Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Upaya melarikan diri


Malam harinya Kimmy meminta izin untuk pergi ke toilet dengan diantar oleh satu polisi wanita yang berjaga didepan pintu saat polisi wanita itu lengah dan tengah memainkan ponselnya Kimmy mengambil tank lid toilet kemudian membuka pintu toilet dengan perlahan hingga tidak menimbulkan bunyi, dan tanpa ragu.


Bughtttttt......


Kimmy memukul punggung belakang polisi wanita itu lalu hingga pingsan setelah itu Kimmy menarik polisi wanita itu dan mengunci nya didalam toilet Kimmy langsung bergerak cepat menuju dapur kantor polisi dan menyalakan semua kompor lalu membakar gordeng-gordeng dapur d dia langsung sembunyi diruangan yang jauh dari dapur itu.


Hanya butuh beberapa menit saja untuk membuat api semakin membesar dan melebar keseluruh dapur lalu.


Duarrrtrrrr........ terjadi ledakan dari tabung gas yang membuat gempar polisi ya sedang berjaga didepan.


Semua orang panik termasuk para napi yang masih terkunci didalam sel mencium asap dari kebakaran yang semakin besar para polisi langsung menelpon petugas pemadam kebakaran seketika semua polisi dibuatnya sibuk mengevakuasi para tahanan yang jumlahnya tidak sedikit .


Dengan api yang berkobar semakin besar melahap kantor polisi ini, Kimmy tertawa kegirangan sampai loncat-loncat layaknya sedang menyaksikan pesta kembang api dan petasan dimalam tahun baru.


Semua kekacauan ini sukses dibuat oleh wanita gila ini Kimmy sedang menunggu ancang-ancang ketika semua napi dievakuasi dan para polisi sibuk menjaga napi-napi agar tidak kabur disaat itulah dia baru akan keluar dari persembunyiannya.


Setelah ratusan napi itu dievakuasi pasti akan sangat lebih-lebih dari ini lagi kekacauan yang terjadi semua napi itu pasti akan berusaha untuk melarikan diri dari kantor polisi itu.


Malam ini Dokter Alex benar-benar merasa kacau karena Melodi meminta cerai dan bahkan sudah tidak sudi lagi melihatnya.


"Mel kenapa nasib rumah tangga kita jadi seperti ini aku mencintai kamu Mel tapi ***** aku sebagai pria normal juga tidak bisa dihindarkan lagi pada saat itu, aku sendiri tidak yakin kalau anak yang dikandung Kimmy adalah anakku secara aku hanya melakukan nya satu kali sial benar-benar wanita cantik yang gila" ucap Dokter Alex berbicara sendiri.


Kegelisahan juga sama dirasakannya oleh Melodi pandangan Melodi mengarah pada Puteri kecilnya, bagaimana kalau dia tumbuh tanpa figur seorang ayah karena ayahnya mengurus anak dari wanita lain, pikiran Melodi untuk bercerai dari Dokter Alex pun mulai goyah.


"Sebaiknya aku tidak terburu-buru untuk mengambil keputusan ini, aku tidak rela kalau sampai Alex mengurus anak dari wanita gila itu tapi melihat wajah Alex aku terbayang akan perbuatan bejad Alex meniduri perempuan gila itu kalau aku tetap mempertahankan pernikahan aku dengan Alex apa aku bisa tahan dengan bayang-bayang perse* tubuhan mereka?" Melodi bertanya-tanya terhadap dirinya sendiri.


Bimbang dan gelisah untuk masa depan rumah tangganya kini menghantui Melodi dan Dokter Alex sepanjang malam tak lama handphone Melodi berdering telepon masuk dari Dokter Alex.


Kringggggg,,,,, kriiingggggg..


Melodi melihat layar handphonenya.


"Ah Alex mau apa dia malam-malam begini telepon, apa harus aku angkat?" Melodi ragu.


Setelah beberapa saat mendiamkan panggilan telepon dari Dokter Alex Melodi pun mengangkat telepon itu.


📞"Hallo" singkatnya.


"Aku tidak bisa tidur Mel, apa Puteri kita sudah tidur Mel?" Dokter Alex berusaha mencairkan suasana.


"Mel aku merindukan kamu dan anak kita, hidup aku apalah artinya tanpa kalian aku mohon Mel jangan ungkit masalah perceraian lagi rumah tangga kita masih bisa diperbaiki" bujuk Dokter Alex.


Melodi sejenak terdiam dan tidak tahu harus bagaimana hatinya masih penuh dengan kebimbangan.


"Mel aku yakin bayi yang dikandung Kimmy bukan anakku Mel, dan aku janji tidak akan pernah mau tau lagi urusan Kimmy dan bayi itu karena anak aku cuma Puteri kita Mel" Dokter Alex berusaha keras meyakinkan Melodi.


"Yasudah Lex aku akan pikirkan lagi untuk masalah perceraian kita" Melodi sedikit berpikir.


"Apa itu artinya kamu akan mau kembali lagi sama aku Mel?" Dokter Alex sudah percaya diri.


"Lex aku bilang aku akan memikirkan ulang bukan berarti aku benar-benar mundur dari perceraian ini aku akan pikirkan secara matang demi kebaikan Puteri kita kedepannya tapi jangan berharap lebih sama aku Lex" tegas Melodi yang langsung menutup teleponnya.📞


Dokter Alex begitu bahagia dan melihat masa depannya kembali ada harapan tak henti-hentinya Dokter Alex berdoa agar Melodi bisa benar-benar merubah keputusannya untuk bercerai dari nya.


Dikantor polisi petugas pemadam kebakaran belum juga tiba sementara si jago merah semakin leluasa melahap habis bangunan kantor polisi itu polisi pun sudah selesai mengevakuasi seluruh para narapidana.


Hitungan detik setelah semua narapidana dikumpulkan dihalaman depan kantor polisi benar saja kekacauan makin menggila semua napi berlarian berusaha untuk kabur dan saat itu lah Kimmy keluar dari persembunyiannya dan berlari bersama narapidana lain menjebol pagar disamping kantor polisi membuat polisi kewalahan dan harus menembakkan tembakan peringatan ke udara.


Tapi para narapidana itu hanya berhenti sekejap dan kembali berusaha untuk kabur polisi terus menangkap dan mengejar para napi itu ada yang sudah berhasil memanjat pagar tapi berhasil ditarik kembali ada yang berlari mencari jalan keluar lainnya.


Begitu juga dengan Kimmy yang terus menerus mencari celah pagar mana yang bisa dia lompati dan tidak terlalu tinggi agar berhasil lolos dari kejaran polisi.


"Ini dia sampai bertemu kembali Meira dan Melodi" ucap Kimmy yang melihat tangga didekat pagar belakang kantor polisi yang bisa dipanjatnya, Kimmy memanjat pagar belakang yang tinggi itu dengan penuh perjuangan dan kehati-hatian agar perutnya tidak terbentur tembok.


Secara perlahan Kimmy pun mengambil tangga itu dengan susah payah dan meletakkan nya dibagian luar tembok penuh perjuangan memang namun Kimmy berhasil turun menggunakan tangga itu, secara bersamaan polisi wanita yang sedang mengejar napi lain kabur keluar kantor polisi melihat Kimmy yang baru saja menuruni tangga.


"Woyyyy berhenti!!!!" teriak salah seorang polisi.


Kimmy yang panik namun tetap bersikeras bis kabur dari penjara ini kemudian berlari sekuat tenaga menghindari polisi itu, tak tinggal diam polisi terus mengejarnya sambil menembakkan tembakan peringatan ke udara agar Kimmy berhenti berlari.


Dorrrrrr.......dorrrrrrrrr.


"Berhenti atau saya tembak kamu!" polisi yang sudah memberikan peringatan pada Kimmy namun tidak dihiraukan Kimmy.


Kimmy terus lari dari kejaran polisi dia sama sekali tidak takut dengan ancaman polisi untuk menembak nya, tak lama polisi pun mengambil ancang-ancang.