang sahamnya, dia akan menawarkan keuntungan yang besar kepada mereka.


Agar Intan dapat mendudukin jabatam tertinggi di perusahaan, kemudia dia akan mendepak keluarga Wiratama dari kediaman yang sangat mewah tersebut.


...**...


...MATA AUTOR UDAH 5 WATT, JEMPOL AUTOR JUGA SUDAH MENJERIT TIDAK KUAT MENGETIK, OTAK AUTOR SUDAH TIDAK KUAT MENERUSKAN KEHALUANNYA...


...SUDAH AUTOR TAHAN-TAHAN AGAR MELEK INI MATA NAMUN SIA-SIA. ...


...BYE BYE READERS. ...


...JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN, SETELAH PUASA KITA AKAN LEBARAN. 😂😂...


...BELOM JADI PUASA UDAH MIKIRIN LEBARAN AJA, WKWKWK...