Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Kenyataan pahit


Keesokan harinya Dokter Gewa, Meira, Abian, Melodi, Dokter Alex, Alice sudah berpakaian rapi guna menghadiri peresmian resort termegah dan terbesar dikota ini yang terletak ditepi pantai pasir putih.



Mereka tampak sebuah keluarga besar yang bahagia Dokter Alex selalu berusaha bersikap romantis pada Melodi tapi Melodi selalu menanggapinya dengan biasa saja.


"Mel sayang aku ambilkan kamu minum ya kamu mau jus melon atau jus jeruk?" tanya Dokter Alex.


"Terserah kamu aja" jawab Melodi.


"Ya sudah kamu tunggu disini ya! Alice Papa ambilkan buah untuk Alice ya Alice disini sama Mama jangan maen lari-larian" ucap Dokter Alex.


"Iya Papa Alice engga nakal ko" jawab Alice.


"Sayang tuh Abian sama Tante Meira dan Om Gewa" tunjuk Melodi yang melihat Meira menuju tempat duduk.


"Bian" teriak Alice.


Abian hanya cuek saja dengan wajah biasa saja Meira, Dokter Gewa dan Abian pun duduk di dekat Melodi.


"Mel acaranya mulai jam berapa si?" tanya Meira.


"Masih lama Mei setengah jam an lagi paling, emang kenapa?" tanya Melodi.


"Ini si Neneng riweuh banget katanya dia nunggu Adeline bareng dari sekolahan langsung kesini" jawab Meira.


"Itu si Adel jadi ya Mei ngajar jadi guru di SMA nya dulu?" Melodi penasaran.


"Iya jadi kan Neneng udah jadi wakil kepala sekolah dia bisa referensiin Adel jadinya" jawab Meira.


"Si Alex mana Mel kok engga keliatan si Mel?" tanya Dokter Gewa yang tak melihat keberadaan Dokter Alex.


"Loh iya ya tadi dia bilang mau ambil jus kedepan kok engga ada si dimeja dekat hidangan?" Melodi kebingungan.


Sementara itu disamping resort Dokter Alex tengah mengajak ngobrol salah seorang gadis belia cantik yang pernah berobat dirumah sakit tempat Dokter Alex bekerja Bella turut hadir di acara peresmian resort ini menemani orang tuanya.


"Jadi kamu kuliah diUniversitas kota ini Bel? tanya Dokter Alex pada gadis belia bernama Bella.


"Iya Dok saya kira Dokter Alex dirumah sakit dan tidak hadir diacara ini" jawab Bella.


"Ga mungkinlah saya engga hadir kan saya salah satu pemegang saham dari resort megah ini" Dokter Alex menyombongkan dirinya.


"Wah Dokter Alex selain hebat jadi Dokter juga hebat ya dalam berbisnis" jawab Bella.


"Ah engga ko biasa aja, ngomong-ngomong gimana perut kamu masih suka sakit?" tanya Dokter Alex yang memegangi bagian perut Bella.


Membuat Bella gerogi dan merasa tindakan memegangi perutnya terlalu berlebihan sehingga Bella menurunkan tangan Dokter Alex dari perutnya.


"Sudah tidak sakit lagi kok Dok, kalau begitu saya permisi Dok" Bella langsung buru-buru menghindari Dokter Alex.


Dokter Alex tersenyum dan berbicara dalam hatinya, kenapa anak muda jaman sekarang sangat cantik-cantik aku jadi ingin kembali muda.


Tak lama Dokter Alex kembali dengan membawa jus dan buah untuk Melodi dan Alice.


"Bro darimana si?" tanya Dokter Gewa.


"Biasa kebelet tadi Bro" Dokter Alex tersenyum.


Sementara itu Sam berjalan terburu-buru di loby kantornya dirinya nyaris terlambat absen pagi akibat membujuk Alexa agar tidak ngambek lagi tiba-tiba seseorang menegur Sam.


"Pak Sam kah?" tanya laki-laki itu.


"Iya siapa ya?" Sam sedikit inget namun banyak lupanya.


"Saya Arka asli dari kota kecil yang pernah bekerja pada Bu Meira kita pernah papasan sesekali" Arka menjelaskan pada Sam.


"Ya sepertinya saya pernah melihat kamu, tapi saya tidak tau kamu pernah bekerja untuk Meira" Sam sedikit bingung.


"Ah itu sebenarnya saya bekerja untuk memata-matai Kimmy yang dulunya isteri Pak Sam tapi saya berhenti ditengah jalan dan tak meneruskan pekerjaan itu" jawabnya.


"Oh begitu berarti kamu mengetahui segala hal tentang Perselingkuhan Kimmy dan Dokter Alex?" Sam mencoba mengorek keterangan dari pria ini.


"Ya waktu Pak Sam tergoda dengan Kimmy saya sempatlah melaporkan nya pada Bu Meira, ngomong-ngomong Pak Sam buru-buru sekali" Arka mengalihkan pembicaraan.


"Oh iya saya hampir terlambat tadi untuk absen maklum saya harus mengurus Alexa agar tidak ngambek lagi" jawab Sam.


"Alexa?" Arka bingung.


"Iya dia anak yang dilahirkan Kimmy tujuh tahun lalu, tapi karena Kimmy sekarang sedang menderita gangguan jiwa jadi saya yang mengurus anaknya" Sam menjelaskan nya.


"Em begitu yasudah kalau Pak Sam buru-buru lain kali kita sambung lagi pembicaraan kita saya boleh minta no handphone Pak Sam?" berusaha lebih dekat dengan Sam.


"Oh iya tentu saya senang ada teman dari kota kecil yang berada disini" Sam menuliskan nomor handphone nya dikertas dan memberikannya pada Arka laku bergegas masuk ruangan kerjanya.


Arka berpikir jadi benar gosip dikota kecil dulu bahwa Kimmy hamil oleh selingkuhannya dan Pak Sam tidak bisa memiliki keturunan sekarang bahkan anak itu sudah berusia tujuh tahun dan diurus oleh Pak Sam beruntung aku bisa bekerja di perusahaan ini dan bertemu Pak Sam, tapi apa mungkin anak itu adalah anak dari.... ah sudahlah lebih baik aku kembali kerja.


Sore harinya Sam buru-buru untuk pulang dari tempat kerjanya dan segera pulang kerumah sesampainya di rumah Sam menyuruh Alexa untuk ikut bersamanya.


"Lexa hari ini kita makan diluar ya nak sekaligus Papa punya kejutan untuk kamu" ucap Sam.


"Kejutan?" Alexa sedikit bingung dirinya tidak ulang tahun tapi Sam akan memberikannya kejutan Alexa pun ikut dengan Sam.


Setelah keduanya makan direstoran ayam goreng K*C kesukaan Alexa mereka pun melanjutkan perjalanannya menggunakan sepeda motor, Sam membawa Alexa kerumah sakit jiwa tempat Kimmy dirawat.


Alexa sedikit bingung dibawa kerumah sakit jiwa Sam pun mendaftar ke bagian administrasi untuk bertemu dengan Kimmy petugas pun membawa Sam dan Alexa kekamar Kimmy.


Alexa semakin bingung pintu kamar Kimmy terbuka dan Kimmy sedang duduk diatas ranjangnya dengan rambut yang acak-acakan dan tatapan kosong.


Sam pun menundukkan dirinya dihadapan Alexa yang terdiam bingung.


"Kamu selama ini selalu menanyakan keberadaan Mama kamu sama Papa mungkin sekarang ini saatnya kamu tau nak kenapa Mama kamu tidak bisa seperti Mama anak-anak yang lain yang bisa mengantar kamu sekolah, memasakkan kamu masakan rumah, mencuci baju kamu dan tidak bisa menyisir rambut kamu ataupun membacakan dongeng sebelum kamu tidur" Sam sampai menitihkan air mata tak sanggup memberitahu Alexa keadaan Ibunya yang merupakan pasien ODGJ.


"Lexa bingung Pa" jawab Alexa.


"Orang dengan gangguan jiwa itu yang sedang duduk diranjang dengan rambut acak-acakan dan tatapan kosong dialah Mama kamu nak yang sudah melahirkan kamu ke dunia ini" Sam memperjelas semuanya.


Perlahan kaki Alexa semakin mundur dan semakin menjauh dari Sam dan Kimmy kemudian Alexa menangis histeris tak terima kenyataan bahwa Ibu kandungnya ialah seorang ODGJ.


"Engga,,,, engga Papa bohong Papa jahat orang gila itu engga mungkin ibuku Papa jahat sama Lexa" Alexa menangis dan berlari meninggalkan kamar Kimmy.


Sam langsung mengejar Alexa untuk menenangkannya sementara itu Kimmy mulai bicara.


"Alexa? kenapa dia dinamakan Alexa?" lucu sekali,,, Alexa Alex Alexa Alex" Kimmy tertawa terbahak-bahak.