Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Bukti Kepala Sekolah


Mendengar ancaman Meira untuk menghancurkan karier nya sebagai guru Sam sangat murka dan mengangkat tangannya untuk menampar Meira.


"Tampar Sam, tampar aku" ucap Meira.


Sam menahan tangannya tidak jadi menampar Meira, dan kembali menunjukkan tangannya.


"Mei apa kamu sadar, kamu itu menyumpahi suami kamu sendiri, aku ini suami kamu Mei" ucap Sam.


"Iya aku tau, kamu memang suamiku tapi aku juga kekasih dari Wanita lain Sam" jawab Meira.


"Aku capek Mei sekarang dirumah ini isinya hanya pertengkaran terus, kalau kaya begini terus aku bisa benar-benar berselingkuh dari kamu Mei" ucap Sam.


"Cukup Sam, sekarang aku sadar satu kali aku mendesak kamu untuk jujur, seribu kali kamu akan mengelaknya" jawab Meira.


Sam hanya diam mendengar Meira bicara.


"Dengar Sam, sekarang akan turuti permainan cantik kamu ini" ucap Meira.


Sepanjang malam Meira memikirkan cara agar tidak terlalu mencolok menyelidiki Sam, dia harus memutar otak untuk bermain cantik seperti Sam yang bisa menutupi kebusukannya dengan santai dan rapih, Meira berpikir untuk lakukan hal yang sama dengan Sam.


Meira akan bersikap seolah semuanya baik-baik saja dan dengan perlahan menyelidiki Sam agar ketika Sam lalai, Meira bisa menemukan bukti perselingkuhan nya.


Keesokan harinya Meira seperti biasa menyiapkan sarapan untuk Sam, dan Meira berdandan cantik hari ini memakai riasan sedikit mencolok diwajahnya.


Sam pun duduk dimeja makan, melirik Meira yang berbeda dari biasanya Meira terlihat lebih segar dan energik membuat Sam terpesona, Meira pun sudah tidak marah-marah ataupun menangis lagi dia terlihat sangat kalem seperti dulu saat Meira belum curiga kalau Sam punya selingkuhan.


"Sam kamu sarapan yang banyak ya, biar kamu semangat mengajar nya!" ucap Meira dengan lembut.


"Ada apa ini Mei, kenapa tiba-tiba kamu bersikap baik kembali?" tanya Sam.


"Ya setelah aku berpikir semalaman ini ternyata benar apa kata kamu Sam kalau hubungan kita ini baik-baik saja tapi aku yang terlalu toxic sama kamu" jawab Meira.


"Aku senang Mei kalau kamu memang sudah sadar" ucap Sam tersenyum.


"Ya tentu lagipula kamu sudah terbukti tidak selingkuh kan Sam, aku sudah mencari kesana kemari tapi memang tidak menemukan bukti apapun jadi tidak ada alasan lagi untuk aku curiga sama kamu" jawab Meira.


"Iya Mei aku janji akan lebih membuat kamu bahagia lagi supaya kamu gak berpikiran buruk lagi tentang aku" ucap Sam merasa senang dia tidak akan dicurigai lagi.


"Yasudah Sam kamu buruan habiskan sarapannya" ucap Meira.


Sam dan Meira selesai sarapan bersama, Sam pun pergi kesekolah nya untuk mengajar, sedangkan Meira tersenyum sinis merasa jijik karena sudah bersikap baik pada Sam yang sudah jelas-jelas menduakannya.


Tapi Meira harus tahan emosinya, sekarang Meira akan secara halus mencari bukti perselingkuhan Sam. Meira pun pergi ke kedai untuk mulai berjualan lagi, disana Susan sudah menunggunya depan pintu.


Susan dan Meira pun mulai membuka kedai bakmi, sebelum jam istirahat makan malam Meira memutuskan untuk pergi kesekolah Sam dengan membawakan bakmi untuk Sam makan siang.


"San sekarang kan kedai belum ramai, apa kamu kerepotan kalo saya tinggal dulu sebentar?" tanya Meira.


"Yasudah ga repot kok Ci Mei, Ci Mei pasti mau menyelediki Pak Sam kan? ucap Susan.


"Ok Ci Mei, mudah-mudahan Ci Mei berhasil" ucap Susan menyemangati Meira.


Meira bergegas pergi kesekolah tempat Sam mengajar, disana Meira menemui security sekolah dan meminta izin menemui Sam, security sekolah pun mempersilahkan Meira masuk karena sudah mengenal Meira.


Meira masuk keruang guru dan memberi salam pada semuanya, Sam yang kaget dengan kedatangan Meira sempat kesal dan mengajak Meira keluar dari ruang guru.


"Mei kamu ngapain kesini, aku sebentar lagi ada kelas kamu mendingan pulang" ucap Sam.


"Ini aku hanya kepikiran untuk membawakan bakmi kan kamu sudah lama tidak pernah lagi makan siang dengan bakmi bikinan aku" jawab Meira dengan nada halus".


"Yasudah kamu pulang ya sekarang, nanti aku pasti makan kok" ucap Sam panik.


"Iya Sam, yasudah aku pulang ya" jawab Meira sambil berlalu pergi.


Dalam hati Meira udah ingin sekali aku kasih rac"n itu bakmi biar tau rasa si Sam.


Meira sempat melirik kemeja Kepala Sekolah disana Kepala Sekolah sedang tidak berada dimeja nya itu berarti dia ada diruangan lain, Meira berkeliling sekolah untuk menemukan Kepala Sekolah, tiba Meira di ruang perpustakaan disana Kepala Sekolah tengah memeriksa buku-buku apa saja yang kurang agar siswa bisa semangat belajar.


Meira menghampiri Kepala Sekolah yang tengah mengobrol dengan petugas perpustakaan, Kepala Sekolah yang melihat kedatangan Meira pun langsung menyapanya.


"Bu Meira, habis menemui Pak Sam ya?" tanya Kepala Sekolah dengan ramah.


"Iya Pak, sebenarnya saya hendak pulang tapi malah berjalan-jalan dulu bernostalgia gitu Pak mengingat masa-masa sekolah dulu" jawab Meira dengan santainya.


"Oh iya silahkan Bu Meira, lagian jarang sekali Bu Meira mau mampir kesini" ucap Kepala Sekolah.


"Ah iya Pak nanti saya akan sering mampir mungkin, oh iya Pak kapan ya kira-kira suami saya mengikuti seminar dikota besar?" tanya Meira.


"Saya inginnya juga begitu Bu Meira, saya sudah ajukan ke pusat agar sekolah kita disini guru-gurunya bisa ikut seminar dari 3 tahun lalu tapi ya begitulah katanya belum ada anggarannya" jawab Kepala Sekolah.


"Oh jadi belum ada satupun guru yang bisa Bapak kirim ke kota ya untuk mengikuti seminar?" Meira menegaskan kembali.


"Iya belum Bu Mei, nanti begitu sudah ACC dari pusat Pak Sam pasti orang pertama yang saya kirim kesana" ucap Kepala Sekolah.


"Baik, terimakasih Pak maaf sekali saya mengganggu waktunya" ucap Meira.


"Iya Bu Meira tidak apa-apa" jawab Kepala Sekolah.


Meira yang mendengarkan dari mulut Kepala Sekolah sendiri bahwa belum ada guru dari sekolah disini yang bisa mengikuti seminar akibat belum ACC dari pusat sudah 3 tahun ini, serasa tersambar petir.


"Jadi kamu kemana Sam 2 tahun ini hampir setiap weekend kamu bilang pergi seminar, dan bodohnya aku yang tidak pernah curiga sedikitpun sejak dulu sama kamu" ucap Meira.


Meira benar-benar merasa orang paling bodoh didunia saat ini 2 tahun Sam membodohinya dengan sangat mulus.


"Ok tetap tenang Mei fokus dan harus tetap kuat, aku harus tahan emosi ini, aku gak boleh nangis lagi. Dan aku harus lebih banyak lagi dapatkan bukti-bukti tentang perselingkuhan Sam" ucap Meira yang sekarang sudah mampu mengontrol emosinya.