
Happy Reading 🌹🌹
Rex berpisah dengan Jackson untuk mengurus administrasi Bintang agar mendapatkan penanganan yang terbaik dengan cepat.
"Rex, Celine sudah sadar." Panggil Ayah Celine yang melihat Rex akan pergi dari bagian administrasi.
Rex mengurungkan niatannya untuk menyusul Jackson, segera dirinya berjalan menuju kamar dimana Celine tengah dirawat.
"Honey," Panggil Rex ketika membuka kamar Celine.
Terlihat Celine yang tengah duduk bersandar sedang memakan buah yang di suapin oleh Mama Celine.
Celine yang melihat kedatangan suaminya segera merentangkan tangannya, Rex segera berjalan dan memeluk istrinya.
Rex menciumi seluruh wajah Celine, "Apa yang sakit Honey?" Tanya Rex lembut.
Celine menggeleng, dia memeluk erat tubuh suaminya.
"Rex, kamu dari mana. Kenapa dengan pakaian dan wajahmu." Tanya Mama Celine.
"Ini Mah, tadi Rex menjemput Jackson dan istrinya di bandara kemudian kami akan dirampok. Jadi kami melawan mereka." Bohong Rex kepada mertuanya.
Celine melepaskan pelukannya dan menatap wajah kusut Rex, "Mandilah" Ucap Celine pelan.
Rex mengangguk "Aku pulang sebentar Honey. Mah, Rex pulang sebentar untuk mandi dan membawa pakaian ganti untuk Celine." Ucap Rex kepada mertuanya.
Segera Rex berjalan keluar dan mencari keberadaan Jackson, segera Rex berlari kearah ruang operasi.
Terlihat dari kejauhan Jackson terduduk lemas di ruang tunggu, dengan nafas yang tidak beraturan Rex menghentikan larinya.
Dia berjalan mendekati sahabatnya dan memeluknya, Rex melihat pria yang sedang rapuh dan membutuhkan sandaran.
Tangis Jackson pecah, Rex hanya dapat memeluknya tanpa berkata apa-apa.
"Bagaimana jika Bintang meninggalkanku Rex." Ucap Jackson disela tangisannya.
"Tidak akan Jack, dia wanita yang kuat." Jawab Rex apaadanya.
"Kami belum ada satu jam sampai di negara ini Rez, tetapi Bintang sudah celaka."
"Tenang Jack, dokter pasti akan melakukan yang terbaik untuk Bintang dan juga anak kalian."
"Lebih baik aku kehilangan anakku Rex, aku tidak ingin kehilangan Bintang."
"Jangan berbicara seperti itu Jack, Bintang akan marah jika mendengar ucapanmu."
Jackson dan Rex tidak menghubungi keluarga Bintang, karena mereka takut jika keluarga Wiratama akan mengambil Bintang kembali dan tidak memperbolehkan mereka untuk pindah negara.
Cukup lama operasi yang di lakukan hingga pintu ruang operasi di buka. Terlihat dokter yang tengah melepas maskernya.
"Bagaimana keadaan istri dan anak saya dok." Tanya Jackson tidak sabar.
"Selamat Tuan istri dan bayi pertama Anda berjenis kelamin laki-laki lahir dengan sehat, tetapi bayi yang kedua berjenis kelamin perempuan memiliki jantung yang lemah sehingga harus di tempatkan dalam inkubator sampai anak kedua Anda kuat." Jelas dokter secara rinci.
Setitik air mata turun dari mata Jackson, dia berada di persimpangan. Antara senang istri dan anak pertamanya selamat dan juga sedih karena anak keduanya tidak sekuat anak pertamanya.
"Tolong beri yang terbaik untuk anak saya dokter." Jawab Jackson dengan penuh harap.
"Kami akan usahakan semaksimal mungkin Tuan, Anda bisa menemui istri dan anak Anda ketika sudah di pindah di kamar pasien." Jawab dokter yang kemudian berlalu dari hadapan Jackson dan Rex.
Jackson terlihat duduk dengan menggenggam erat tangan Bintang yang masih tertidur karena efek obat bius.
Terdengar suara pintu yang tengah di ketuk, Rex membuktikannya dari dalam.
Jackson segera berdiri dan melihat putra pertamanya, "Welcome to the world handsome." Ucap Jackson lirih dengan bibir bergetar.
Terlihat bayi yang masih merah hanya memejamkan matanya, "Tidurnya nyenyak sekali." Ucap Jackson lagi.
Rex mengangguk "Selamat untuk kelahiran kedua anakmu Jack." Ucap Rex menepuk pelan pundak sahabatnya.
...**...
Sedangkan di tempat lain, seorang pria tengah mengamuk dan menghajar sisa anak buahnya yang gagal menculik Bintang dan mencelakai Jackson.
"Hanya dua orang saja tidak becus!!" Seru Dark dengan mata dan rahang yang mengeras.
"Maafkan kami Tuan, kami tidak menyangka jika mereka menghadang dengan pasukan yang lain." Jawab anak buah Dark.
Bug
Dark menghajar anak buahnya tersebut "Aku tidak butuh alasanmu!! Seharuskan kalian tetap melawan merka yang penting perempuan itu di tanganku!" Ucap Dark dengan emosi.
Seorang wanita yang sexy mematikan rokoknya dan menghampiri Dark, "Tenanglah sayang, ganti rencanamu." Ucap wanita tersebut.
"Arghhh... pergi kalian." Ucap Dark kepada anak buahnya.
Wanita sexy tersebut ******* bibir Dark dengan rakus, Dark tidak menolak mereka saling mencium dan melakukan hubungan pemersatu bangsa.
"Dark.. ah, ubah rencanamu. Aku akan merayu Jackson." Ucap wanita sexy tersebut di tengah aktivitas bercin*tanya.
"Apa kau pikir Jackson akan melirikmu." Jawab Dark dengan nafas memburu.
"Uhh... yeahh... aku akan merayu asistennya itu.. ahh.." Jawab wanita tersebut dengan mendesyah.
"Ahh... benar, kuncinya adalah asistennya. Kita putus badannya dulu ahhh.." Seru Dark di akhir permainannya.
Wanita sexy itu tersenyum tipis hingga Dark tidak melihatnya, jika aku mendapatkan Rex makan aku akan menendangmu Dark dan aku akan menjadi wanita yang paling beruntung di dunia ini, aku akan bercin*ta dengan pria tampan dan kaya raya. Ucap wanita sexy yang licik.
Segera Dark memerintahkan kaki tangannya untuk mencari informasi tentang Celine. Dark akan membuat Celine dan Rex berpisah pasti konsentrasi Rex akan kacau dan dengan mudah Dark menghancurkan Jackson.
...**...
"Jack mandilah dulu, aku akan menjaga Bintang dan anaknu." Ucap Rex yang menyerahkan tas berisi pakaian.
Tadi Rex menyuruh anak buahnya membeli dua set baju untuk dirinya dan juga Jackson.
Jackson menggeleng, dia masih tetap berada di samping istri dan anaknya.
"Jack jangan seperti itu, apa kamu mau ketika Bintang sadar melihat suaminya berwajah kusam dan badannya bau. Pasti kamu tidak diperbolehkan menggendong putramu." Ucap Rex yang tidak sabar.
Jackson berfikir sejenak, "Ayolah Jack cepat, jika tidak aku akan pergi. Celine sudah sadar dan aku terlalu lama meninggalkannya." Lanjut Rex semakin tidak sabar.
"Apakah keadaan Celine parah?" Tanya Jackson pelan.
"Tidak begitu parah, tetapi Celine pasti akan trauma." Jawab Rex datar.
Jackson memahami kekhawatiran Rez, selama ini memang Celine sahabat mereka tetapi tidak mengetahui jika keduanya terjun di dunia mafia.
"Cepatlah Jack, sebentar lagi Bintang pasti akan sadar dan melihatmu menjadi pria paling jelek di dunia."
Jackson segera berdiri dan membersihkan dirinya, dia tidak menjawab ucapan dari Rex karena hanya akan membuang waktu author yang mengetik 😂😂
...**...
Maaf aktor tadi kepencet kirim, baca ulang ya yang udah baca di atas tadi.