
Sementara itu Kimmy baru saja keluar dari angkutan umum dan terus melangkahkan kakinya dengan sesekali tersenyum senang, hingga sampailah dia disebuah ruangan Kimmy pun mengetuk pintu ruangan itu.
Tokkkkk tokkk tokkk..
"Masuk" ujar seseorang pria yang berada dalam ruangan tersebut.
"Selamat siang Dokter Alex" sapa Kimmy.
" Hai Kim, siang juga silahkan duduk" jawab Dokter Alex.
"Iya terimakasih Dok" jawab Kimmy.
"Bagaimana keadaan kamu, apa perut kamu masih sakit?" tanya Dokter Alex.
"Am perut saya sudah tidak sakit si Dok tapi akhir-akhir ini dada saya sering sesak" jawab Kimmy sambil sedikit membusungkan bagian dadanya yang begitu menonjol.
Dokter Alex yang melihat tonjolan Kimmy begitu besar, seketika berusaha mengalihkan pandangannya dari arah sana.
"Dok bisakah periksa dada saya yang sering sesak ini" ucap Kimmy dengan nada lemah lembutnya.
"Am ya silahkan berbaring" jawab Dokter Alex yang mulai tidak fokus.
Kimmy pun berbaring diranjang pasien namun Dokter Alex berusaha tidak tergoda dan mengalihkan pandangannya kebagian perut Kimmy sementara stetoskopnya mengecek dada Kimmy, Dokter Alex pun berhasil tidak terpancing oleh Kimmy.
"Silahkan duduk kembali akan saya jelaskan" ucap Dokter Alex yang sudah berhasil menetralkan pikiran nakalnya.
Dalam hati Kimmy dia bergumam, sial banget padahal hampir saja Dokter Alex tergoda kenapa sekarang dia bisa-bisanya menahan hawa nafsunya, apa karena Melodi?
Sementara dalam hati Dokter Alex, syukurlah aku sudah mulai tidak terpancing oleh bentuk tubuh gadis cantik ini setelah mengobrol dengan Dokter Gewa aku jadi lebih bisa menahan diri lagi dan lebih bisa fokus pada Melodi lagi
"Kira-kira apa penyebab nafas saya sering sesak ya Dok?" tanya Kimmy.
"Bisa jadi itu efek dari kecemasan berlebih sehingga menyebabkan dada kamu terasa berat atau sesak tapi bisa juga ini dari asam lambung kamu" jawab Dokter Alex.
"Apa saaya perlu dirawat dirumah sakit ini Dok?" tanya Kimmy.
"Oh tidak perlu ini saya buatkan resep saja untuk kamu minum, apabila sesaknya tidak berkurang atau malah semakin parah kamu bisa datang lagi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut" jawab Dokter Alex.
"Terimakasih banyak ya Dok, oh ya sebagai bentuk terimakasih saya tadi pagi-pagi sekali saya sudah masak masakan yang enak sekali, ini" ucap Kimmy sambil menyerahkan rantang yang dibawanya.
"Em saya rasa tidak usah repot-repot" jawab Dokter Alex namun tiba-tiba perut Dokter Alex bunyi keroncongan.
Kruyukkkkkk,,,kruyukkkkk...
"Am ini karena saya tidak sarapan tadi pagi makanya sampai bunyi begini" ucap Dokter Alex.
"Yausdah kalau begitu makan saja makanan ini Dok, lagipula Dokter sudah kelaperan begitu" jawab Kimmy.
"Baiklah kalau begitu saya terima ya, terimakasih banyak" ucap Dokter Alex.
"Sama-sama Dok, kalau begitu saya pamit ya" jawab Kimmy.
"Ya cepat sembuh" ucap Dokter Alex.
"Apa kamu mau memakan makanan ini bersama?" tanya Dokter Alex yang tidak enak sudah dibuat kan makanan namun membiarkan sipembuat makanannya kelaperan.
"Dengan senang hati" jawab Kimmy sambil tersenyum nakal.
Kimmy dan Dokter Alex pun duduk dikursi bersama untuk makan siang bersama.
"Seorang Dokter kenapa sampai belum makan sejak pagi?" tanya Kimmy.
"Am ya tidak ada yang menyiapkan makanan" jawab Dokter Alex.
"Becanda Dokter, Mba Melodi kan isteri Dokter mana mungkin tidak menyiapkan makanan" jawab Kimmy.
"Melodi sedang mual-mual terus akibat kehamilan pertamanya jadi dia kurang mengurus kebutuhan saya" jawab Dokter Alex.
"Ya ampun Mba Mel kok bisa sampai kurang mengurus suami seperti Dokter Alex, seorang Dokter muda yang sangat tampan apalagi bentuk tubuh Dokter Alex yang tegap berotot begini nanti kan kalau telat makan terus ga berotot lagi" jawab Kimmy.
"Ya tapi gimana lagi saya tidak mau membebani isteri saya" ucap Dokter Alex.
"Sabar ya Dok, padahal kalau aku punya suami seperti Dokter Alex aku pasti akan sangat memperhatikan kebutuhan Dokter Alex" jawab Kimmy sambil tersenyum manis.
Dokter Alex pun sedikit tersenyum malu dipuji-puji oleh Kimmy tiba-tiba terdengar dari luar suara Suster menyapa Melodi yang rupanya mengunjungi Dokter Alex dan hendak masuk keruangannya.
Dokter Alex panik bukan kepalang dia tak ingin Melodi salah paham saat ini dia tengah makan siang bersama Kimmy bisa-bisa perang dunia Ke III kalau sampai Melodi tau, sedangkan Kimmy tersenyum aneh melihat kepanikan Dokter Alex.
Dokter Alex memikirkan sesuatu untuk menyembunyikan Kimmy, dilihatnya lemari temoat dokumen-dokumen data pasien yang lumayan besar namun tidak tinggi jadi kalau Kimmy masuk ke lemari itu harus duduk atau menekuk tubuhnya.
"Kim sini buruan kamu masuk dulu kedalam lemari ini" ucap Dokter Alex dengan wajah sangat panik.
Kimmy pun menghampiri Dokter Alex dengan tersenyum dan menuruti untuk sembunyi didalam lemari itu, dan benar saja tak lama setelah Alex menutup lemari Melodu pun masuk kedalam ruangan Alex.
"Sayang aku bawakan makan siang nih buat kamu, maaf yah tadi pagi aku engga bikinin kamu sarapan" ucap Melodi.
"Ah sayang kenapa kamu repot-repot kesini kamu kan harus istirahat aku gak mau kamu kecapean" jawab Dokter Alex sambil menyeka keringatnya.
Melodi pun duduk dikursi dilihatnya rantang makanan lengkap dengan lauk pauknya.
"Lex ini makanan dari siapa?" tanya Melodi yang merasa curiga.
"Em ini tadi Mamah kesini Mel bawakan aku masakan sebanyak ini" jawab Dokter Alex dengan wajah cemasnya.
"Oh Mamah, tumben banget biasanya Mamah kan Dateng dulu kerumah aku Lex" ucap Melodi.
"Tadi dia hanya mampir sebentar Mel katanya ada perlu dengan temannya jadi gak bisa lama-lama" jawab Dokter Alex sambil duduk dikursi.
"Ya ampun sayang kamu kok keringetan gini si, kaya habis ngapain aja deh" ucap Melodi.
"Iya AC nya tadi rusak Mel baru banget nyala pas kamu datang" jawab Dokter Alex.
"Ya sudah aku temenin kamu makan ya sayang" ucap Melodi.
"Engga usah sayang kamu sebaiknya pulang ajalah istirahat dirumah kan kamu ga boleh capek-capek" jawab Dokter Alex.