
"Mel iya aku tau aku udah salah curiga sama kamu" Meira menangis.
"Udah Mel kasian temen kamu, jangan kamu marah-marah gini" ucap pacarnya Melodi.
"Aku engga marah, aku cuma bener-bener sedih lihat keadaan dia yang kaya gini, kamu liat Meira bener-bener udah ga pake akal sehatnya" ucap Melodi sampai meneteskan air mata.
"Mel, aku minta maaf sama kamu" Meira menangis tersedu-sedu.
"Mei, kamu tau aku udah anggap kamu itu kaya keluarga aku sendiri, kakak untuk aku kita bahkan sahabatan dan selalu saling menguatkan sejak 5 tahun lalu kamu pindah kesini, aku sedih banget kamu sampai hati curigain aku Mei" jawab Melodi yang juga menangis.
"Aku udah frustasi Mel, sekarang hari-hari aku dihinggapi oleh bayang-bayang Wanita selingkuhan Sam" ucap Meira.
"Kamu tau Mei, pacar aku barusan lagi bilang apa sama aku? dia bilang dia mau mengajak aku lamaran Minggu besok, dan aku belum sempat bilang Ya aku mau, kamu udah hancurin momen ini Mei" Melodi menangis dan berlari pergi meninggalkan Meira yang masih menangis.
"Mel tunggu!" pacar Melodi mengejarnya.
"Mel,, maafin aku Mel" Meira menangis dan menyesali telah curiga sama Melodi dan sampai menghancurkan momen penting nya.
Meira pun pulang kerumahnya dengan wajah yang sangat layu, dirumah rupanya Sam sudah datang dan tengah menonton tv.
"Hei Mei" Sam menyapa.
"Iya Sam" jawab Meira.
"Kamu kenapa Mei? aku bikin salah lagi sama kamu?" tanya Sam.
"Meira menangis.
"Mei ada apa? jangan bikin aku panik" ucap Sam.
"Aku curiga Melodi adalah selingkuhan kamu Sam, dan aku membuntuti dia bahkan aku menghancurkan momen dia dilamar oleh pacarnya" jawab Meira.
"Astaga Mei, kamu masih curiga sama aku berarti? dan apa Melodi? aku bener-bener ga ngerti sama yang ada di otak kamu Mei, Melodi itu sahabat kita ga mungkin aku mencintai sahabat kamu sendiri Mei" ucap Sam.
"Sam tapi aku masih yakin kalau kamu masih berselingkuh dari aku" bentak Meira.
"Kalau kamu tidak ikhlas memberikan kesempatan kedua untuk aku, dan masih terus curiga sama aku Mei kenapa kamu engga gugat aku aja? aku muak Mei" ucap Sam.
"Apa kamu bilang Sam, kamu muak sama aku? Sam mikir aku ga akan sedepresi ini kalau kamu engga selingkuhan aku" jawab Meira.
"Aku sudah mengakui semuanya Mei, dan kamu setuju untuk memberikan aku kesempatan tapi kenapa kamu masih kaya gini Mei?" ucap Sam.
"Aku engga tau Sam harus gimana lagi" Meira pun pergi dari rumah dengan masih menangis.
Meira pergi menuju rumah Melodi lalu mengetuk pintu rumah Melodi, dengan masih menangis menyesali perbuatannya terhadap Melodi Meira terus menerus menunggu didepan rumah Melodi.
Melodi yang tak tega melihat Meira didepan rumahnya menangis begitu, Melodi pun membukakan pintu rumahnya, mengajak Meira masuk kerumahnya.
"Mel aku minta maaf" ucap Meira sambil menangis tersedu-sedu.
Melodi pun memeluk Meira dan menepuk-nepuk pundak Meira.
"Tenang ya Mei jangan nangis lagi, kamu harus kuat" jawab Melodi.
"Kamu udah maafin aku Mel?" tanya Meira sedikit tenang.
"Makasih Mel" ucap Meira sambil menyeka air matanya.
"Mei dengar, selingkuhan Sam ini Wanita yang cukup pintar jadi kamu harus pakai cara untuk menemukan Wanita ini Okey" ucap Melodi.
"Tapi gimana caranya Mel?" tanya Meira.
"Coba kamu inget-inget atas bukti-bukti yang sudah kamu temukan pasti ada satu bukti penting pembuka jalan untuk kita temukan Wanita ini yang kamu lewatkan atau kamu ga cek lagi" jawab Melodi.
Meira pun berpikir sejenak, berusaha mengingat apa hal yang sudah Meira lewatkan ketika menemukan bukti-bukti perselingkuhan Sam, tak berselang lama Meira mengingat sesuatu.
"Iya Mel sekarang aku ingat sesuatu" ucap Meira.
"Apa itu Mei?" tanya Melodi.
"Di SIM card rahasia Sam, dia berkirim pesan dengan Wanita itu dan sering membicarakan aku Mel" jawab Meira.
"Kamu masih ingat apa yang mereka bahas?" tanya Melodi.
Meira pun berusaha mengingat kembali isi pesan sim card Sam, lumayan lama Meira mengingat-ingat dan akhirnya ada satu hal yang memang benar kata Melodi ada hal penting yang Meira lewatkan.
"Mel aku ingat, isi pesan itu si Wanita bilang bahwa dia sedang makan dan dia senang melihat expresi wajah aku ketika aku telah mengetahui perselingkuhan mereka" jawab Meira.
"Tepat banget Mei, itu artinya dia Wanita yang cukup sering makan dikedai kamu Mei" ucap Melodi.
"Berarti dia mengawasi aku gitu Mel?" tanya Meira.
"Iya lah, Wanita ini juga pasti selalu penasaran tentang kamu dan Sam, makanya dia sering makan dikedai kamu" jawab Melodi.
"Terus gimana Mel biar kita bisa tangkep Wanita ini" tanya Meira.
"Aku ada ide Mei, kita undang semua pelanggan bakmi kamu ke acara pertunangan aku Minggu besok" jawab Melodi.
"What? tunggu tunggu, kamu tunangan Mel?" tanya Meira.
"Iya Mei, tadi dia dirumah sini meneruskan lamarannya yah maklum ditaman ada pengganggu" ledek Melodi.
"Ish Mel maafin aku, tapi selamat ya Mel aku seneng banget akhirnya kamu dilamar" ucap Meira.
"Iya, ya udah kamu setuju kan kita undang pelanggan kamu itu ke pesta pertunangan aku, nanti aku akan suruh Adel atau Kimmy untuk setiap detiknya memvideokan pelanggan kamu dan Sam, kita lihat pasti ada gerakan mereka berdua yang kita tangkap dikamera" ucap Melodi.
"Iya juga si Mel, pasti adalah Sam melirik selingkuhan nya itu" jawab Meira.
"Iya Mei tapi jangan sampai kamu merhatiin Sam, nanti dia akan pura-pura nunduk sama kamu, usahakan kamu sibuk sampai Sam lolos dari pengawasan kamu, aku yakin momen itu akan dipakai dia untuk curi-curi pandang dengan Wanita itu" ucap Melodi.
"Iya Mel, aku setuju banget tapi kayaknya yang punya kamera cuma Gio deh Mel, si Adel sama Kimmy kayanya ga punya kamera SLR" ucap Meira.
"Iya si paling yang aku lihat punya kamera itu si Gio, ya udah nanti aku akan suruh Gio untuk ambil gambar setiap detiknya kearah Sam" ucap Melodi.
"Tapi suruh Gio jangan ceritakan kesiapa pun termasuk ke Kimmy, kan temen deketnya Kimmy si Adel tau sendiri Adel lemesnya kaya apa Mel, aku ga mau Wanita itu sampai tau kita ngawasin dia" ucap Meira.
"Beres Mei, Gio anaknya baik kok dia pasti mau kita mintain tolong asal kamu nya yang sabar dan kuat Mei ngadepin ini semua oke!" ucap Melodi.