
"Ya memang kamu hanya pasien bagi saya, dengar Kim saya sangat mencintai Melodi jadi tolong jangan salah paham dengan sikap baik saya sama kamu" ucap Dokter Alex.
"Baiklah Dok, bisakan wajahnya tidak usah tegang begitu kalau begitu saya permisi dulu lain kali kita lanjutkan lagi obrolan yang belum tuntas ini" jawab Kimmy dengan tersenyum lebar.
Dokter Alex pun sangat berusaha keras untuk tidak tergoda oleh Kimmy, meski diakuinya wajah Kimmy memang jauh lebih cantik daripada Melodi apalagi bentuk tubuh Kimmy bak gitar spanyol tapi Dokter Alex selalu ingat bahwa Melodi adalah wanita yang sangat baik dan juga penyayang.
Menjelang sore dikedai bakmi Meira, Susan, Adeline dan Neneng tengah asyik mengobrol sambil ngemil beraneka kue.
"Yah engga seru ya engga ada Mba Mel nih" ucap Susan.
"Iya ih Mba Mel teh coba atuh dikabari Dan suruh kesini Neneng juga kan ada perlu urgent" jawab Neneng.
"Ye Bu Neneng ada perlu apa sama Mba Mel?" tanya Adeline.
"Ish gandeng maneh mah engga perlu tau atuh Adel masih bocah busi ntar nya kamu teh kaya si perempuan sundel kalau tau urusan orang dewasa teh" jawab Neneng.
"Amit-amit deh" jawab Adeline.
"Susan engga enak ah Teh Neng aja atuh yang ngabarin Mba Mel" ucap Susan.
"Jangan deh Neng kan Melodi lagi perlu banyak istirahat biar kandungannya tetep sehat" jawab Meira.
"Yah iya si yasudah atuh nanti lain kali wae lah Neneng bertanya nya" ucap Neneng.
"Kamu emang mau tanya apa si Neng?" tanya Meira.
"Ini loh Ci Mei nganu aduh kumaha nya jelasinnya teh Neneng teh pengen tau itu si Mba Mel pake jurus apa bisa cepet hamil begitu apa jurus telentang, tengkurep, jongkok, atau berdiri saja gitu" jawab Neneng.
"Astaga Neneng kamu ngapain mau nanya begituan ih malu tau" ucap Meira.
Susan dan Adeline pun melirik Neneng sambil menggelengkan kepalanya.
"Ih Ci Mei biar gebetan Neneng teh tokcer, kalau nanti teh Neneng melendung duluan kan cepet dinikahin atuh sama gebetan Neneng engga digantung siga jemuran baju gini" jawab Neneng.
"Yah hahhahaha emang enak dipacarin tapi gak dinikahin" ledek Susan.
"Eleuh eleuh gandeng maneh teh Susan" jawab Neneng.
"Neng kamu mau melendung duluan iya kalau beneran dinikahin kalau nanti gebetan kamu engga mau tanggung jawab gimana?" tanya Meira.
"Ih nya moal atuh Ci Mei pasti dia teh tanggungjawab kalau tidak mau tanggungjawab mau diarak keliling kota kaya si sundel sama Pak Sam" celetuk Neneng.
"Ada-ada aja kamu Neng".
Tak lama salah seorang pelanggan datang untuk memesan bakmi dan makan ditempat.
"Ci Mei bakmi satu ya" ucap pelanggan.
"Oh Iya duduk dulu nanti saya antar" jawab Meira.
"Ci Mei ada orang gila nih didepan kedai lagi ketawa-ketawa terus engga diusir aja?" tanya pelanggan.
"Udah biarin ajalah toh engga ganggu ini" jawab Meira.
"Oh yaudah deh saya dikursi belakang ya" ucap pelanggan itu.
Dijalanan Kimmy baru saja turun dari angkutan umum setelah menemui Dokter Alex namun belum juga membuahkan hasil tapi Kimmy masih bisa tersenyum sepanjang jalanan, dia pun melewati kedai bakmi Meira dengan pelan sambil melongok-longok melihat situasi kedai secara tiba-tiba.
"Eh eh lepasin ih jorok banget dasar orang gila" jawab Kimmy yang berusaha melepaskan gandengan orang gila perempuan itu.
"Ahhh saudara kembar aku kita ternyata sangat mirip ya tapi cantikan aku hehehehe" ucap Orang gila itu.
"Ih lepas-lepas dasar ga waras" jawab Kimmy.
Namun orang gila itu semakin menempel dengan Kimmy dia bahkan mencium pipi Kimmy dan tak mau melepaskan gandengan tangannya dari Kimmy.
"Ih jorok banget si tolong,,,, tolongg" Kimmy berteriak.
Sontak orang-orang didalam kedai yang mendengar kehebohan diluar kedai segera keluar kedai untuk melihat situasi diluar, rupanya ehh rupanya si Kimmy lagi dipeluk-peluk sama orang gila.
Kimmy yang melihat orang-orang keluar dari dalam kedai berusaha meminta tolong.
"Bu Neng, tolong aku Bu ini orang gila engga mau lepas" ucap Kimmy.
"Eh borokokok Kimmy atuh kamu teh gimana masa orang gila takut sama orang gila" sahut Neneng.
"Bu Neneng saya ga becanda tolong saya Bu orang gila ini bau banget" jawab Kimmy.
Orang-orang malah senang melihat Kimmy dipeluk-peluk oleh orang gila dan malah bertepuk tangan.
"Ih lepasin gak" teriak Kimmy.
"Oh cintaku kembaran ku belahan jiwa ku" ucap orang gila itu sambil tersenyum pada Kimmy.
Sontak orang-orang pun tertawa terbahak-bahak melihat kelucuan orang gila itu dan tak ada satupun yang mau menolong Kimmy dari jerat orang gila itu.
"Tuh dengekeun Kimmy kata si orang gila itu kamu teh kembaran dia, emang kalian berdua teh mirip pisan" celetuk Neneng.
"Iya bener masa orang gila takut sama orang gila" ucap Susan.
"Lagian ya Kim, lebih warasan orang gila itu dibandingkan kamu" teriak Adeline.
Hahahhahahha....
Orang-orang dikedai tak henti-hentinya menertawakan Kimmy dan orang gila itu, kapan lagi ada hiburan gratis kaya gini ujar salah satu pelanggan.
Meira pun tak bisa menutupi tawanya lagi melihat tingkah orang gila itu.
"Lebok sia teh Kimmy, kamu sama orang gila teh bahkan jauh lebih bersih hati orang gila itu" ucap Neneng.
"Iya bener tuh seenggaknya orang gila masih punya hati dan ga mungkin merebut suami orang lain" celetuk salah satu pelanggan.
"Diam kalian semua" teriak Kimmy.
"Eh sundel kamu teh jangan galak-galak atuh ih jadi keliatan lebih sereman kamu daripada orang gila nya" ucap Neneng.
Hahahhahhaa....
Mereka pun masih terus tertawa hingga membuat sakit kulit perut, tak lama Kimmy memukul leher orang gila itu sehingga sekarang dia lepas dari jeratan orang gila itu.
Kimmy pun berlarian layaknya atlet pelari maraton disusul oleh orang gila yang ikut mengejarnya sampai jauh.