Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Wanita memakai sweater hitam


Keesokan harinya Sam benar-benar berubah kini sikapnya jauh lebih baik lagi memperlakukan Meira, Sam bahkan mengajak Meira kekota besar untuk menghabiskan waktu weekend bersama, Sam sangat berusaha agar Meira tak mencurigainya lagi saat ini.


Didalam perjalanan menuju kota besar Meira tak henti-hentinya bersyukur karena perubahan sikap Sam yang sekarang ini sama seperti Sam yang dulu saat mereka awal-awal menikah, perhatian, baik, dan pendiam namun romantis.


"Sam kita akan jalan-jalan kemana?" tanya Meira.


"Pertama kita akan kesalon kecantikan langganan kamu Mei, aku akan menemani kamu melakukan perawatan diklinik kecantikan itu" jawab Sam.


"Tapi itu kan sangat lama, nanti kamu bosan Sam" ucap Meira.


"Tidak Mei justru aku sangat senang" jawab Sam.


Setelah sampai diklinik kecantikan Meira pun melakukan berbagai macam treatment untuk memanjakan kulit wajahnya, tak heran jika wajah Meira masih terlihat seperti wajah gadis SMA.


Selesai melakukan treatment diklinik, Sam mengajak Meira makan siang disebuah restoran mewah, mereka makan siang bersama layaknya pasangan suami istri yang bahagia.


"Aduh perut ku kekenyangan sekali Sam" ucap Meira.


"Aku suka kamu makan lahap seperti tadi" jawab Sam.


"Apa kita akan pulang sekarang Sam?" tanya Meira.


"Tentu tidak Mei, aku mau mengajak kamu kesebuah tempat yang pasti kamu suka" jawab Sam.


"Wah kemana Sam" tanya Meira.


"Nanti juga kamu tau" jawab Sam tersenyum.


Sam rupanya mengajak Meira kesalah satu Timezone yang ada di mall besar dikota besar ini, dulu ketika mereka masih pacaran Sam dan Meria menang kerap mengunjungi Timezone disini.


"Kamu masih ingat Sam tempat ini?" tanya Meira merasa sangat terharu.


"Aku gak mungkin bisa lupa Mei" jawab Sam.


Sam dan Meira menghabiskan waktu hingga sore hari ditimezon, setelah itu mereka pergi menonton bioskop hingga larut malam mereka baru melakukan perjalanan pulang.


Sesampainya dirumah Meira langsung rebahan diatas kasurnya, Meira sangat bahagia hari ini tetapi juga merasa keletihan hingga tak lam Meira langsung tertidur dikasurnya.


Ditempat berbeda selingkuhan Sam sangat marah, karena sejak pagi tadi Sam tidak bisa dihubungi.


Malam sudah semakin larut setelah melihat Meira tertidur pulas, Sam mengeluarkan SIM card rahasia nya yang baru ketika diaktifkan isinya semua pesan dari Wanita selingkuhan nya itu, tak lama Wanita itu mengirimkan pesan yang berisi "Aku didepan rumah mu".


Sam yang panik mengetahui selingkuhan nya datang kedepan rumahnya, langsung buru-buru keluar rumah mencari-cari sosok Wanita itu, tak berselang lama muncul lah sosok Wanita itu dari kegelapan malam dijalan depan rumah Sam.


Wanita itu mengenakan sweater warna hitam, memakai masker warna hitam dan topi yang menutupi wajahnya berwarna hitam juga.


"Kamu ngapain kesini?" tanya Sam panik.


"Kamu takut Sam?" jawab Wanita itu tersenyum dibalik maskernya.


"Berhenti takut pada isteri bodoh mu itu Sam" jawab Wanita itu dengan kesal.


"Kita sudah sepakat untuk menjalani ini secara diam-diam dulu secara tenang" ucap Sam.


"Sam bagaimana baku bisa tenang, seharian ini kamu tidak memberikan kabar sama aku, kamu kemana Sam, kamu hanyut kedalam pelukan isteri kamu lagi? tanya Wanita itu dengan marah.


"Aku harus mengajaknya jalan-jalan agar Meira tidak terus mencurigai aku sementara ini, ayolah kamu ingin kan aku bisa segera pisah dari Meira tapi tetap bisa menyelamatkan karier aku sebagai guru?" jawab Sam.


"Aku sudah muak Sam, dua tahun kita menjalani hubungan ini secara diam-diam dan aku harus melihat kamu terus-menerus sama Meira" ucap Wanita itu.


"Aku ngerti, aku juga sudah tidak mencintai Meira lagi, kamu sabar sebentar lagi saja sampai posisi kamu dan aku aman" jawab Sam.


"Sam jawab aku! apakah kamu berbuat baik sama Meira karena gak mau kamu ketahuan selingkuh atau memang kamu ingin mempertahankan rumah tangga kamu?" tanya Wanita itu.


Sam pun terdiam, da ragu untuk menjawab pertanyaan Wanita itu.


"Sam jawab" teriak Wanita itu.


"Tentu saja untuk membuat nya tidak curiga lagi, semua yang aku lakukan demi kebaikan kita" jawab Sam dengan ragu-ragu.


"Apa kamu masih melakukan hubungan suami isteri dengan Meira?" tanya Wanita itu.


"Apa? tentu tidak aku sudah tidak bergairah lagi pada Meira" jawab Sam dengan terbata-bata.


"Sam, aku bukan Meira yang bisa kamu bohongi, aku tau kamu berbohong Sam kalau kamu sedang ingin kamu bisa menghubungi aku, aku yang akan puaskan kamu" ucap Wanita itu.


Mendengar godaan dan rayuan nakal Wanita itu seketika membuat gejolak hasrat Sam memuncak tak terkendali, milik Sam saat ini sudah berdiri tegak ingin menumpahkan birah* nya.


Tak lama Sam meraih tangan Wanita itu dan menariknya kedalam gang sepi disana Sam langsung membuka masker dan topi yang dikenakan oleh Wanita itu, dengan kasar Sam mendorong nya menempel tembok dan ******* kasar bibir ranum Wanita itu.


Sam yang sudah kalap dan tak mampu menahan birahinya tidak peduli dengan posisinya yang saat ini sedang berada digang sempit disamping rumahnya, dengan ganas Sam melucuti kain bawah yang dikenakan Wanita itu, Wanita itu hanya bisa pasrah melayani birah* Sam yang sudah menggebu-gebu.


Dia sangat senang Sam melampiaskan semuanya sama dia bukan dengan Meira, tak butuh waktu lama Sam segera menancapkanya, hingga membuat Wanita itu melenguh manja tak terkendali, mereka melakukan dialam terbuka bahkan dinginnya malam tak mereka hiraukan dan tak takut jika ada yang melihat perbuatan mereka.


Terus menerus tanpa lelah Sam melampiaskan nya pada Wanita itu, sampai Sam sudah sangat berkeringat puas saat ini, Sam pun memutuskan untuk mengakhirinya.


Didepan rumah Meira Sam dan Wanita itu kembali mengobrol, Sam membujuknya agar lebih sabar lagi dan pulang sekarang juga.


"Nanti besok aku akan menemui kamu lagi" ucap Sam.


"Iya Sam, maaf aku sudah marah sama kamu" jawab Wanita itu.


"Tidak justru aku yang sudah mengecewakan kamu, aku janji akan lebih membahagiakan kamu" jawab Sam Sambil tersenyum.


Meira yang terbangun dari tidurnya karena mendengar suara orang mengobrol dari depan rumahnya, melihat Sam tak ada dikasurnya Meira pun segera bangun dan mengintip dari jendela kamarnya.


Meira membuka gordeng jendelanya, dilihatnya Sam sedang berdiri melihat Wanita memakai sweater itu berjalan berlalu dari hadapan Sam, seketika Meira berpikir bahwa apakah itu Wanita selingkuhan Sam? Wanita itu bahkan berani mendatangi rumah Meira, Meira menunggu Sam didalam kamarnya dengan tetap tenang untuk menanyakan siapa Wanita yang malam-malam begini ditemui Sam.