Mencari Selingkuhan Suamiku

Mencari Selingkuhan Suamiku
Duel Meira dan Kimmy


Siang hari Meira dan Susan selesai mengumpulkan uang yang didapat dari para warga terkumpul total lima juta rupiah ya tidak terlalu banyak si tapi setidaknya warga sudah bisa sedikit berempati pada Sam yang kini berangsur menjadi pribadi yang lebih baik lagi.


Meira dan Susan pun bermaksud mengantarkan uang itu kerumah Kimmy yang mana menjadi tempat tinggal Sam saat ini.


"San kira-kira Sam udah berangkat kekota belum ya untuk persiapan operasi?" tanya Meira sembari terus mengendarai motornya berboncengan dengan Susan menuju rumah Kimmy.


"Belum kali Ci Mei bukanya Pak Sam juga nungguin uang pinjaman dari kantornya dulu ya?" jawab Susan.


"Iya si benar ya kalaupun dia sudah berangkat titipkan uang nya kemertua nya aja ya San?" tanya Meira.


"Iya Ci Mei, seneng deh rasanya kita bisa bantu orang, mudah-mudahan Pak Sam sekarang udah bener-bener berubah ya Ci Mei warga disini juga udah banyak tadi yang mulai ga benci lagi sama Pak Sam" jawab Susan.


"Iya San kamu bener" ucap Meira.


Susan dan Meira pun sampai didepan rumah Kimmy, Kimmy yang tampak asik sedang bermain ponsel didepan rumah sambil senyum-senyum sendiri karena dia sedang melihat foto-foto Dokter Gewa diakun Instagram nya.


"Kamu benar-benar dambaan aku, semakin kamu galak sama aku semakin aku bergairah setiap malam memikirkan kamu" ucap Kimmy dalam hatinya sembari cengar-cengir sendirian kaya orang gila.


Meira dan Susan yang melihat tingkah aneh Kimmy pun geleng-geleng kepala, lalu Meira dan Susan pun mulai menegur Kimmy.


"Permisi" ucap Susan dan Meira.


Kimmy pun kaget dan langsung memasukkan ponselnya kedalam saku celananya Kimmy melihat Meira dan Susan sudah berada didepan rumahnya.


"Ci Mei, wah tumben banget kesini ayo masuk-masuk duduk" ucap Kimmy.


Meira dan Susan pun masuk keteras depan rumah Kimmy lalu duduk dikursi teras rumah Kimmy.


"Ini momen langka, sebentar-sebentar aku ambilkan minuman spesial untuk Ci Mei dan kamu Susan" ucap Kimmy.


"Tidak usah Kim saya dan Susan tidak lama tolong dengarkan saja" jawab Meira.


"Heh sundel kamu tuh tau engga si suami kamu itu Pak Sam lagi sakit serius?" tanya Susan.


"Ya tentu kemaren dia bilang memangnya kenapa ya?" tanya Kimmy.


"Dasar gila kamu tuh ya Kimmy, udah tau suami sakit serius ngapain tadi kamu tuh cengar-cengir sendirian diluar kaya engga ada sedih-sedihnya sama sekali" jawab Susan.


"Oh hahahhaha Yangs senyum-senyum barusan itu San, aku ga tau si kalau yang datang kesini itu Ci Mei kalau aku tau handphone nya gak langsung aku umpetin deh" jawab Kimmy.


"Maksud kamu apa Kim, apa hubungannya sama saya?" tanya Meira.


"Jelas ada Ci Mei, yang membuat saya senyam-senyum sendiri kasmaran tiap hari itu kepunyaan Ci Mei juga" jawab Kimmy sambil tertawa.


"Stop Kimmy saya lagi tidak bercanda sama kamu, apa nya yang lucu?" bentak Meira.


"Ih Ci Mei galak banget si becanda kok Ci Mei jangan dimasukin ke hati ah nanti stres sendiri" jawab Kimmy.


"Udah deh Ci Mei kita langsung aja kasihin Susan teh udah eneg banget ngadepin cewek sundel ini" ucap Susan.


"Apa Sam sudah berangkat kekota?" tanya Meira.


"Tidak dia sedang ke ATM untuk mengecek apakah pinjamannya sudah cair, kenapa seorang Meira menanyakan suami aku?" tanya Kimmy.


"Ini ambil" jawab Meira sambil mengulurkan satu buah amplop berisi uang hasil sumbangan warga.


"Wah apa ini hadiah atas keberhasilan aku merebut Sam dari kamu Ci Mei" celetuk Kimmy.


"Bener kata Sam kamu memang sudah tidak tertolong Kim" ucap Meira yang sudah kesal dengan Kimmy.


"Ih sini kamu" ucap Susan sambil menjambak rambut Kimmy.


Aaaaaa.....


Kimmy berteriak...


"Apa-apaan kamu San lepasin gak" ucap Kimmy.


"Dengarkan saya baik-baik Kim, sekali lagi bicara kamu ga sopan saya bisa lebih lagi menghancurkan masa depan kamu, saya bisa membujuk Sam untuk menceraikan kamu" ucap Meira.


"Kurang ajar kamu Meira, kamu pikir kamu siapa" teriak Kimmy yang masih kesakitan karena Susan terus menjambaknya.


Rupanya Meira kemarin sempat merekam diam-diam Sam saat Sam tengah berlutut dihadapannya dan mengatakan masih mencintainya serta Sam yang menyesal menikahi Kimmy, dan akan segera menceraikan nya, Meira pun memutar video tersebut dihadapan Kimmy.


Kimmy yang melihat Sam mengatakan itu semua langsung kepanasan dan marah besar, lalu berteriak-teriak.


"Lepaskan aku Susan" teriak Kimmy sambil berhasil mendorong Susan.


Kimmy pun berdiri dihadapan Meira dengan mengepalkan kedua tangannya.


"Kamu pikir aku percaya dengan rekaman itu" ucap Kimmy.


"Tidak aku tidak menyuruh kamu untuk percaya Kim, mungkin saja ini kembaran Sam yang kamu belum kenalan, apa kamu mau aku kenalkan" jawab Meira dengan tersenyum sinis.


"Kurang aja kamu Meira" teriak Kimmy.


Kimmy yang sudah emosi mengangkat satu tangannya hendak menampar pipi Meira, tangan itu pun melayang dan hampir mendarat dipipi Meira namun seseorang dari belakang menahany, ya itu Sam dia datang tepat waktu untuk melindungi Meira.


Sam yang tak terima Kimmy akan menyakiti Meira menahan tangan Kimmy dengan sekuat tenaga.


"Lepasin aku Sam" bentak Kimmy.


"Diam atau aku akan ceraikan kamu sekarang juga" ucap Sam dengan mata melotot.


Kimmy yang mendengar Sam akan menceraikan nya saat ini juga sedangkan dia belum berhasil mendapatkan mangsa baru seketika nyali nya ciut dan menjadi diam mematung.


"Masuk kedalam rumah sekarang juga" ucap Sam.


Kimmy pun melirik kearah Meira dengan tatapan penuh amarah lalu masuk kedalam rumah, dan membanting pintu.


"Gak waras itu si sundel" celetuk Susan.


"Kamu engga apa-apa San?" tanya Meira.


"Ga apa-apa kok Ci Mei, Ci Mei sendiri gimana? untung Pak Sam teh datang tepat waktu" ucap Susan.


"Mei maafkan atas kelakuan dia" ucap Sam.


"Ga apa-apa Sam, oh ya aku tidak bisa lama-lama aku mana tadi amplopnya San" tanya Meira.


Amplop berisi uang itu jatuh dilantai akibat Kimmy mengamuk saat memegangi amplop itu.


"Oh ini dia" ucap Meira.


"Apa ini Mei?" tanya Sam.


"Ini dari warga-warga Sam ya mungkin gak banyak, tapi itu artinya sekarang warga sudah mulai tidak membenci kamu lagi Sam buktinya mereka mau menyisihkan uang untuk membantu kamu" jawab Meira.