Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Perang Dunia


Tangan Kimmy mendadak gemetar melihat test pack bergaris dua seakan tak percaya bahwa dirinya akan menjadi seorang Ibu dan Sam akan menjadi seorang ayah karena terlalu bahagia Kimmy memutuskan untuk tidak pergi bekerja dan memilih untuk menunggu Sam pulang malam ini batinya Sam pasti akan memberinya banyak hadiah jika mengetahui kalau dia sebentar lagi akan menjadi seorang ayah.


Kimmy pun tertawa riang dan bergembira tak sabar menunjukkan test pack itu pada Sam.


"Yes aku hamil Sam pasti akan sangat senang dan memberikan aku apapun yang aku minta, yah setidaknya sebelum aku bisa merebut Dokter Gewa atau Dokter Alex dari tangan Meira dan Melodi Sam bisalah menjadi ayah sementara untuk anak ini, Nak nak malang sekali si nasib kamu karena memiliki ayah sepayah Sam tapi tenang Ibu akan gantikan ayah kamu yang payah itu dengan ayah yang hebat yaitu seorang Dokter hahahhahhaa" Kimmy tertawa cekikikan.


Sam yang sudah berada didalam bis merasa sudah tidak semangat lagi untuk hidup, dia merasa sangat tidak berguna bagaimana dia akan mengatakan ini semua pada Kimmy karena pasti Kimmy akan sangat sedih dan kecewa dia tidak akan bisa hamil karena Sam sudah divonis mandul.


Malam semakin larut Sam pun sampai didepan rumah dengan berat hati Sam pun masuk kedalam rumah tanpa diduga Kimmy ada diruang televisi sedang asyik menonton televisi.


"Sam kamu sudah pulang rupanya sini sini duduk" ucap Kimmy dengan senang.


"Kamu tidak berangkat kerja hari ini Kim?" tanya Sam dengan nada lesu.


"Hari ini karena aku tengah berbahagia aku tidak akan pergi bekerja aku sudah menunggu kamu sejak tadi Sam" jawab Kimmy tersenyum.


"Kamu berbahagia tapi aku sedang sangat bersedih Kim" ucap Sam.


"Tenang Sam setelah ini kesedihan kamu akan menjadi suatu kebahagiaan yang tidak terkira" ucap Kimmy dengan sumringah.


"Maksud kamu apa Kim?" tanya Sam menjadi penasaran dengan apa yang akan disampaikan isterinya itu.


"Tara,,, aku hamil Sam" jawab Kimmy sambil menunjukkan test pack bergaris dua itu.


Seketika Sam langsung kaget mendengar ucapan Kimmy, Sam langsung berdiri menjauh dari Kimmy bagaimana mungkin Sam mandul tapi Kimmy hamil sungguh ucapan Kimmy membuat pikiran Sam tidak karuan bahkan hampir membuat Sam semakin gila memikirkan ada apa lagi ini.


"Apa? engga mungkin ini engga mungkin" ucap Sam sambil memegangi kepalanya.


"Sam kamu kenapa si? harusnya kamu senang bukankah ini yang kamu inginkan?" tanya Kimmy merasa aneh dengan sikap Sam.


Sam pun melemparkan kertas surat keterangan dari Dokter tentang vonis mandul dirinya kewajah Kimmy, dengan penuh rasa penasaran Kimmy langsung memungut kertas itu lalu dibacanya surat dari Dokter itu.


Mata Kimmy kini melotot tak percaya dengan apa yang dia baca saat ini.


"Engga ini pasti salah Sam rumah sakit ini pasti melakukan kesalahan kamu engga mungkin mandul Sam kamu lihat aku hamil Sam" teriak Kimmy dengan gemetarnya.


Sam pun langsung menghampiri Kimmy dan mengangkat kerah bajunya lalu mendorong tubuh Kimmy ke tembok dengan penuh amarah.


"Katakan siapa ayah dari anak yang kamu kandung" tanya Sam dengan mata yang sudah melotot dan mata yang memerah.


"Engga Sam ini anak kamu sumpah Sam" jawab Kimmy sedikit ketakutan karena belum pernah melihat Sam semarah ini.


Sam pun langsung mence * kik leher Kimmy dengan kedua tangannya hingga membuat Kimmy kesulitan bernafas.


"Sam apa yang kamu lakukan, kamu mau membunuh ku?" tanya Kimmy dengan suara yang menahan kesakitan.


"Kenapa memangnya kalau aku membu* Nuh kamu Kim? diberita yang viral-viral juga banyak suami yang menghabi* si nyawa isteri nya" jawab Sam yang terus mence* kik Kimmy.


"Lepas Sam ampun aku mohon anak ini tidak bersalah apapun kalau aku mati anak ini pun akan ikut mati" ucap Kimmy dengan sisa nafasnya berusaha membujuk Sam.


Sam yang mendengar perkataan Kimmy tentang anak yang tidak berdosa ini mendadak mengakhiri cekik* kan dileher Kimmy, Kimmy pun batuk.


Uhukkk....uhukkkk.


"Sam kamu benar-benar sudah gila Sam anak ini anak kamu bisa saja kan diagnosa itu yang salah atau ini keajaiban dari Tuhan" ucap Kimmy berusaha meyakinkan Sam.


Hahahaha....


"Sam tertawa apa kamu bilang? keajaiban Tuhan kamu benar-benar bodoh Kim bahkan Tuhan saja sudah tidak mau melihat kita didunia ini karena perbuatan kita yang dengan kejam menyakiti Meira selama bertahun-tahun" ucap Sam yang langsung menangis.


"Sam kita layak bahagia sudahlah lebih baik kita fokus untuk membesarkan anak kita" ucap Kimmy berusaha menenangkan Sam.


"Anak kita?" Sam langsung mendorong Kimmy jatuh diatas sofa.


"Dasar pelac* ur katakan padaku siapa ayah dari anak itu?" bentak Sam.


"Ini anak kamu Sam" jawab Kimmy dengan gigih.


Sam yang sudah sangat emosi langsung mendaratkan bogem mentah namun alih-alih meninju wajah Kimmy Sam tak sanggup melakukan itu dan memilih meninju sofa.


Bughtttttttt...


"Dasar jala* Ng sampah wanita murah* an, aku akan urus perceraian kita secepatnya" celetuk Sam.


"Sam kalau kamu menceraikan aku, akan ada satu keluarga yang akan aku hancurkan kebahagiaan nya kamu paham kan maksud aku" ucap Kimmy.


Dalam hati Kimmy akupun sebenarnya tidak tau pasti anak siapa yang sedang aku kandung saat ini tapi bisa aku pastikan kalau anak ini adalah anak dari salah satu laki-laki itu.


"Apa maksud kamu?" tanya Sam.


"Kalau aku bisa mengambil kamu dari Meira aku juga bisa mengambil laki-laki lain untuk menjadi ayah dari anak aku kalau kamu sampai nekat menceraikan aku Sam" ucap Kimmy.


Mendengar suara rame-rame diruang televisi membuat Ibunya Kimmy menghampiri Sam dan Kimmy yang sedang berdebat, diambilnya surat dari Dokter yang tergeletak dilantai itu dan juga test pack milik Kimmy, Ibunya Kimmy pun membacanya.


"Apa kamu divonis mandul Sam? dan kamu sedang hamil saat ini Kim? lalu anak siapa itu Kim? apa lagi ini masalah apa lagi yang kamu sebabkan ini Kim ya Tuhan.." Ibunya menangis meraung-raung meratapi kelakuan anaknya.


"Mah sudahlah jangan ikut campur" ucap Kimmy dengan entengnya.


Ibunya pun menghampiri Kimmy dan mendekati Kimmy lalu.


Prakkkkkkkkk....


Satu tamparan mendarat dipipi Kimmy dengan sangat keras.


"Sudah aku bilang jangan ikut campur kenapa menampar aku? teriak Kimmy.


Seketika Ibunya Kimmy memegangi jantungnya mendadak nafas Ibunya terasa sesak dan sulit untuk bernafas lalu tubuh tua Ibunya Kimmy pun roboh ke lantai.


"Mah, Mamah bangun Mah! Mamah kenapa Mah, Sam tolong Mamah" teriak Kimmy histeris melihat Ibunya tidak sadarkan diri.


"Mah bertahan ya Mah" ucap Sam yang langsung menelpon ambulans untuk membawa mertuanya itu kerumah sakit.


Visual para pemain..


Sam



Meira



Kimmy



Melodi



Dokter Gewa



Dokter Alex



Neneng



Adeline



Gio