Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Empat bulanan


Tiba waktunya acara syukuran kehamilan Melodi yang keempat bulan semua warga menyambut dengan antusias acaranya juga sangat meriah segala hidangan disediakan maklum namanya anak pertama yang sudah dinanti-nantikan oleh Melodi dan Dokter Alex.


Diacara syukuran ini juga Melodi dan Dokter Alex akan mengumumkan jenis kelamin anak mereka apakah seorang putri atau seorang putra yang kelak akan dilahirkan Melodi.


"Ci Mei sebentar lagi nyusul nih acara syukuran empat bulanan Ci Mei penasaran deh sama jenis kelaminnya" ucap Susan.


"Iya udah si bocorin aja jenis kelamin nya Gewa junior sama kita-kita doang ini Ci Mei" sahut Adeline yang juga sudah sangat penasaran.


"Engga ah entar ga seru lah kalau aku bocorin ke kalian sama aja bocorin sama ember" celetuk Meira.


"Ih noh si Adel yang kaya ember mah" jawab Susan.


"Alah kamu apa lagi Teh Susan udah kaya ember bocor" jawab Adeline.


"Ini ngomong-ngomong ratu jendes idola kota kecil ini kemana ya?" tanya Meira.


"Iya tumben banget itu si biang gosip belum dateng-dateng" ujar Susan.


Selang berapa lama Neneng pun datang dengan wajah seperti ada yang dipikirkannya, lalu duduk didekat Meira.


"Neng wajah kamu kenapa begitu?" tanya Meira.


"Iya nih lagian darimana aja si acara udah mau mulai tau Teh Neng emang engga penasaran apa sama jenis kelamin baby nya" ucap Susan.


Neneng pun melirik kearah Adeline, seperti ingin berbicara tapi takut Adeline merasa tidak nyaman.


"Kenapa Bu Neneng liatin Adel kaya gitu ih?" tanya Adeline.


"Aduh kieu ieu teh nya sebenarnya teh ini ada gosip extra hot jeletot pisan tapi ih kumaha nya teu empan pisan mau nyarita teh ga enak sama kamu Adel" jawab Neneng.


"Ih apaan si bikin kepo maximal aja deh?" tanya Susan.


"Udah Bu Neng bilang aja buruan takut acaranya keburu mulai" ucap Adeline.


"Em anu ini teh barusan.." jawab Neneng.


"Neng buruan bilang kamu bikin kita kepikiran nih" ucap Meira.


"Gini Ci Mei tadi teh anu, Neneng kan lewat depan rumah si sundel disana teh ternyata ada si Gio digang dekat rumah si sundel Kimmy, terus Neneng teh nguping ternyata mereka teh lagi bertengkar" ucap Neneng.


"Oh jadi Gio masih berhubungan sama cewek itu, sumpah ya ga ada kapoknya" celetuk Adeline.


"Del sabar mungkin Gio cuma ada urusan aja" ucap Meira.


"Bertengkar ributin mau pake ko* dom merk fi* sta atau merk su* Ra kali" celetuk Adeline dengan nada kesal dan kecewa.


"Eleuh maneh teh cemburu pisan nya Del? kunaon kitu masih cinta ya kamu teh sama si Gio? kalau bahasa kerennya mah gal move kitu nya gagal move on" jawab Neneng.


"Tunggu deh Neng ini kamu cerita belum selesai kan?" tanya Meira.


"Iya belum Ci Mei, si Gio teh ternyata nyewot marah-marah kitu sama si Kimmy kieu Tah marah-marah nya.


~Kim siapa laki-laki yang waktu itu membonceng kamu dimotor? itu bukan aku Kim dia memakai helm tertutup berwarna abu tua sedangkan helm aku berwarna hitam jadi jelas itu bukan aku, temen aku ada yang melihat kamu bertemu laki-laki itu didepan minimarket, apa kamu bukan cuma melakukan nya dengan aku selama Pak Sam sakit?~


Kitu tah kira-kira si Gio marahnya, ehh belum sempet si sundel jawab kaki Neneng teh digigit semut jadi Bae Neneng nya teriak ketauan deh kalau Neneng nguping, si sundel nya teh langsung melotot ke Neneng yaudah Neneng pake jurus kaburrrrrr" jawab Neneng.


Belum selesai mereka bergosip acara syukuran sudah dimulai Melodi dan Dokter Alex pun tersenyum bahagia rangkaian demi rangkaian acara lancar dilaksanakan hingga sampai di penghujung acara yaitu memberitahukan jenis kelamin baby kepada para tamu.


Disebelah kiri Melodi balon berwarna biru yang berarti itu laki-laki bila Melodi memilih meletuskan nya, sedangkan disebelah kanan Melodi balon berwarna merah muda sebagai tanda itu perempuan.


Semua sangat antusias dan tak sabar balon mana yang akan diletuskan untuk mengetahui jenis kelamin baby nya Melodi, namun Adeline terlihat sangat murung kedipan matanya benar-benar mengisyaratkan kesedihan karena Gio masih sering menemui Kimmy.


Padahal Adeline sangat berharap Gio sadar dan meminta untuk kembali padanya tapi sepertinya harapan itu harus sirna hari ini akhirnya Adel tau sebab Gio memilih mengakhiri hubungan mereka karena Gio masih terobsesi dengan Kimmy, jauh didalam benak Adeline tersirat juga sosok laki-laki yang dimaksud Gio itu siapa?


Adeline yang sedang melamun tiba-tiba terkagetkan dengan suara letusan balon yang dipilih Melodi dan Dokter Alex.


Dorrrrrr........


Rupanya yang meletus adalah balon berwarna merah muda itu berarti bayi yang tengah dikandung Melodi berjenis kelamin perempuan, para tamu undangan pun memberikan ucapan selamat dan tepuk tangan mengetahui jenis kelamin sang baby.


Sementara itu dikediaman Kimmy dia merasakan pusing dikepalanya yang lumayan luar biasa bikin kepala rasanya berputar-putar layaknya sedang menaiki roll coaster, badan yang merasa tidak enak, mual hingga muntah bahkan Kimmy seharian ini hanya terbaring ditempat tidurnya karena lemas.


"Sial gara-gara sakit aku tidak bisa datang keacara nya Melodi padahal aku ingin melihatnya" celetuk Kimmy.


Tak lama Ibunya datang pulang bekerja dari toko sembako.


"Kim, kamu sudah makan belum?" tanya Ibunya.


"Belum Mah, aku juga belum masak kepala aku pusing dan perut aku mual" jawab Kimmy.


"Kamu si kan Mamah sudah bilang kamu keluar dari tempat kerja karaoke itu Kim angin malam itu tidak baik untuk kesehatan, kalau sudah masuk angin begini baru rasa kamu tuh" ucap Ibunya.


Hallo readers setelah baca novel aku jangan lupa like, komen dan vote nya yah biar othor makin cemungut lagi buat berimajinasi membuat cerita semenarik mungkin🙏